• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 3 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

Nurdin Abdullah Sebut Belum Ada Pasien Corona di Sulsel

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Mei 2020
di Sulselbar
Nurdin Abdullah Sebut Belum Ada Pasien Corona di Sulsel

 

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof H M Nurdin Abdullah, menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada satupun warga Sulsel yang terjangkit virus corona.

“Saya ingin menyampaikan, sampai saat ini belum ada satupun pasien corona di Sulsel,” kata Nurdin Abdullah, Selasa (10/3/2020).

Segala upaya dilakukan agar penyebaran virus mematikan itu bisa diatasi. Pemprov Sulsel mengeluarkan enam poin imbauan kepada warga untuk antisipasi. Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, meminta warga tidak panik, tapi harus tetap waspada.

BeritaTerkait

Sah! Ini Daftar Pelajar Terbaik yang Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026

Sah! Ini Daftar Pelajar Terbaik yang Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026

26 Juni 2026
ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

16 Juni 2026
PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

15 Juni 2026
Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

31 Mei 2026

“Yang harus dilakukan, pertama adalah warga untuk sementara diminta agar menunda perjalanan keluar negeri. Termasuk untuk daerah yang sudah terinfeksi covid-19,” ujarnya.

Ia juga meminta warga tidak menimbun atau memborong masker. Alat tersebut hanya digunakan untuk yang sedang sakit atau petugas medis di rumah sakit. Termasuk, tidak memborong makanan karena persediaan di Sulsel sangat cukup.

Kemudian, kesadaran warga yang baru kembali dari daerah terinfeksi dan merasakan gejala, untuk segera memeriksakan diri ke dokter dengan menghubungi call center yang telah disiapkan.

Masyarakat juga diminta untuk tidak mudah percaya dengan informasi terkait dengan kasus corona yang tidak jelas sumbernya.

“Dan yang paling penting, Covid-19 sangat besar potensi kesembuhannya. Tetap menjaga kebersihan agar badan tetap sehat sehingga tidak mudah terserang penyakit,” imbaunya. (rls/dmh)

Terkait: Virus corona

BeritaTerkait

Video : Tim Gabungan Covid-19 Pinrang Gencar Operasi Yustisi

Video : Tim Gabungan Covid-19 Pinrang Gencar Operasi Yustisi

Editor: Mulyadi Ma'ruf
24 Oktober 2020

...

Bisnis Advertaising di Pinrang Tetap Eksis

Video : Kreatif, Bisnis Advertising di Pinrang Tetap Eksis di Tengah Pandemik Corona

Editor: Tim Redaksi
15 Mei 2020

...

Kapolda Sulsel Mas Guntur Laupe

Kapolda Sulsel Puji Kekompakan Tim Gugus Penanganan Covid-19 di Pinrang 

Editor: Alfiansyah Anwar
13 Mei 2020

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi