• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 7 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Polda Sulsel Warning Nelayan Pengguna Bom Ikan

Ibrah La Iman Editor: Ibrah La Iman
11 Februari 2017
di Sulselbar

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM — Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan meminta kepada semua nelayan di provinsi ini agar tidak menggunakan bom saat menangkap ikan.

“Nelayan Pangkep yang menjadi korban bom Pangkep itu adalah contoh kesekian kalinya karena sudah banyak nelayan lainnya yang jadi korban oleh ulahnya sendiri,” jelas Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan korban bom ikan Muh Nasir (40) warga Pulau Karanrang, Desa Mattiro Bulu, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Pangkep tewas setelah terkena bom ikan rakitan sendiri.

Menurut Dicky, bom ikan yang bahan dasarnya adalah amonium nitrat dan dimasukkan dalam botol juga memiliki daya ledak tinggi dan sangat berbahaya bagi manusia dan koral.

Berita Terkait

Nelayan di Pinrang Ditemukan Tewas Tenggelam, Tim SAR Ungkap Kondisi Saat Ditemukan

2024 Kasus Terkait Narkoba Meningkat Signifikan di Polda Sulteng

Produksi Upal di Perpustakaan UIN Alauddin Gunakan Mesin Asal Cina Seharga Ratusan Juta

Kantor Wali Kota Parepare Digeledah, Akbar Ali Dukung Penuh Kewenangan Kepolisian

“Bahayanya itu sangat tinggi. Kalau kena sendiri, bisa mati mengenaskan dan jika diledakkan di laut, pasti merusak koral dan biota laut lainnya,” katanya.

Ia menyebutkan, ke depannya pihaknya akan melakukan penyuluhan kepada masyarakat tentang bahaya penggunaan bom ikan. Seperti yang terjadi tahun-tahun sebelumnya, banyak korban yang berjatuhan akibat bahan peledak itu.

“Kami akan memperbanyak penyuluhan tentang bahaya bom. Tidak lagi bom ikan karena sudah banyak korban yang jatuh, belum lagi dapat merusak terumbu karang,” terangnya.

Dicky mengakui pengawasan terhadap jual beli bahan kimia maupun peledak seperti amonium nitrate masih kurang karena umumnya amonium nitrater banyak dipasok dari Malaysia.

“Sulit sekali kita kontrol bahan kimia dari luar, makanya diperlukan kerja sama dari instansi terkait. Tentunya ini menjadi PR untuk instansi terkait bukan hanya kepolisian saja,” kata dia.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga akan mengintensifkan patroli laut, apalagi Sulsel ini merupakan salah satu provinsi dengan hampir sepertiga wilayahnya adalah lautan, demikian Antara. (*)

Terkait: NelayanPolda

TerkaitBerita

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

...

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

...

Berita Terkini

Wali Kota Parepare Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni BAZNAS di Bacukiki

Wali Kota Parepare Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni BAZNAS di Bacukiki

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

HIMPOSIP UMS Rappang Bakal Gelar Seminar, Hadirkan Sherly Annavita

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

ASN Pemkab Sidrap Terima Gaji ke-13, Total Anggaran Rp28 Miliar

ASN Pemkab Sidrap Terima Gaji ke-13, Total Anggaran Rp28 Miliar

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Tasming Hamid Pimpin Pengerukan Saluran Pembuangan Air Utama di Labukkang

Tasming Hamid Pimpin Pengerukan Saluran Pembuangan Air Utama di Labukkang

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Wawali Parepare Paparkan Success Story Pengelolaan Sampah di Raker APEKSI Komwil VI Kendari

Wawali Parepare Paparkan Success Story Pengelolaan Sampah di Raker APEKSI Komwil VI Kendari

Editor: Muhammad Tohir
5 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan