• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 27 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Progres Pengerjaan Jalan Antang Lambat, Warga Bentang Spanduk Evaluasi Kontraktor

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 November 2022
di Sulselbar

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Warga keluhkan metode pengerjaan jalan Antang, lantaran pengerjaan yang sudah tiga bulan namun tidak progres yang ditunjukkan hanya selesai beberapa persen saja.

Keluhan itu datang dari salah seorang warga setempat, Rahim mengungkapkan, bahwa masyarakat setempat sudah jenuh menunggu pengerjaan jalan tak kunjung menunjukkan yang baik.

Aksi protes pun dilakukan dengan membentangkan spanduk bertuliskan “Tolong Pengawas PU Evaluasi Kinerja Kontraktor”. Spanduk tersebut dipasang pada batas pengerjaan proyek jalanan.

Hal tersebut harap Rahim agar pengerjaan proyek pemprov tersebut berjalan secepatnya.

“Makanya masyarakat ini kita demo (pasang spanduk). Supaya cepat selesai pekerjaan. Karena ini sudah terlambat,” ujar Rahim saat dikonfirmasi via WhatsApp pada Kamis (24/11/2022).

Berita Terkait

Hati-hati Saat Lewat di Jalan di Pinrang Ini, Perlu Nyali dan Persiapan Matang

Selain itu kata dia, pengerjaan jalan yang lambat berdampak pada warga setempat yang bekerja sebagai penjual di toko dan pasar.

Beberapa warga dan dirinya sangat menyayangkan proses pengerjaan jalan tersebut cenderung sangat lambat. Sehingga rata-rata warga yang berprofesi sebagai penjual di toko dan di pasar merugi karena sunyi pembeli.

“Makanya masyarakat di sini sudah jenuh. Rata-rata masyarakat di sini itu jualan di toko-toko sama pasar. Kalau ini diperlambat-diperlambat terus di mana kami mau ambil pembeli beras?,” Jelas Rahim saat dikonfirmasi via WhatsApp pada Kamis (24/11/2022).

Jalan alternative pun yang disediakan menimbulkan kemacetan karena kondisi jalan sangat sempit sehingga orang harus berdesak-desakan.

Ia berharap proyek jalan tersebut segera di selesaikan, bahkan dia menganjurkan pengerjaan jalan tersebut dikerjakan siang dan malam.

“Harapannya ini supaya dipercepat. Kalau perlu kami minta siang malam dikerja, supaya cepat selesai,” ujarnya.

Tidak hanya itu ia juga meminta agar Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) yang bertanggung terhadap proyek tersebut melakukan evaluasi terhadap proyek tersebut.

“Jadi kita minta turun dari Dinas PU supaya dia mengevaluasi sudah berapa persen ini pekerjaan. Tuntutannya warga supaya ini cepat selesai,” tutupnya.

 

Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Pejabat Pelaksanaan Teknik (PPTK) untuk Jalan Antang, Surya Kencana mengklaim bahwa progres proyek tersebut telah mencapai lebih dari 60 persen.

“Di atas 60 persen mi disana itu, itu demo karena jalannya kan di tutup kalau beton kan tidak bisaki dilintasi kendaraan baik di sampingnya maka kita tutup total dulu untuk sementara waktu,” jelas Surya.

Terkait proyek jalan yang menganggu aktivitas masyarakat kata Surya, itu pasti terjadi, sebab proyek jalan tersebut adalah pengerjaan beton.

Ia menjelaskan pengerjaan beton akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk bisa dilalui warga sebab beton harus ditunggu selama 28 hari untuk bisa dilalui. Sementara lanjut dia, jika pengerjaannya adalah aspal bisa langsung dilalui.

“Pastilah terganggu (aktivitas masyarakat) kalau ada pengerjaan beton jalan, kan ada penutupan jalan, kalau aspal kan tidak, di aspal langsung dilalui, kalau rigit kan tidak, kalau roda dua iya (bisa dilalui),” ungkapnya.

Selain itu ia menyebutkan ada beberapa kendala yang terjadi di lapangan sehingga penyelesaian cenderung lambat.

Lebih lanjut ia menyebutkan, selain cuaca, kendala utama dalam proyek tersebut adalah masyarakat setempat.

Meski telah dilakukan sosialisasi sebelum proyek berlangsung, akan tetapi beberapa warga ada yang tidak setuju khususnya pedagang di pasar.

“Banyak kendala di lapangan, mana cuaca, mana sosial, apa semua, mayarakat juga salah-satu kendala juga bagi kita, padahal kan sebelum kerja ada sosialisasi, kita sudah sosialisasi dan setuju semua tapi memang ada beberapa yang tidak setuju khususnya pedagang di pasar,” terangnya.

Terlepas dari itu, pihaknya berjanji akan menyelesaikan proyek tersebut pada bulan Desember mendatang.

“Sampai Desember, kita usahakan, mudah mudahan selesai kita usahakan selesai (sesuai target dari DispUTR Sulsel),” tutupnya. (*)

 

Reporter: Sucipto Al-Muhaimin

Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Terkait: Akses Jalan Rusak

TerkaitBerita

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Kolaborasi Apik UMMA, Unhas, dan PLUT Maros: Sulap Limbah Jadi Pakan Berkualitas, Berbagi Formula Kelola “Cuan” di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

...

Terpilih Ketua di Sulsel, Asnun Siap Perkuat IKADAH

Terpilih Ketua di Sulsel, Asnun Siap Perkuat IKADAH

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

...

Berita Terkini

Semarak, Wali Kota Parepare Lepas Takbir Keliling Idul Adha 2026

Semarak, Wali Kota Parepare Lepas Takbir Keliling Idul Adha 2026

Editor: Muhammad Tohir
27 Mei 2026

Sosialisasi APOA dan Optimalkan Pengawasan WNA, Imigrasi Parepare Sasar Hotel dan Penginapan di Sidrap

Sosialisasi APOA dan Optimalkan Pengawasan WNA, Imigrasi Parepare Sasar Hotel dan Penginapan di Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
27 Mei 2026

Pemkot Parepare dan BPJS Ketenagakerjaan Kerjasama, 1.500 Pekerja Rentan Dapat Perlindungan Sosial

Pemkot Parepare dan BPJS Ketenagakerjaan Kerjasama, 1.500 Pekerja Rentan Dapat Perlindungan Sosial

Editor: Muhammad Tohir
26 Mei 2026

Santri Ponpes Tassbeh Baitul Qur’an Raih Medali Perunggu Nasional di ISO 7.0

Santri Ponpes Tassbeh Baitul Qur’an Raih Medali Perunggu Nasional di ISO 7.0

Editor: Muhammad Tohir
26 Mei 2026

Momentum Dzulhijjah-Dari Puasa Arafah hingga Haji: Jalan Spiritual Merawat Mental

Momentum Dzulhijjah-Dari Puasa Arafah hingga Haji: Jalan Spiritual Merawat Mental

Editor: Muhammad Tohir
26 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan