• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 5 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ekonomi

Pasar Lakessi Lesu, Pejabat Bilang Begini

Editor: Tim Redaksi
31 Desember 2017
di Ekonomi, Sulselbar
Aktivitas ekonomi di Pasar Lakessi sepanjang 2017 yang lesu menjadi bahasan dalam Dialog Publik Proyeksi Ekonomi Bisnis Parepare 2018 Peluang dan Tantangan yang dilaksanakan pengurus Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Parepare

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Aktivitas ekonomi di Pasar Lakessi sepanjang 2017 yang lesu menjadi bahasan dalam Dialog Publik Proyeksi Ekonomi Bisnis Parepare 2018 Peluang dan Tantangan yang dilaksanakan pengurus Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Parepare, Sabtu (30/12) di Hotel Bukit Kenari.
Tampil sebagai pemateri, Plt Sekkot Parepare, Iwan Asaad, Andi Nataluddin dan Presidium KAHMI Gusti Girmansyah.

Saharuddin salah seorang peserta dialog menyoroti peran pemerintah dalam memajukan Usaha Kecil Menengah Mikro di Parepare. “Saya mempertanyakan peran apa yang selama ini dilakukan pemerintah dalam memajukan ekonomi, karena saya menilai pemerintah hanya sibuk mengurus fisik dan tidak ada upaya memfasilitasi masyarakat dalam meningkatkan ekonomi,” kata alumni STAIN Parepare ini.

Muhlis Farid Abdullah salah seorang peserta mempertanyakan indikator 7 persen pertumbuhan ekonomi Parepare. Sementara Pasar Lakessi yang menjadi denyut nadi perkonomian Parepare lesu. “Dari segi mananya pencapaian itu karena penjual di Lakessi mengeluh, pemasukan sepi,” katanya.

Hal senada juga dikemukakan Baktiar Abubakar yang menyebutkan pedagang Lakessi mengeluh transaksi menurun. “Sebenarnya potensi di Parepare yang bisa dikembangkan adalah industri kreatif, tetapi pelaku usaha bertanya kalau sudah dibuat dikemanakan kalau dijual, ini lagi kendalanya,” kata Baktiar Abubakar.

BeritaTerkait

Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

5 Juli 2026
Sah! Ini Daftar Pelajar Terbaik yang Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026

Sah! Ini Daftar Pelajar Terbaik yang Terpilih Jadi Duta Baca Kota Makassar 2026

26 Juni 2026
Bupati Sidrap Tinjau Pertanian Terpadu di Cipotakari, Sekali Panen Ikan Raup Ratusan Juta

Bupati Sidrap Tinjau Pertanian Terpadu di Cipotakari, Sekali Panen Ikan Raup Ratusan Juta

18 Juni 2026
ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

16 Juni 2026

Sementara itu anggota Presidium KAHMI lainnya Amran Ambar mengatakan, yang perlu di Parepare bagaimana melahirkan entrepreneurship. “Saya yakin 3 persen saja orang Parepare yang berjiwa entrepreneur, maka Parepare akan berjaya,” katanya. Soal pembangunan yang tidak menyentuh masyarakat karena tugas utama pemerintah hanya menstimulasi masyarakat dengan kemampuan terbatas. “Sekarang bagaimana masyarakat menggunakan kecanggihan teknologi dan tidak perlu lagi banyak tenaga dan buka lapak, sisa laptop saja,” katanya.

Plt Sekkot Parepare, Iwan Asaad menegaskan, Pemkot dengan teori telapak kaki yang digagas wali kota adalah membangun prasarana perkotaan sehingga mendorong orang untuk datang ke Parepare. Termasuk industri tanpa cerobong asap. “Misalnya konsep industri pariwisata dengan tujuan wisata misalnya bagaimana Parepare menjadi kota wisata kuliner,” katanya.

Soal pembangunan infrastruktur itu memang menjadi kewajiban pemerintah. “Namun semua berdasarkan usulan masyarakat melalui Musrenbang,” katanya. Iwan juga mengungkap 2018 mendatang Pemkot akan memberlakukan sistem e planning. “Jadi semua transaksi keuangan melalui rekening, tidak adalagi penyerahan secara langsung sebagai bentuk transparansi,” katanya. Kepala Bapedda Parepare ini juga menegaskan kelesuan Pasar tidak hanya di Parepare tapi hampir seluruh Indonesia. “Itu karena perubahan pola prilaku konsumsi masyarakat. Kalau di pasar Lakessi pedagang punya los kalau mau maju juga harus restorasi dengan melakukan penjualan sistem onlineshop,” katanya.

Kendati demikian, kata Iwan, Pemkot tidak bisa menyimpulkan bahwa tidak ada masalah di Lakessi. “Makanya melalui dana insentif daerah akan dibuat pasar basah dan membongkar bagian belakang Gerbang Niaga untuk diratakan, karena kalau pasar bagian belakang berfungsi pembeli cenderung tidak ke pasar induk, tapi semua akan dibenahi Pemkot,” pungkasnya. (arb/asw)

Terkait: Kahmi PareparePareparePasar Lakessi PareparePemkot Parepare

BeritaTerkait

Amarun Agung Hamka Terpilih Aklamasi Jadi Ketua PBSI Parepare 2026-2030

Amarun Agung Hamka Terpilih Aklamasi Jadi Ketua PBSI Parepare 2026-2030

Editor: Muhammad Tohir
4 Juli 2026

...

Sasar Anak Stunting di Parepare, Imigrasi Turun Tangan Jadi Orang Tua Asuh

Sasar Anak Stunting di Parepare, Imigrasi Turun Tangan Jadi Orang Tua Asuh

Editor: Muhammad Tohir
3 Juli 2026

...

Hadiri Rakernas XVIII APEKSI di Medan, Tasming Hamid Perkuat Sinergi Antar Pemerintah Kota

Hadiri Rakernas XVIII APEKSI di Medan, Tasming Hamid Perkuat Sinergi Antar Pemerintah Kota

Editor: Muhammad Tohir
2 Juli 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi