YOGYA, PIJARNEWS.COM—Siswi kelas X-I SMA Muhammadiyah I Yogyakarta (Muhi), Siti Narwastu Journaliza Daeng Ratu berhasil meraih Juara I Lomba Menulis Cerpen tingkat SMA Muhammadiyah se-Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kegiatan ini digelar oleh Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PWM DIY) pada Sabtu (15/2/2025) lalu di Laboratorium Komputer Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan.
Liza, panggilan akrabnya berhasil menyisihkan 37 peserta lainnya di ajang Lomba Menulis Cerpen sekaligus Pelatihan Jurnalistik Batch 4 itu.
Siswi kelahiran Makassar, 15 tahun silam ini tak menyangka keluar sebagai juara. Dia merasa masih baru beradaptasi dengan suasana kota Yogya yang dikenal sebagai Kota Pelajar.
“Saya baru kelas satu SMA dan baru satu semester. Teman-teman di sini hebat-hebat,” ucap alumni SMP Muhammadiyah 1 Makassar itu.
Liza juga tak menyiapkan latihan khusus untuk mengikuti lomba menulis cerpen. Semula, dia hanya diajak gurunya mengikuti pelatihan jurnalistik. Tetapi saat di lokasi, tiba-tiba dia diminta jadi peserta lomba.
“Panitia meminta temanya tentang Ramadan. Mau itu soal takjilan, tarawih, atau cerita-cerita lainnya. Saya langsung terpikir untuk membuat cerpen tentang anak rantau yang mudik, ” ulas remaja yang bercita-cita jadi penulis profesional ini.
Setelah menemukan ide cerita dan menciptakan tokoh-tokoh yang berperan di dalamnya, cerpen yang berjudul Perantau Bermudik itu ditulisnya hanya dalam tempo satu jam.
Adapun kriteria penilaian naskah, peserta harus menulis cerpen dengan panjang 800-1.500 kata, ada plot cerita, serta nilai yang terkandung di dalamnya.
Selain Liza, Juara 2 diraih Gishela Alis Septiani (SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta) dengan karyanya berjudul Ramadan Gemilang dan Juara 3 adalah Raditya Aqila (Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta) dengan cerpen berjudul Berkah Bulan Ramadan. Panitia memberikan hadiah berupa piala, sertifikat dan uang tunai.
Diakui Liza, hobinya yang gemar membaca dan menulis sangat membantunya dalam menyusun sebuah cerita. Sejak usia 9 tahun Liza sudah aktif menulis cerpen. Buku pertamanya merupakan antologi cerpen berjudul Baju Koko Ahmad telah diterbitkan pada saat kelas VI SD. Kala itu dia masih duduk di bangku SD IT Wahdah Islamiyah Makassar.
Prestasi lainnya, Liza pernah menjadi Juara I Lomba Duta Baca Pelajar se-Kota Makassar saat kelas V SD di tahun 2019. Juara Umum di sekolah pun tak pernah meleset diraihnya saat masih mengenyam pendidikan di SMP Muhammadiyah 1 Makassar.
Wali Kelas X-I SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Istiqomah mengaku kaget anak didiknya juara menulis di tingkat Provinsi DIY.
“Luar biasa, jujur saya kaget karena dia menang di lomba menulis cerpen di ajang tingkat provinsi lagi. Hal ini membuat saya sangat bangga dan menaruh harapan besar mbak Liza menjadi inspirasi bagi teman-teman kelasnya untuk semangat lagi dalam ajang lomba,” katanya. (*)