• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Teknologi

Pegiat Ini Sebut Trend AI Akan Berkembang Lebih Pesat

Editor: Tim Redaksi
12 April 2024
di Teknologi
Ilustrasi (internet)

Ilustrasi (internet)

TEKNOLOGI, PIJARNEWS.COM– Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan telah menjadi perbincangan beberapa tahun belakangan. Apalagi setelah diluncurkannya sebuah chatbot berbasis AI yang mampu menjawab pertanyaan tertulis dan menghasilkan teks mirip buatan manusia sendiri.

Kehadiran AI pun banyak dimanfaatkan, tak terkecuali di bidang akademik bagi dosen dan mahasiswa. Seorang developer yang juga pegiat AI Muhammad Ilham Jaya menjelaskan kehadiran AI Generatif semacam ChatGPT itu memang sangat memudahkan seseorang ketika ingin belajar sesuatu secara cepat. Namun bagi kalangan akademisi, perlu diberikan batasan untuk penggunaannya. “Mengapa harus diberikan batasan? karena bagi saya pribadi jika ingin menjadi akademisi yang unggul tidak boleh membiasakan diri pada hal-hal yang instan, akademisi harus berproses dulu karena mereka memiliki tanggung jawab yang besar untuk kemajuan bangsa ini,” jelasnya kepada Pijarnews.com, Kamis (11/4/2024).

Lebih lanjut, kata mahasiswa Pascasarjana IAIN Parepare itu proses-proses yang dijalaninya meskipun terkesan lambat namun akan memperkokoh fundamental berpikirnya dan memperkuat mentalnya. “Coba kita bayangkan, pada suatu hari program AI yang ada saat ini tiba-tiba berhenti beroperasi, bagaimana nasib akademisi yang suka instan dan tidak terlatih untuk menikmati sebuah proses? Kemudian kita bandingkan dengan mereka yang memang menjadikan AI hanyalah asisten ala kadarnya yang membantu tugas kecil-kecilan. Pasti akan ada gap yang cukup lebar dalam hal ini,” ujarnya.

Menurutnya dari segi manfaat kehadiran AI itu banyak, tergantung dari kemampuan penggunanya. “Hipotesis saya kecerdasan buatan akan bekerja maksimal ketika kecerdasan alami penggunanya juga tinggi. Jadi berbanding lurus tuh antara kecerdasan alami dengan kecerdasan buatan. Manfaatnya itu seperti bisa meningkatkan pemahaman, memperluas pengetahuan, membantu pekerjaan sehingga selesai lebih cepat,” jelasnya.

BeritaTerkait

Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

20 September 2026
ITH Kenalkan VAWT Mini, Solusi Energi Alternatif bagi Nelayan Parepare

ITH Kenalkan VAWT Mini, Solusi Energi Alternatif bagi Nelayan Parepare

14 Juli 2026

Direktur Pijarnews.com Hadiri AI Tools Training for Journalists Suara.com–LMC Didukung GNI di Makassar

3 Februari 2026

KabarMakassar-BBC Media Action Gelar Training Advanced Tracking AI, Lawan Mis/Disinformasi

12 November 2025

Sementara, dari sisi negatifnya, kata dia, kehadiran AI bisa menurunkan bahkan mematikan kreativitas ketika konsep yang harusnya berasal dari pemikiran kita lalu kita perintahkan ke AI untuk mengurusi konsep itu juga. “Dampak lainnya juga pasti berkaitan dengan lapangan pekerjaan, akan banyak pekerjaan yang bisa digantikan oleh AI, yang tadinya pekerjaan itu bisa diselesaikan dengan banyak orang namun dengan AI cukup satu orang saja sebagai prompter untuk menyelesaikan pekerjaan itu,” ujarnya.

Dia pun mengungkapkan, perkembangan AI ke depannya sepertinya akan mengalami perkembangan yang lebih pesat lagi karena dirinya melihat trend di kalangan developer saat sekarang ini, mereka merasa tertantang untuk mengeksplor lebih dalam mengenai AI ini. “Sistem-sistem ke depannya di segala bidang juga akan mengimplementasikan AI di programnya,” katanya. (why)

Terkait: AIteknologi

Berita Terkait

Dian Muhtadiah Hamna, Pemred Pijarnews.com Raih Gelar Doktor Komunikasi Unhas: Jurnalisme AI Butuh Sentuhan Manusia

Editor: Tim Redaksi
21 Oktober 2025

...

Lewat Program PMP, ITH Latih Guru Matematika di Parepare Optimalisasi Teknologi 3D Printing

Editor: Tohir Muhammad
4 Agustus 2024

...

Pimpin Upacara Harkitnas 2024, Sekda Parepare: Kita Berada Pada Fase Kebangkitan Kedua

Pimpin Upacara Harkitnas 2024, Sekda Parepare: Kita Berada Pada Fase Kebangkitan Kedua

Editor: Tohir Muhammad
20 Mei 2024

...

Berita Populer

  • SMA Negeri 5 Parepare Gelar SEKSOS.COM 2026, Diikuti 270 Pelajar

    SMA Negeri 5 Parepare Gelar SEKSOS.COM 2026, Diikuti 270 Pelajar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukcapil Parepare Imbau Warga Manfaatkan Layanan Resmi, Tak Perlu Calo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAHMI Perjuangan Gelar Dialog Nasional, Mengurai “Kegelapan” Menuju Indonesia Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi