• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 10 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Internasional

Ratusan Aplikasi Asal China Ditolak di India

Editor: Tohir Muhammad
3 September 2020
di Internasional
Ratusan Aplikasi Asal China Ditolak di India

INTERNATIONAL, PIJARNEWS.COM–Kementerian Teknologi India mengatakan, 118 aplikasi asal China dinilai merupakan ancaman bagi kedaulatan dan keamanan India, demikian dikutip dari Reuters, yang dilansir dari detik.com, Kamis (3/9/2020).

118 aplikasi asal China yang dilarang itu termasuk game populer milik Tencent Holdings, PUBG. Pelarangan tersebut meningkatkan tekanan pemerintah India pada perusahaan teknologi asal China.

Daftar 118 aplikasi yang dilarang ini juga mencakup aplikasi dari Baidu dan ShareSave Xiaomi.

“Aplikasi ini mengumpulkan dan membagikan data secara diam-diam dan membahayakan data pribadi dan informasi pengguna yang dapat menimbulkan ancaman serius bagi keamanan negara,” demikian pernyataan Kementerian Teknologi India.

BeritaTerkait

Setelah Juarai Jinan Open, Janice Tjen Tembus 80 Dunia, Ranking WTA Tertinggi dalam Kariernya

21 Oktober 2025
AUD 35 Juta Dukungan Australia, Muhammadiyah Australia College Jadi Aset Bangsa di Negeri Kanguru

AUD 35 Juta Dukungan Australia, Muhammadiyah Australia College Jadi Aset Bangsa di Negeri Kanguru

23 Agustus 2025
Sydney akan Jadi Lokasi Muhammadiyah Australia College Kedua

Sydney akan Jadi Lokasi Muhammadiyah Australia College Kedua

4 Mei 2025
korea utara

Piala Asia U-17: Korea Utara Akan Hadapi Indonesia di Perempat Final

12 April 2025

Tencent sejauh ini belum memberikan respons terkait pelarangan itu, Yang jelas, larangan tersebut tentu menjadi pukulan berat bagi Tencent. Di India, PUBG sangat populer, dengan menempati peringkat pertama di dunia untuk angka unduhan PUBG. Data perusahaan analitik aplikasi SensorTower mencatat, ada sekira 175 juta install PUBG dari India, atau 24% dari total keseluruhan.

Pelarangan aplikasi tersebut dimulai pada Juni lalu. Saat itu India melarang 59 aplikasi China, termasuk di antaranya aplikasi berbagi video populer milik ByteDance TikTok, WeChat milik Tencent dan UC Browser punya Alibaba.

Langkah itu, oleh Menteri Teknologi India disebut sebagai “serangan digital”, sebagai respons terkait peristiwa bentrokan yang terjadi di antara pasukan China dan India di perbatasan Himalaya Juni lalu. Sebanyak 20 tentara India tewas dalam bentrokan tersebut. Sejak itu, ketegangan kian memanas di antara pemerintahan New Delhi dan Beijing.

Terkait: AplikasichinaIndiaPelarangan AplikasiPUPG

BeritaTerkait

Rapat TIMPORA Kabupaten Wajo, Kanim Parepare Tekankan Laporan Lewat APOA

Editor: Tohir Muhammad
11 Juli 2025

...

Pemkot Parepare Gandeng ITH Kembangkan Aplikasi “Parepare Dalam Genggaman

Editor: Tohir Muhammad
22 Mei 2025

...

Pakai Sippare Jika Ingin Lapor Kasus Korupsi di Kejari Parepare

Editor: Tohir Muhammad
9 Desember 2024

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi