• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 30 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Nasir, 30 Tahun Jajakan Kacang Rebus, Susuri Jalan dengan Keterbatasan Penglihatan

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
14 Desember 2020
di Ajatappareng, Ekonomi, Feature

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Nasir (67), penjual kacang rebus yang kini mangkal di Jalan Vetran depan Kantor BNI Parepare ternyata mengalami keterbatasan fisik. Ia mengidap penyakit mata.

Penyakit mata rabun yang diderita Nasir itu ternyata sudah sejak kecil, dan beberapa tahun terakhir ini Nasir merasakan sakit matanya kian parah.

“Jadi waktu masih kecil itu kalau pulang malam dari main biasa saya kesasar tidak tahu rumah. Tapi masih bagusji karena masih bisaka naik sepeda sama naik motor, nantipi sekitar 20 tahun ini baru saya rasa sekali parahnya” katanya.

Pria kelahiran Soppeng 1954 itu mengaku, telah melakukan pengobatan berkali-kali namun tidak menuai hasil yang diharapkan.

“Saya sudah pernah berobat tapi tidak ada perubahan. Sudah pake kaca mata juga tapi tidak cocok. Satu mingguji tidak baikmi lagi,” urainya.

Berita Terkait

Sabet Penghargaan PBB, Walkot Parepare Dipanggil Khusus Menpan RB

Parepare Tembus Panggung Global, Berdaya Srikandi Raih Penghargaan PBB di UNPSF 2026

Perkuat Pengawasan Orang Asing, Imigrasi Parepare Gelar Rapat TIMPORA di Barru

Wali Kota Parepare: ICMI Adalah Rumah Besar Kaum Cendekia dan Penggerak Perubahan

Kondisi Nasir yang seperti itu tidak membuatnya berkecil hati. Ia bahkan bisa menerima dengan lapang dada dan memilih untuk tetap berjualan.

“Kalau fisik (tenaga) saya masih kuat nak, hanya saja mata saya yang tidak bisami melihat jelas. Karena memang adami buta-butanya ditambah faktor umur jadi tambah parah mi,” pasrahnya.

Sehingga saat berkeliling menyusuri jalan kota Parepare untuk menjajakan dagangannya, Nasir mengaku, kerap kali didampingi anaknya dan terkadang juga istrinya. “Saya bersyukur karena kadang kalau anak saya tidak bisa, istri saya lagi yang temanika, kalau sendiri saya tidak bisa,” jelasnya.

Ia berharap bisa melakukan operasi mata agar bisa tetap berjualan dan mengembangkan usahanya. “Kalau kondisi saya tidak begini mungkin sudah saya kembangkan usaha saya ini,” urainya dengan tersenyum.

Selalu ada kemauan untuk bisa operasi mata, lanjut Nasir, tapi keterbatasan biaya pengobatan. “Anakku juga yang bisa dampingika sakit-sakit kasian,” ujarnya.

30 tahun menjajakan kacang rebus, tentu saja waktu yang lama, diumurnya yang kian menua, rasa sakit bekas luka akibat kecelakaan beberapa tahun lalu di kaki sebelah kirinya, kini juga mulai dirasakan Nasir. “Kaki sebelah kiri saya ini sering keram, sakit, gara-gara kecelakaan. Jadi kalau pergi jualan yaa diojekmi,” pungkasnya.

Nasir mengaku meski kondisinya seperti itu, ia akan terus berjualan kacang rebus. “Yang penting ada dampingika, saya akan terus berjualan, karena kalau tidak, apami mau di makan sehari-hari,” tutupnya.

Reporter: Hamdan

Terkait: BerjualanKacang RebusMata RabunParepare

TerkaitBerita

Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

...

Bupati Pinrang Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Dukung Pendataan

Bupati Pinrang Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Dukung Pendataan

Editor: Muhammad Tohir
17 Juni 2026

...

Sherly Annavita di UMS Rappang: Kesempatan Akan Datang kepada Perempuan yang Siap

Sherly Annavita di UMS Rappang: Kesempatan Akan Datang kepada Perempuan yang Siap

Editor: Muhammad Tohir
17 Juni 2026

...

Bupati Sidrap Tinjau Pertanian Terpadu di Cipotakari, Sekali Panen Ikan Raup Ratusan Juta

Bupati Sidrap Tinjau Pertanian Terpadu di Cipotakari, Sekali Panen Ikan Raup Ratusan Juta

Editor: Muhammad Tohir
17 Juni 2026

...

Berita Terkini

Bupati Sidrap Bakar Semangat Mahasiswa KKN UMS Rappang: Jangan Takut Kuliah di Daerah!

Bupati Sidrap Bakar Semangat Mahasiswa KKN UMS Rappang: Jangan Takut Kuliah di Daerah!

Editor: Muhammad Tohir
29 Juni 2026

Sabet Penghargaan PBB, Walkot Parepare Dipanggil Khusus Menpan RB

Sabet Penghargaan PBB, Walkot Parepare Dipanggil Khusus Menpan RB

Editor: Muhammad Tohir
29 Juni 2026

Sah! Ini Daftar Pelajar Terbaik yang Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026

Sah! Ini Daftar Pelajar Terbaik yang Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
26 Juni 2026

Parepare Tembus Panggung Global, Berdaya Srikandi Raih Penghargaan PBB di UNPSF 2026

Parepare Tembus Panggung Global, Berdaya Srikandi Raih Penghargaan PBB di UNPSF 2026

Editor: Muhammad Tohir
26 Juni 2026

Perkuat Pengawasan Orang Asing, Imigrasi Parepare Gelar Rapat TIMPORA di Barru

Perkuat Pengawasan Orang Asing, Imigrasi Parepare Gelar Rapat TIMPORA di Barru

Editor: Muhammad Tohir
25 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan