• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 8 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Opini

Opini: Pegawai dan Petani

Ibrah La Iman Editor: Ibrah La Iman
23 Februari 2017
di Opini
Opini: Pegawai dan Petani

Petani sekolahkan anaknya…agar jadi pegawai…kelak anaknya tak lagi bekerja sekeras dirinya. Dapat gaji melimpah tanpa bersusah payah.

Namun tidak bagai pegawai…..ia takkan ingin anaknya jadi petani…..sebab petani itu pekerjaan “kotor”….ya “kotor”….sebab tangan dan kaki penuh lumpur, badan peluh berdaki

Bukankah lebih elok tampil necis, perlente dengan kemeja rapi dan sepatu kulit ?

Oh iya, kita tidak sedang bercerita tentang kelas sosial…Kita bercerita tentang orang orang desa yang ke kota…memenuhi kota yang sudah padat….berbagai persoalan pun muncul…dari kemacetan hingga kriminalitas….dari pelayanan publik hingga harga barang

Berita Terkait

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Islam Penyelemat Generasi dari Kasus ABH yang Meningkat

Kegemilangan Sektor Pendidikan Islam yang Terpendam

Menakar Kesejahteraan Guru di Tapal Batas

Lalu di desa….petani itu menua….anak anaknya telah jadi pegawai….sawah dan kebunnya tak lagi digarap….datang perusahaan bernama lokal tetapi pemiliknya dari luar membeli lahan…..kemudian lahan itu ditanami….namun bukan lagi milik si petani…apalagi anak anaknya yang pegawai

Hari terus berganti bulan, dan tahun….walhasil…si petani punya cucu…kelak sang cucu takkan bertani…namun makin banyak mulut yang harus diberi makan….sementara lahan sawah dan kebun sudah dijual…yah dijual ke perusahaan bernama lokal tapi pemiliknya dari luar….

Pegawai melihat orang memanen bahan makanan dari lahan bekas milik bapaknya yang petani….ia tak berdaya….pihak yang menggajinya pun sudah kehabisan dana untuk membayar gajinya…ia kelaparan ditanahnya sendiri….gara gara tidak ingin kakinya kotor bertani…kelak…kira kira 15-30 tahun akan datang

Itu ceritaku…mana ceritamu

Andi Rahmat Munawar
https://www.facebook.com/andirahmatmunawar

Andi Rahmat Munawar

 

Terkait: OpiniPetani

TerkaitBerita

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

...

Islam Penyelemat Generasi dari Kasus ABH yang Meningkat

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
2 Maret 2026

...

Kegemilangan Sektor Pendidikan Islam yang Terpendam

Kegemilangan Sektor Pendidikan Islam yang Terpendam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
27 Februari 2026

...

Menakar Kesejahteraan Guru di Tapal Batas

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Februari 2026

...

BeritaTerkini

Wali Kota Parepare dan Kapolres Jajal Lapangan Padel Royal Metro Sky

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Resmikan Masjid Anas Bin Malik dan SIT An Naas, Tasming Hamid Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Lelaki Berbadik di Pinrang Nyaris Bentrok, Aksi Heroik Danpos Watang Sawitto Tuai Pujian

Lelaki Berbadik di Pinrang Nyaris Bentrok, Aksi Heroik Danpos Watang Sawitto Tuai Pujian

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 Maret 2026

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan