• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 12 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ekonomi

Penjualan Terompet Sepi, Ini Penyebabnya

Editor: Adil Abdillah
31 Desember 2017
di Ekonomi
pelataran Jalan Veteran Kelurahan Ujung Sabbang, Kecamatan Ujung Kota Parepare yang merupakan kawasan Lapangan Olahraga Andi Makkasau, Parepare, ramai oleh pedagang terompet.

Foto pedagang terompet yang biasanya marak dipenghujung tahun (gambar: tempo.co)

PAREPARE,PIJARNEWS.COM — Sabtu pagi (30/12), pelataran Jalan Veteran Kelurahan Ujung Sabbang, Kecamatan Ujung Kota Parepare yang merupakan kawasan Lapangan Olahraga Andi Makkasau, Parepare, ramai oleh pedagang terompet. Mereka berdatangan dari berbagai daerah di Sulsel, untuk menjual terompet buatannya di kota berjuluk Bandar Madani ini.

Mereka mulai berjualan di sepanjang trotoar dengan menggunakan gerobak bonceng sejak pagi hingga malam hari bersama dengan istri dan anaknya. Beragam model terompet yang dijual seperti model naga, pelangi, tabung, bunga, dan plastik. Harganya relatif murah, mulai dari harga Rp10 ribu hingga Rp20 ribu persatuannya.

Sudjono salah seorang pedagang terompet asal Demak Jawa Tengah, cukup resah dengan minat pembeli terompet kali ini. Tidak seperti pada momen pergantian tahun sebelumnya.

“Untuk tahun ini penjulan sepi, beda dengan dua tahun lalu selalu ramai. Sehari sebelum tahun baru pembeli itu sudah mulai ramai, tapi sekarang sepi mas. Yaa mungkin karena tidak ada panggung hiburan atau artis,” ujarnya saat ditemui di sela aktivitasnya menyusun terompet dagangannya, kemarin.

BeritaTerkait

Bupati Sidrap Tinjau Pertanian Terpadu di Cipotakari, Sekali Panen Ikan Raup Ratusan Juta

Bupati Sidrap Tinjau Pertanian Terpadu di Cipotakari, Sekali Panen Ikan Raup Ratusan Juta

17 Juni 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

7 Maret 2026

Kejutan ala Bale by BTN, Saldo Nyasar di Tanggal Tua

19 Februari 2026

Parepare Jadi Kota dengan Inflasi Tertinggi di Sulsel, Emas-Beras Jadi Pemicu

7 Januari 2026

Namun Sudjono tetap bersyukur, karena  hasil penjualan terompetnya, bisa menambah pendapatan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya. Sudjono saat ini berdomisili di Kabupaten Pinrang, Sulsel.

Sekadar diketahui malam puncak pergantian tahun baru 2018 Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare akan menggelar zikir dan doa bersama di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Parepare. Acara ini akan menghadirkan Ustaz Narlis Nazar yang akrab disapa Ustaz Orange. (amr/asw)

Terkait: Berita ParepareTahun Baruterompet

BeritaTerkait

Wali Kota Parepare Keluarkan Imbauan Perayaan Malam Tahun Baru

Editor: Tohir Muhammad
23 Desember 2025

...

OPINI: Hidup Berdamai Ibu dengan Anak

Selamat Datang 2025: Momentum Perbaikan Diri dan Kehidupan yang Lebih Bermakna di Bulan Rajab 1446 H

Editor: Tim Redaksi
31 Desember 2024

...

Hindari Jalan Ini Selama Perayaan Tahun Baru di Kota Parepare

Editor: Tohir Muhammad
31 Desember 2024

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi