• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 5 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Pj Gubernur Bahtiar Dukung Pelaku IKM Kacang Mete Tingkatkan Produksi

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
30 Oktober 2023
di Pemprov Sulsel
Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, melakukan kunjungan ke pelaku industri mete PT. Bunly Abadi Bersama, di Kompleks Perdos Unhas Blok H-20 Tamalanrea, Ahad (29/10/2023)

Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, melakukan kunjungan ke pelaku industri mete PT. Bunly Abadi Bersama, di Kompleks Perdos Unhas Blok H-20 Tamalanrea, Ahad (29/10/2023)

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM- Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, melakukan kunjungan ke pelaku industri mete PT. Bunly Abadi Bersama, di Kompleks Perdos Unhas Blok H-20 Tamalanrea, Ahad (29/10/2023).

Industri Kecil Menengah (IKM) ini memproduksi 1 ton mete untuk dijual mentah dan olahan dengan merek Bunly. Selain dipasarkan di Sulsel, juga telah melakukan kegiatan ekspor.

“Produknya sangat bagus kualitasnya, termasuk pengemasannya. Ini juga sudah diekspor. Tentu pemerintah mendukung kegiatan usaha dari pelaku industri kecil menengah kita,” kata Bahtiar.

Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri RI ini kemudian membeli produk tersebut. Ia menyampaikan ke pemilik usaha akan memberikan dan memperkenalkan produknya ke Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

“Pak Tito itu suka produk kacang mete, kita perkenalkan yang dari Sulsel,” imbuhnya.

Berita Terkait

Sekda Jufri Rahman: JMSI Berperan Besar Mendorong Ekonomi dan Literasi Digital

Gubernur Sulsel Resmikan Penerbangan Perdana Makassar–Bone Bersama Fly Jaya Airlines

Gubernur Sulsel dan Pangdam Takziah ke Rumah Duka Ojol Korban Pengeroyokan Demo di Makassar

Sinergi Pemprov Sulsel, Kejati, dan BPN Percepat Pembebasan Lahan Tahap IV Bendungan Jenelata

Ia pun berdiskusi dengan dengan pemilik usaha terkait potensi, kendala dan juga masukan ke Pemprov Sulsel. Termasuk untuk mengakomodasi dan memfasilitasi  bantuan KUR untuk scale up atau peningkatan produksi.

Pemilik usaha, Lly Nuryah menjelaskan produknya lebih banyak penjualan dengan ukuran kemasan dan banyak diminati dengan berbagai varian rasa. Bukan hanya enak dan gurih, juga sehat. Kacang mete tidak mengandung kolesterol. Pengolahan di tempatnya dilakukan dengan cara khusus.

Proses setelah penyortiran bahan baku, dicuci bersih dulu dengan air mengalir, kemudian direndam dengan air mendidih yang dicampur garam kurang lebih 10-15 menit. Fungsinya untuk mengeluarkan getah yang melekat pada biji mete.

“Kami tidak pakai pengawet. Metenya direndam di air mendidih sampai keluar getahnya. Insya Allah aman, jadi tantangan juga buat kami untuk menjelaskan, karena sudah ada mindset bahwa makan kaca mete menyebabkan peningkatan kolesterol,” sebut Lly Nuryah.

“Alhamdulillah, Pak Pj Gubernur mensupport kami, walau kami masih dalam jumlah kecil produksinya, paling tidak kita sudah memulai. Pasarnya ini bagus,” imbuhnya.

Permintaan cukup besar. Bahkan ia direkomendasikan dari Kementerian Perdagangan dan Bank Indonesia untuk business matching dengan buyer luar negeri yang tertarik dengan produknya.

“Pertama karena pengemasan produknya sudah standar ekspor. Meskipun kecil, kami sudah berani melakukan. Kami juga difasilitasi dinas-dinas di Sulsel untuk perizinan yang ada. Kami berterima kasih, dengan itu usaha kami bisa melangkah leluasa karena perizinan yang sudah berstandar,” ujarnya.

Dengan peluang pasar sudah ada, ia mengaku terkendala rumah produksi dan peralatannya untuk scale-up atau memperluas dan meningkatkan kapasitas produksi.

“Standar saya sudah dipenuhi, memang infrastruktur dan alat harus selaras. Saya butuh infrastruktur untuk mini pabrik setidaknya. Kebetulan lahan sudah ada, saya butuh alat produksi mesin yang tidak pakai manual untuk meningkatkan kecepatan atas permintaan yang ada,” bebernya.

Ia juga menyampaikan kendala, terutama hasil produk yang ingin diekspor. Selaku calon eksportir dengan jumlah tidak besar, biaya kontainer mahal untuk direct langsung dari Makassar ke negara tujuan yang ada. Sehingga, perlu regulasi yang mendukung.

Demikian juga lahan-lahan mete untuk diremajakan. Selama ini didominasi sawit, kakao, sementara kacang mete berkurang, termasuk untuk pembibitannya.

“Itu kendala kami sebagai pelaku usaha kacang mete, permintaan sebenarnya banyak. Hanya saja kami takut mengiyakan. Karena kapasitas yang dihasilkan petani itu tidak mencukupi,” ungkapnya.

Masalah lainnya, pengusaha besar langsung mengambil mete ke petani, sedangkan pelaku IKM secara modal tidak besar, tidak mendapatkan bahan baku yang cukup, yang pada akhirnya mendapatkan dengan harga mahal.

“Sehingga untuk kami kirim ke luar jatuhnya agak mahal, kita bersaing dengan Vietnam dan Thailand. Bahkan sebenarnya bahan bakunya dari kita Indonesia. Jadi dia impor kembali ke kita, kenanya mahal. Jadi saya saya berharap untuk bisa diremajakan kembali kebun mete, sehingga harga kami tidak terlalu tinggi jadi bisa bersaing,” pungkasnya. (adv)

Terkait: Pemprov SulselPj Gubernur Sulsel

TerkaitBerita

Andi Sudirman Melayat Prof Paturungi Parawansa, Mertua Gubernur Jatim Khofifah

Andi Sudirman Melayat Prof Paturungi Parawansa, Mertua Gubernur Jatim Khofifah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 September 2025

...

Sinergi Pemprov Sulsel, Kejati, dan BPN Percepat Pembebasan Lahan Tahap IV Bendungan Jenelata

Sinergi Pemprov Sulsel, Kejati, dan BPN Percepat Pembebasan Lahan Tahap IV Bendungan Jenelata

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
2 Juli 2025

...

Iduladha 1446 H, Pemprov Sulsel Salurkan 26 Ekor Sapi Kurban Bagi Warga Kurang Mampu

Iduladha 1446 H, Pemprov Sulsel Salurkan 26 Ekor Sapi Kurban Bagi Warga Kurang Mampu

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
4 Juni 2025

...

Gubernur Sulsel Lepas 58 Personel Satgas Sawerigading Amankan PSU Pilkada Palopo

Gubernur Sulsel Lepas 58 Personel Satgas Sawerigading Amankan PSU Pilkada Palopo

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
22 Mei 2025

...

BeritaTerkini

Donut Boat di Pantai Ammani Terbalik, 5 Penumpang Terhempas ke Pasir

Donut Boat di Pantai Ammani Terbalik, 5 Penumpang Terhempas ke Pasir

Editor: Muhammad Tohir
4 April 2026

Festival Nene Mallomo III Dibuka, Bupati Sidrap: Ini Membentuk Mental Juara

Festival Nene Mallomo III Dibuka, Bupati Sidrap: Ini Membentuk Mental Juara

Editor: Muhammad Tohir
4 April 2026

Perkuat Pertahanan Kampus, BAKTI Komdigi Bekali Civitas UIN Alauddin Strategi Keamanan Siber

Perkuat Pertahanan Kampus, BAKTI Komdigi Bekali Civitas UIN Alauddin Strategi Keamanan Siber

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
4 April 2026

Pastikan Fisik Prima, Personel Brimob Parepare Genjot Tes Kesamaptaan

Pastikan Fisik Prima, Personel Brimob Parepare Genjot Tes Kesamaptaan

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
2 April 2026

Cegah Kamacetan, Polisi Jaga SPBU Sawitto Pinrang

Cegah Kamacetan, Polisi Jaga SPBU Sawitto Pinrang

Editor: Muhammad Tohir
2 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan