• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 21 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Opini

OPINI : Memaknai Waktu dalam Surah Al-Asr (Refleksi Memaknai Tahun Baru Masehi)

Editor: Alfiansyah Anwar
2 Januari 2019
di Opini
Dr Ahdar Djamaluddin

Oleh : Dr Ahdar Djamaluddin, Dosen IAIN Parepare

Dr Ahdar Djamaluddin
Oleh : Dr Ahdar Djamaluddin, Dosen IAIN Parepare

            Apabila manusia telah mampu melakukan amal saleh disertai dengan iman, maka ia telah memenuhi dua dari empat hal yang harus dipenuhinya untuk membebaskan dirinya dari kerugian total. Keberhasilan melaksanakan dua hal penting ini amanu wa ‘amilu sholihah belumlah sempurna, apabila tidak dapat melaksanakan hal ketiga dan keempat yang diuraikan dalam QS. al-‘Asr.

            Hal ketiga dan keempat adalah tawasau bi al-haq wa tawasau bi as-sabr (saling mewasiati tentang kebenaran dan kesabaran). Kebenaran dalam ayat ini adalah kebenaran yang diperoleh melalui upaya pencarian ilmu, sedang kesabaran adalah ketabahan menghadapi segala sesuatu, serta kemampuan menahan rayuan nafsu untuk mencapai hal yang terbaik.

            Surah al-‘Asr secara keseluruhan berpesan agar seseorang tidak hanya mengandalkan iman saja, melainkan juga amal saleh. Demikian pula sebaliknya, amal tanpa iman harus seiring sejalan. Meskipun demikian, iman dan amal saleh belumlah cukup bila tidak saling memberi nasehat dan kebenaran dan kesabaran. Saling bernasehat dalam kebenaran dan kesabaran adalah bahagian dari amal saleh, akan tetapi, hal tersebut lebih diperinci lagi dalam ayat karena pentingnya kedua hal tersebut.

Demikian QS. al-‘Asr mengaitkan waktu dengan kerja, serta memberikan petunjuk dan solusi pemanfaatan waktu. Olehnya itu, waktu harus dimanfaatkan sebaik-baiknya, sebab waktu tidak pernah terulang.

BeritaTerkait

Politik Energi dalam Islam

Politik Energi dalam Islam

16 Juli 2026
Budaya Bersih Kota Palu, Perspektif Komunikasi dan Hukum

Budaya Bersih Kota Palu, Perspektif Komunikasi dan Hukum

14 Juli 2026
Menguji Kebenaran Informasi dengan Metode CRAAP

Menguji Kebenaran Informasi dengan Metode CRAAP

8 Juli 2026
Bertanya di Tengah Era Algoritma

Bertanya di Tengah Era Algoritma

24 Juni 2026

Parameter untuk menilai rugi tidaknya diri kita dalam memanfaatkan waktu, bukan dengan uang, harta, pangkat atau jabatan. Namun dengan hal-hal yang telah ditetapkan oleh Allah swt, yakni iman dan amal shaleh. Adalah menarik untuk dicermati apa yang disabdakan oleh Rasulullah saw dalam konteks penggunaan waktu. Apabila kondisi (keimanan dan amal shaleh) kita pada hari ini sama dengan kemarin, maka menurut Rasulullah, kita tergolong rugi. Jika hari ini lebih baik dari kemarin, maka tergolong orang beruntung. Sedangkan apabila hari ini lebih buruk dari kemarin, maka tergolong orang yang celaka.

Pada saat-saat kita berada pada bagian akhir atau pada bagian awal dari ‘penggalan’ suatu kurun waktu tertentu, misalnya di akhir atau pada awal tahun seperti ini, mengoreksi diri sendiri (mawas diri) dengan parameter yang telah ditetapkan oleh Allah dan Rasul-Nya, sungguh penting kita lakukan. Sehingga kita diharapkan terpacu untuk memanfaatkan waktu yang ada dengan lebih baik dan lebih baik lagi. Sehingga tidak terjebak dalam kesia-siaan, apalagi kemaksiatan.

Dari uraian surah diatas dapat ditarik 4 aktivitas positif yang dapat menyelamatkan manusia dari kerugian yang besar, yakni (1) beriman, (2) beramal saleh, (3) saling bernasehat dalam kebenaran, dan (4) saling bernasehat dalam kesabaran.

Betapa pun, dua hal itulah sebaik-baik bekal dalam mengarungi kehidupan di dunia dan di akhirat nanti. Persoalannya kemudian adalah, tidak jarang kita menyia-nyiakan karunia Allah berupa waktu yang Dia anugerahkan kepada kita dalam kehidupan di dunia ini. Karenanya, Allah swt wanti-wanti berpesan agar kita memperhatikan dengan seksama anugerah-Nya berupa waktu. Bahkan dalam Alquran surat ke 103, Allah sendiri bersumpah dengan kata, ”Demi waktu”.

Ini menunjukkan satu hal: betapa pentingnya memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Dengan cara bagaimana? Yaitu dengan cara yang telah digariskan oleh yang memberi waktu itu sendiri sebagaimana ditegaskan dalam surah Al-Asr (masa).

Dalam hal memandang waktu ke depan, sebagai orang beriman, kita tidak layak pesimistis. Apalagi pesimisme itu hanyalah disebabkan oleh suatu ramalan. Bukan saja mempercayai ramalan dilarang dalam akidah Islam, sikap pesimistis yang cenderung mengarah kepada rasa putus asa pun, juga tidak dibolehkan (Q.S. 39: 53).

Kegagalan, keterpurukan, juga kecelakaan, bukan soal ‘kapannya’, namun berkaitan dengan ‘apanya’, yaitu apa sebenarnya yang kita lakukan. Kita layak optimistis saat menyongsong dan menjalani waktu yang ada di depan kita manakala diri kita banyak melakukan amal shaleh. Sebaliknya, bukan hal aneh manakala kita pesimistis, kalau melakukan kemaksiatan.

Amal shaleh, memang tidak semata-mata berkaitan dengan ibadah ritual. Menegakkan kebenaran, saling berpesan dalam hal kesabaran, menebar kasih sayang (silaturrahim) kepada sesama manusia dan seisi alam ini, adalah bagian yang substansial dari amal shaleh. (*)

Laman 3 dari 3
sebelumnya123
Terkait: Al-AsrTahun Baru

BeritaTerkait

Wali Kota Parepare Keluarkan Imbauan Perayaan Malam Tahun Baru

Editor: Tohir Muhammad
23 Desember 2025

...

OPINI: Hidup Berdamai Ibu dengan Anak

Selamat Datang 2025: Momentum Perbaikan Diri dan Kehidupan yang Lebih Bermakna di Bulan Rajab 1446 H

Editor: Tim Redaksi
31 Desember 2024

...

Hindari Jalan Ini Selama Perayaan Tahun Baru di Kota Parepare

Editor: Tohir Muhammad
31 Desember 2024

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi