• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 21 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ajatappareng

Nasir, 30 Tahun Jajakan Kacang Rebus, Susuri Jalan dengan Keterbatasan Penglihatan

Editor: Tohir Muhammad
14 Desember 2020
di Ajatappareng, Ekonomi, Feature
Nasir, 30 Tahun Jajakan Kacang Rebus, Susuri Jalan dengan Keterbatasan Penglihatan

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Nasir (67), penjual kacang rebus yang kini mangkal di Jalan Vetran depan Kantor BNI Parepare ternyata mengalami keterbatasan fisik. Ia mengidap penyakit mata.

Penyakit mata rabun yang diderita Nasir itu ternyata sudah sejak kecil, dan beberapa tahun terakhir ini Nasir merasakan sakit matanya kian parah.

“Jadi waktu masih kecil itu kalau pulang malam dari main biasa saya kesasar tidak tahu rumah. Tapi masih bagusji karena masih bisaka naik sepeda sama naik motor, nantipi sekitar 20 tahun ini baru saya rasa sekali parahnya” katanya.

Pria kelahiran Soppeng 1954 itu mengaku, telah melakukan pengobatan berkali-kali namun tidak menuai hasil yang diharapkan.

BeritaTerkait

Bersama Warga SatgasTMMD ke-129 Kodim 1404/Pinrang Rehab RTLH, Progresnya Terus Meningkat

Bersama Warga SatgasTMMD ke-129 Kodim 1404/Pinrang Rehab RTLH, Progresnya Terus Meningkat

20 Juli 2026
Satgas TMMD ke-129 Kodim Pinrang Edukasi Pelajar soal Bahaya Narkoba di Desa Tanratuo

Satgas TMMD ke-129 Kodim Pinrang Edukasi Pelajar soal Bahaya Narkoba di Desa Tanratuo

20 Juli 2026
Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Demokrat Sidrap Cek Kesehatan Gratis dan Bersihkan Parit hingga Lorong Warga

Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Demokrat Sidrap Cek Kesehatan Gratis dan Bersihkan Parit hingga Lorong Warga

17 Juli 2026
Bupati Pinrang Siapkan 2 Pompa Air Besar untuk Cegah Sawah Kekeringan

Bupati Pinrang Siapkan 2 Pompa Air Besar untuk Cegah Sawah Kekeringan

15 Juli 2026

“Saya sudah pernah berobat tapi tidak ada perubahan. Sudah pake kaca mata juga tapi tidak cocok. Satu mingguji tidak baikmi lagi,” urainya.

Kondisi Nasir yang seperti itu tidak membuatnya berkecil hati. Ia bahkan bisa menerima dengan lapang dada dan memilih untuk tetap berjualan.

“Kalau fisik (tenaga) saya masih kuat nak, hanya saja mata saya yang tidak bisami melihat jelas. Karena memang adami buta-butanya ditambah faktor umur jadi tambah parah mi,” pasrahnya.

Sehingga saat berkeliling menyusuri jalan kota Parepare untuk menjajakan dagangannya, Nasir mengaku, kerap kali didampingi anaknya dan terkadang juga istrinya. “Saya bersyukur karena kadang kalau anak saya tidak bisa, istri saya lagi yang temanika, kalau sendiri saya tidak bisa,” jelasnya.

Ia berharap bisa melakukan operasi mata agar bisa tetap berjualan dan mengembangkan usahanya. “Kalau kondisi saya tidak begini mungkin sudah saya kembangkan usaha saya ini,” urainya dengan tersenyum.

Selalu ada kemauan untuk bisa operasi mata, lanjut Nasir, tapi keterbatasan biaya pengobatan. “Anakku juga yang bisa dampingika sakit-sakit kasian,” ujarnya.

30 tahun menjajakan kacang rebus, tentu saja waktu yang lama, diumurnya yang kian menua, rasa sakit bekas luka akibat kecelakaan beberapa tahun lalu di kaki sebelah kirinya, kini juga mulai dirasakan Nasir. “Kaki sebelah kiri saya ini sering keram, sakit, gara-gara kecelakaan. Jadi kalau pergi jualan yaa diojekmi,” pungkasnya.

Nasir mengaku meski kondisinya seperti itu, ia akan terus berjualan kacang rebus. “Yang penting ada dampingika, saya akan terus berjualan, karena kalau tidak, apami mau di makan sehari-hari,” tutupnya.

Reporter: Hamdan

Terkait: BerjualanKacang RebusMata RabunParepare

BeritaTerkait

Imigrasi Parepare Limpahkan Deteni WN Kamerun ke Rudenim Makassar, Tunggu Proses Deportasi

Imigrasi Parepare Limpahkan Deteni WN Kamerun ke Rudenim Makassar, Tunggu Proses Deportasi

Editor: Tohir Muhammad
20 Juli 2026

...

Paspor Minggu Ceria di Sidrap Diserbu Warga, Imigrasi Parepare Layani Puluhan Pemohon

Paspor Minggu Ceria di Sidrap Diserbu Warga, Imigrasi Parepare Layani Puluhan Pemohon

Editor: Tohir Muhammad
19 Juli 2026

...

Dua Siswa SD Hafidz Al Qurbah Parepare Wakili Indonesia di Kompetisi ALOHA Internasional di Panama

Dua Siswa SD Hafidz Al Qurbah Parepare Wakili Indonesia di Kompetisi ALOHA Internasional di Panama

Editor: Tohir Muhammad
18 Juli 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi