PAREPARE, PIJARNEWS.COM – Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Parepare, Shaiful Horry, memprediksi puncak arus balik di Pelabuhan Nusantara Kota Parepare akan terjadi pada Sabtu (28/3/2026). Berdasarkan data dispensasi penumpang, jumlah pemudik yang bertolak dari Parepare diperkirakan mencapai angka 6.000 hingga 7.000 orang dalam sehari.
“Arus balik tertinggi kami prediksi terjadi pada hari Sabtu nanti. Kalau dilihat dari dispensasi penumpang, angkanya bisa mencapai 6.000 ke 7.000 orang,” ujar Shaiful saat meninjau kondisi pelabuhan bersama Wakil Wali Kota Parepare, Hermanto, dan unsur Forkopimda, Rabu, (25/3/2026).
Shaiful menjelaskan bahwa pada hari ini, intensitas penumpang sudah mulai menunjukkan peningkatan yang signifikan, terutama untuk rute tujuan Balikpapan. Sebanyak empat armada kapal dikerahkan hari ini dengan total kapasitas angkut sekitar 5.000 penumpang.
Namun, kepadatan diperkirakan akan jauh lebih besar pada hari Sabtu mendatang seiring dengan beroperasinya lima kapal sekaligus. Salah satunya adalah kapal milik PT Pelni, KM Bukit Siguntang.
“Hari Sabtu nanti ada lima kapal. Yang tertinggi itu kapasitasnya hampir 3.000 penumpang, yakni KM Bukit Siguntang,” tambah Shaiful.
Menanggapi keluhan terkait banyaknya penumpang yang memenuhi lorong-lorong dan dek kapal, Shaiful menegaskan bahwa hal tersebut merupakan bagian dari pengaturan internal pihak kapal selama proses embarkasi. Ia memastikan kondisi tersebut akan ditertibkan sebelum kapal bertolak.
Shaiful menekankan bahwa otoritas pelabuhan tidak akan memberikan toleransi terhadap pelanggaran prosedur keselamatan, terutama mengenai kelebihan muatan (over capacity).
“Aspek keselamatan itu hal yang tidak bisa ditoleransi. Pemberangkatan kapal tidak akan lebih dari kapasitas yang ditentukan. Setiap orang diukur berdasarkan meter persegi yang tersedia di atas kapal,” tegasnya.
Hingga saat ini, KSOP Parepare mencatat belum ada temuan kapal yang berlayar melebihi kapasitas yang diizinkan. Pihaknya bersama jajaran Forkopimda terus melakukan pemantauan ketat di area dermaga guna memastikan kelancaran arus balik tahun ini. (*)
Reporter: Faizal Lupphy












