• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 3 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Opini: Pegawai dan Petani

Ibrah La Iman Editor: Ibrah La Iman
23 Februari 2017
di Opini

Petani sekolahkan anaknya…agar jadi pegawai…kelak anaknya tak lagi bekerja sekeras dirinya. Dapat gaji melimpah tanpa bersusah payah.

Namun tidak bagai pegawai…..ia takkan ingin anaknya jadi petani…..sebab petani itu pekerjaan “kotor”….ya “kotor”….sebab tangan dan kaki penuh lumpur, badan peluh berdaki

Bukankah lebih elok tampil necis, perlente dengan kemeja rapi dan sepatu kulit ?

Oh iya, kita tidak sedang bercerita tentang kelas sosial…Kita bercerita tentang orang orang desa yang ke kota…memenuhi kota yang sudah padat….berbagai persoalan pun muncul…dari kemacetan hingga kriminalitas….dari pelayanan publik hingga harga barang

Lalu di desa….petani itu menua….anak anaknya telah jadi pegawai….sawah dan kebunnya tak lagi digarap….datang perusahaan bernama lokal tetapi pemiliknya dari luar membeli lahan…..kemudian lahan itu ditanami….namun bukan lagi milik si petani…apalagi anak anaknya yang pegawai

Berita Terkait

Membangun Mimpi Pendidikan Layak

Pesta Babi, Papua, dan Krisis Komunikasi Pembangunan di Era Digital

Arah Pendidikan Tinggi di Bawah Tekanan Kapitalisme

Meningkatnya Pekerja GIG dan UMKM: Cermin Kegagalan Negara dalam Menyediakan Lapangan Kerja

Hari terus berganti bulan, dan tahun….walhasil…si petani punya cucu…kelak sang cucu takkan bertani…namun makin banyak mulut yang harus diberi makan….sementara lahan sawah dan kebun sudah dijual…yah dijual ke perusahaan bernama lokal tapi pemiliknya dari luar….

Pegawai melihat orang memanen bahan makanan dari lahan bekas milik bapaknya yang petani….ia tak berdaya….pihak yang menggajinya pun sudah kehabisan dana untuk membayar gajinya…ia kelaparan ditanahnya sendiri….gara gara tidak ingin kakinya kotor bertani…kelak…kira kira 15-30 tahun akan datang

Itu ceritaku…mana ceritamu

Andi Rahmat Munawar
https://www.facebook.com/andirahmatmunawar

Andi Rahmat Munawar

 

Terkait: OpiniPetani

TerkaitBerita

Indonesia Jadi Sarang Mafia Judi Online: Bukti Lemahnya Pengawasan Negara

Indonesia Jadi Sarang Mafia Judi Online: Bukti Lemahnya Pengawasan Negara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

...

Momentum Dzulhijjah-Dari Puasa Arafah hingga Haji: Jalan Spiritual Merawat Mental

Momentum Dzulhijjah-Dari Puasa Arafah hingga Haji: Jalan Spiritual Merawat Mental

Editor: Muhammad Tohir
26 Mei 2026

...

Membangun Mimpi Pendidikan Layak

Membangun Mimpi Pendidikan Layak

Editor: Muhammad Tohir
21 Mei 2026

...

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Kembali Kepada Al-Qur’an dan Sunnah; Sebuah Analisa Metodologis

Editor: Tim Redaksi
14 Mei 2026

...

Berita Terkini

Wabup Pinrang: Pesantren Berperan Besar Cetak Generasi Berkarakter dan Berdaya Saing

Wabup Pinrang: Pesantren Berperan Besar Cetak Generasi Berkarakter dan Berdaya Saing

Editor: Muhammad Tohir
2 Juni 2026

Kembali Raih Opini WTP, Tasming Hamid: Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Kembali Raih Opini WTP, Tasming Hamid: Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Editor: Muhammad Tohir
2 Juni 2026

Jemput Jamaah Haji, Bupati Sidrap Malah Dikira Petugas Bandara

Jemput Jamaah Haji, Bupati Sidrap Malah Dikira Petugas Bandara

Editor: Muhammad Tohir
2 Juni 2026

Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tasming Hamid Ajak Warga Perkuat Persatuan

Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tasming Hamid Ajak Warga Perkuat Persatuan

Editor: Muhammad Tohir
1 Juni 2026

Meski Belum Rampung, Warga Desa Benteng Senang Jalan Indoapping-Rajang Balla Kini Diperbaiki

Meski Belum Rampung, Warga Desa Benteng Senang Jalan Indoapping-Rajang Balla Kini Diperbaiki

Editor: Muhammad Tohir
31 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan