• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 1 Agustus 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ajatappareng

Perjalanan Cinta Sekeluarga Berakhir di Pesawat Sriwijaya Air SJ-182

Editor: Tohir Muhammad
12 Januari 2021
di Ajatappareng, Peristiwa
Perjalanan Cinta Sekeluarga Berakhir di Pesawat Sriwijaya Air SJ-182

PINRANG, PIJARNEWS.COM–Suprianto, Rusni dan anaknya Abida Dania, merupakan warga Pinrang, mereka menjadi korban kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182, yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021).

Mustafa Kakak Rusni mengisahkan bagaimana adik dan iparnya itu bertemu hingga Akhirnya menikah. Menurut Mustafa, Awal perkenalan Supianto dengan Rusni hanya melalui media sosial Facebook. Rusni bekerja sebagai TKW di Arab Saudi, sedangkan Supianto sebagai TKI di Sarawak, Malaysia.

Serelah menjalin kisah asmara jarak jauh melalui media social, mereka memutuskan menikah di kampung halaman Rusni pada 2017 lalu di Dusun Menro, Desa Watang Pulu, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang.

Suprianto merupakan seorang duda asal Pontianak, Kalimantan Barat, sementara Rusni janda dua anak, dari hasil pernikahan mereka merdua, buah hati bernama Abida Daniya lahir, namun di usianya sekitar dua tahun, Abida juga ikut menjadi korban tragedi kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

BeritaTerkait

Bupati Pinrang Sampaikan Aspirasi Daerah di RDPU Komisi II DPR RI

Bupati Pinrang Sampaikan Aspirasi Daerah di RDPU Komisi II DPR RI

30 Juli 2026
UMPAR Sosialisasikan PMB di Enrekang, Ajak Guru Lanjut S2-S3 dan Perluas Akses Pendidikan Tinggi

UMPAR Sosialisasikan PMB di Enrekang, Ajak Guru Lanjut S2-S3 dan Perluas Akses Pendidikan Tinggi

30 Juli 2026
Ratusan Mahasiswa UMPAR Diterjunkan ke Lokasi KKN, Dibekali Pesan Pengabdian dan Integritas

Ratusan Mahasiswa UMPAR Diterjunkan ke Lokasi KKN, Dibekali Pesan Pengabdian dan Integritas

30 Juli 2026
Rakor Bersama KPK, Bupati Irwan Minta OPD Pinrang Perkuat Pencegahan Korupsi

Rakor Bersama KPK, Bupati Irwan Minta OPD Pinrang Perkuat Pencegahan Korupsi

28 Juli 2026

Muftafa (48) mengatakan, suami dari adiknya itu merupakan seorang mualaf berketurunan China asal Pontianak. Rusni dan Supianto bekenalan lewat media Facebook cukup lama. Sehingga menepati janjinya memutuskan masuk Islam dan menikahi Rusni di Pinrang.

“setelah menikah di tahun 2017. Suaminya Rusni itu sempat tinggal disini satu tahun. Kemudian  memutuskan untuk kembali ke Pontianak bekerja. Makanya datanya Suprianto tidak ada disini, setelah menikah dia pergi lagi,” kata Mustafa kepada Pijar News saat ditemui dirumah korban, Senin (11/1/2021).

Mustafa menambahkan setelah beberapa tahun bekerja, Supianto memutuskan untuk menjemput istri dan buah hatinya Abida Daniya, rencana di perkenalkan pertama kalinya kepada keluarga besarnya yang ada di Pontianak. Karena memang, Rusni istrinya itu, belum pernah bertemu secara langsung dengan keluarga dari Supianto.

“Supianto datang menjemput anak dan istrinya untuk pertama kalinya diperkenalkan secara langsung ke keluarganya di Pontianak. Namun, naas Tuhan berkehendak lain,” ungkap Mustafa.

Sekedar diketahui Rusni, perempuan kelahiran Mattagie, 31 Desember 1976 itu, sudah tiga kali berumah tangga. Dari perkawinan pertama, Rusni memiliki anak seorang laki-laki bernama Asriadi (26), sedangkan dari perkawinan kedua ia mamiliki seorang anak perempuan bernama Sri Wahyuni (18). Sementara perkawinan yang terakhir bersama Supianto memiliki seorang anak perempuan bernama Abida Daniya (2).

Saat ini Tim Gabungan terus bekerja melakukan evakuasi terhadap puing puing pesawat sriwijaya air dan korban yang berada di dasar lautan kepulauan seribu.

Seperti diberitakan sebelumnya, pesawat Sriwijaya SJ-182 route Jakarta-Pontianak dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (09/1/2021) sore sekitar pukul 14.40 WIB.
Pasawat yang bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta tersebut mengangkut penumpang sebanyak 62 penumpang, terdiri dari 6 awak aktif, 40 dewasa, 7 anak-anak, 3 bayi dan 6 awak sebagai penumpang.

Reporter: Fauzan Mahmud

Terkait: Kecelakaan PesawatPesawat jatuhPinrangSriwijaya Air

BeritaTerkait

Bupati Pinrang Sampaikan Aspirasi Daerah di RDPU Komisi II DPR RI

Bupati Pinrang Sampaikan Aspirasi Daerah di RDPU Komisi II DPR RI

Editor: Tohir Muhammad
30 Juli 2026

...

Rakor Bersama KPK, Bupati Irwan Minta OPD Pinrang Perkuat Pencegahan Korupsi

Rakor Bersama KPK, Bupati Irwan Minta OPD Pinrang Perkuat Pencegahan Korupsi

Editor: Tohir Muhammad
28 Juli 2026

...

DPRD Pinrang Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Wabup: Jadi Bahan Evaluasi Kinerja

DPRD Pinrang Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Wabup: Jadi Bahan Evaluasi Kinerja

Editor: Tohir Muhammad
21 Juli 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi