• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 15 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Pengamat Nilai Jika Capres-Cawapres Mundur dari Kabinet Akan Ciptakan Atmosfer Pemilu yang Adil

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
3 Februari 2024
di Pemilu 2024
Ikrar Nusa Bhakti  (iFoto: int)

Ikrar Nusa Bhakti (iFoto: int)

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM— Pengamat Politik Ikrar Nusa Bhakti  juga menyarankan  jika semua Capres dan Cawapres  mundur dari kabinet atau cuti dari jabatan strategisnya untuk  menciptakan atmoser Pemilu yang adil.  Para Capres dan Cawapres juga diingatkan untuk tidak berkampanye  menggunakan fasilitas negara.

“Kita semua  sudah sama-sama melihat, bagaimana kesewenang-wenangan pascaputusan Mahkamah Konstitusi, yang memuluskan jalan anak presiden untuk mengikuti kontestasi Pilpres 2024,” ungkap Ikrar saat dihubungi di Jakarta, Rabu (31/1/2024)

Meninjau hal itu, Ikrar berpendapat saat ini lembaga yudikatif tidak dapat dijadikan satu-satunya sandaran. Ia juga menyoroti penggunaan kekuasaan yang beririsan dengan pencalonan peserta Pilpres. Contohnya, Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dirapel untuk tiga bulan. Menurutnya, penyaluran bansos jelang Pemilu,   terindikasi janggal.

“Bantuan Langsung Tunai  dirapel tiga bulan sekaligus mendekati pemilihan umum ini. Coba Anda hitung, per-bulannya Rp 200.000 dikali  3, kan jumlahnya Rp 600.000. Ini buat orang di desa, uang yang banyak loh. Belum lagi, Zulkifli Hasan, Airlangga Hartanto juga ikut-ikutan bagi-bagi Bansos,  dengan pesan  bilang terima kasih ya, ke Pak Jokowi. Seolah-olah Bansos yang mereka bagikna adalah  milik orang tertentu. Padahal  Bansos itu dari uang negara,” tegas Ikrar.

Ikrar juga menyoroti BLT Puso (BLT bagi petani yang gagal panen) yang hanya dibagikan di Provinsi Jawa Tengah.  Bantuan yang akan diberikan, menurut rencana, sebesar Rp 8 juta per 1 hektare lahan pertanian.

Berita Terkait

OPINI: Menakar Peran (Calon) Wakil Kepala Daerah

Ini Kata Pengamat Soal Permohonan 01 dan 03 di PHPU Pilpres

Bersyukur Pemilu Damai, Pj Gubernur Gelar Pesta Rakyat

Pj Gubernur Sulsel Ingatkan Petugas TPS Jaga Kesehatan

Setiap kelompok tani bisa menerima bantuan gagal panen yang beragam, mulai dari Rp 122 juta, Rp 180 juta, hingga Rp 200 juta per kelompok tani. Di Jawa Tengah, Jokowi mencatat terdapat 16.000 hektare lahan yang terdampak El Nino, banjir, dan kekeringan panjang. Penerima BLT Puso  adalah petani di Kabupaten Grobogan, Kudus, Jepara, Demak, dan Pati.

“Saya melihatnya ini sebagai unsur  bujukan. Bahwa kalau masyarakat pilih ini, bantuan akan jalan terus. Ini anggaran negara, cadangan beras negara bukan untuk dimainkan dalam Pemilu. Saya juga bingung mengapa BLT Puso hanya diberikan kepada petani di Jawa Tengah dan ini pencairannya bulan Februari, mendekati Pemilu. Nanti, kalau tiba-tiba habis Pemilu, Indonesia diguncang bencana bagaimana? Anggaran dan persediaan apa yang kita pakai?” katanya.

Pengamat Politik Universitas Muhammadiyah Makassar, Andi Luhur Prianto berpendapat, perubahan sikap politik Presiden Jokowi tentu membuat atmosfer kerja di Kabinet Indonesia Maju berubah.

“Saya pikir Pak Mahfud mulai merasa konflik kepentingan yang semakin nyata. Posisi sebagai Menko sekaligus sebagai Cawapres, yang tidak mengusung keberlanjutan. Apalagi Jokowi semakin show force mendeklarasikan dukungan ke Prabowo-Gibran. Partai-partai koalisi Ganjar-Mahfud di kabinet tentu merasakan hal yang sama,” ujarnya kepada Pijarnews.com,  Kamis (1/2/2024).

Selain soal etika yang menjadi isu utama paslon Ganjar-Mahfud, Luhur menilai betapa sulitnya posisi Mahfud MD dalam menghindari pemanfaatan fasilitas jabatan yang melekat dalam kinerja politiknya. Pengunduran diri Mahfud MD, menurutnya membuat para pendukung Ganjar-Mahfud menemukan konsistensi dan integritas Mahfud MD. Hal ini menguatkan pilihan mereka.

“Variabel efek elektoral bukan pertimbangan utama untuk mundur dari kabinet. Sama halnya ketika tetap berada di kabinet,” tutur Luhur.

Sementara itu, Pakar Komunikasi Politik UIN Alauddin Makassar, Profesor Firdaus Muhammad melihat  pengunduran diri Mahfud MD mencerminkan sosok negarawan.

“Lebih etis sebagai paslon yang bisa menjaga diri dari kekuasaan. Selebihnya bisa lebih fokus dan bebas. Tindakan Mahfud cerminkan sosok negarawanan,” ujar Firdaus.  Menurut Guru Besar  Komunikasi Politik UIN Alauddin ini, pelajaran penting dari sikap Mahfud itu adalah cerminan sebagai negarawan, menjaga etika politik, tidak manfaatkan fasilitas negara untuk politik praktis meski itu telat.

Sebelumnya, Mahfud resmi memberikan surat pengunduran diri secara langsung kepada Jokowi pada Rabu (31/1/2024) lalu. Permohonan pengajuan surat pengunduran diri ini turut didampingi Menteri Sekretaris Negara Praktikno. (*)

 

 

Terkait: #pemilu2024#pemiludamai#pemilusukses

TerkaitBerita

KPU Parepare Akan Evaluasi Penunjukan Panelis untuk Debat Publik Paslon Wali Kota Sesi Kedua

KPU Parepare Akan Evaluasi Penunjukan Panelis untuk Debat Publik Paslon Wali Kota Sesi Kedua

Editor: Tim Redaksi
31 Oktober 2024

...

Kampanye di Malimongan Tua, Appi Komitmen Gratiskan Retribusi Sampah dan Seragam Sekolah

Kampanye di Malimongan Tua, Appi Komitmen Gratiskan Retribusi Sampah dan Seragam Sekolah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
4 Oktober 2024

...

Pasha Ungu Sampaikan Dukungan untuk ANH-TQ di Pilkada Parepare

Pasha Ungu Sampaikan Dukungan untuk ANH-TQ di Pilkada Parepare

Editor: Tim Redaksi
26 September 2024

...

KPU Parepare Deklarasi Kampanye Damai, 4 Paslon Komitmen Jaga Pemilu Aman

Editor: Tim Redaksi
24 September 2024

...

Ramadan 1447H

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

BeritaTerkini

Lurah dan Ketua PKK Antang Pantau Pasar Murah Pemkot

Editor: Muhammad Tohir
15 Maret 2026

Pemudik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Naik 5 Persen

Pemudik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Naik 5 Persen

Editor: Muhammad Tohir
14 Maret 2026

Liga Ramadan 2026 Berakhir, Sekda Parepare: Jaga Semangat Pembinaan

Editor: Muhammad Tohir
14 Maret 2026

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Penataan Wilayah dan Penanggulangan Banjir Manggala Jadi Prioritas Pemkot Makassar

Penataan Wilayah dan Penanggulangan Banjir Manggala Jadi Prioritas Pemkot Makassar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan