• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 3 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ajatappareng

Rumah Warga Kurang Mampu di Parepare Rata Dilahap Si Jago Merah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
28 Agustus 2019
di Ajatappareng
0
Rumah Warga Kurang Mampu di Parepare Rata Dilahap Si Jago Merah
0
BAGI
4
PEMBACA

BeritaTerkait

Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

19 Juni 2026
Bupati Pinrang Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Dukung Pendataan

Bupati Pinrang Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Dukung Pendataan

17 Juni 2026
Sherly Annavita di UMS Rappang: Kesempatan Akan Datang kepada Perempuan yang Siap

Sherly Annavita di UMS Rappang: Kesempatan Akan Datang kepada Perempuan yang Siap

17 Juni 2026
Irwan Hamid Teken PKS dengan Kejari Pinrang, Pastikan Kebijakan Sesuai Koridor Hukum

Irwan Hamid Teken PKS dengan Kejari Pinrang, Pastikan Kebijakan Sesuai Koridor Hukum

3 Juni 2026

Heri, anak kelima dari Ina yang tangan kiri hingga leher bagian belakangnya terbakar api

PAREPARE, PIJARNEWS.COM –– Kejadiannya empat hari  lalu, tepatnya pada Sabtu, 24 Agustus 2019 sekira pukul 03.15 dini hari di Jalan Kelapa Gading, depan Yayasan Pondok Pesantren Hafidziyah. Ina bersama lima anak dan lima cucunya sedang tertidur pulas kala itu.

Bau asap tebal dari rumahnya yang terbakar dan hawa panas si Jago Merah, sontak membuatnya terbangun dan bergegas membangunkan anak-anak dan cucunya untuk segera menyelamatkan diri.

Dari penuturan Ina, penyebab kebakaran yang membuat rumahnya rata dengan tanah itu, tidak ia ketahui. Dugaan obat nyamuk yang dijadikan kambing hitam pun, juga tak bisa ia pastikan. Sebab saat ia terbangun, api sementara melahap atap rumah bagian sudut kanan hingga dinding bagian atas.

Ia bersama anak-anaknya sempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, namun usaha tersebut tidak menghambat api melahap habis rumah panggung yang terbuat dari kayu itu, hingga rata dengan tanah.

“Tidak banyak yang bisa kami selamatkan Nak. Pakaian, perlengkapan rumah, surat penting semua habis terbakar. Yang saya syukuri karena baik-baik jiki semua (tidak ada korban jiwa, red),” tuturnya.

Menurut Ina, jika obat nyamuk penyebabnya, harusnya api dari bawah naik ke atas, tetapi dia melihat pertama waktu bangun, api  sudah besar dari atas. “Kita juga tidak bisa bilang korsleting listrik, karena kita juga tidak lihat, Nak,” katanya kepada Pijarnews, Rabu, 28 Agustus 2019.

Saat kejadian, tak banyak yang bisa ia perbuat atau bahkan berpikiran untuk menyelamatkan harta benda. Harta yang tersisa kini, selain pakaian yang melekat dibadannya, masih untung sepeda motor matic yang biasa ia gunakan membeli bahan untuk berjualan gorengan sebagai tumpuan ekonomi keluarga, masih sempat terselamatkan.

” Untung nak, itu Agung ( sambil menunjuk anak laki-laki pertamanya) sempat dorong cepat motor dari bawah rumah. Seandainya tidak, habis semua, Nak. Bahkan itu Heri (anak laki-laki bungsu) karena lambat keluar dari rumah, tangan kirinya hingga leher bagian belakang terbakar api,” urainya.

Pemadam kebakaran yang selalu menjadi penyelamat saat terjadi kebakaranpun, tak bisa berbuat banyak. Dari penuturan  Ina, sudah hampir 80 persen rumahnya habis terbakar baru pemadam tiba.

“Tidak bisa juga kita salahkan pemadam, Nak. Wajar kalau terlambat, karena kita saja yang di dalam rumah hampir terbakar.Yang jelas mereka datang,”‘ kata  Ina.

Untungnya, masih ada beberapa orang dermawan dan komunitas yang menyambangi Ina dan keluarga. Sembari memberikan dukungan moril juga memberikan bantuan berupa bahan pokok.

Untuk sementara, pemilik perumahan di sekitar rumahnya berbaik hati mengizinkan untuk menempati salah satu rumah sembari  Ina dan anak-anaknya membersihkan s puing rumahnya.

Ia juga berharap ada perhatian dari pemerintah Kota Parepare untuk membantu meringankan beban yang sedang ia alami. (*)

Reporter: Mulyadi Ma’ruf
Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Terkait: Kebakaran Parepare
Dian Muhtadiah Hamna

Dian Muhtadiah Hamna

BeritaTerkait

Korban Kebakaran Butuh Pakaian dan Sembako, Golkar Serahkan Bantuan

Korban Kebakaran Butuh Pakaian dan Sembako, Golkar Serahkan Bantuan

Editor: Tim Redaksi
31 Agustus 2020
0

...

Damkar Kerahkan Seluruh Armada Jinakkan Api

Dugaan Penyebab Kebakaran di Kota Parepare

Editor: Tim Redaksi
30 Agustus 2020
0

...

Video : Sejak Kemarau, 110 Lahan dan 6 Rumah Ludes Terbakar di Parepare

Video : Sejak Kemarau, 110 Lahan dan 6 Rumah Ludes Terbakar di Parepare

Editor: Tim Redaksi
13 Agustus 2019
0

...

Selanjutnya
Rombongan Studi Banding Jeneponto Gali Ilmu Tiga Hari di Pemkab Sidrap

Rombongan Studi Banding Jeneponto Gali Ilmu Tiga Hari di Pemkab Sidrap

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi