• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 29 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Sebelum Dinyatakan Sembuh, Begini Penanganan Pasien Covid-19 di RSUD Andi Makkasau

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
3 April 2020
di Sulselbar
Sebelum Dinyatakan Sembuh, Begini Penanganan Pasien Covid-19 di RSUD Andi Makkasau

Tim Covid-19 RSUD Andi Makkasau Parepare melepas salah seorang pasien yang telah dinyatakan sembuh dan bersiap pulang ke rumahnya di Pinrang.

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare, Sulawesi Selatan diketahui telah merawat enam pasien corona atau covid-19. Dua berstatus positif corona dan empat berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Kini, keenam pasien tersebut telah dinyatakan negatif corona dan semuanya telah sembuh.

Namun, masih jarang diketahui publik seperti apa penanganan yang dialami pasien selama masa perawatan. Sebenarnya, bagaimana perawatan yang diberikan kepada pasien positif dan PDP virus corona di ruang isolasi Bugenvil, RSUD Andi Makkasau Parepare?

Humas RSUD Andi Makkasau Parepare, Hj Farida mengatakan, semua pasien yang telah dinyatakan sembuh itu setiap hari selalu dilakukan pengawasan dan pengecekan tanda-tanda vital pasien. Seperti mengecek denyut nadi, suhu badan, pernapasan dan tekanan darah.

“Kemudian, kita tanyakan apa-apa yang dikeluhkan pasien. Kita perhatikan makanannya dihabiskan dan obat-obatannya kita pastikan diminum. Cairan infusnya juga kita harus awasi dan yang utama adalah Personal Hygiene atau kebersihan pasien,” jelas Farida kepada Pijarnews.com, Jumat (3/4/2020).

Farida menambahkan, setiap harinya diberikan perhatian besar terhadap asupan gizi atau nutrisi dalam meningkatkan daya tahan tubuh (imun) pasien. Seperti, pemberian vitamin, makanan bergizi seimbang dan susu. Bahkan, tidur pasien juga dikontrol untuk memastikan istirahat pasien cukup. Tindakan itu, diberlakukan pada semua pasien. Baik yang telah dinyatakan positif dan yang masih berstatus PDP. “Perlakuannya sama. Tidak ada yang dibedakan,” ujarnya.

Berita Terkait

Sosialisasi Nilai-Nilai Kebangsaan, Legislator PDIP Sulsel Ajak Warga Gotong Royong Lawan Covid

Satu Kasus Omicron Terdeteksi di Takalar, Plt Gubernur Imbau Warga Kurangi Mobilitas dan Perhatikan Prokes

Genjot Vaksinasi, Polres Parepare Sasar Kategori Pelajar dan Lansia

Vaksinasi Covid-19 di Parepare Kini Mencapai 66,64 Persen

Pengambilan Swab Tenggorokan pada Pasien Positif Terjangkit Corona

Seperti diketahui, jika 2 pasien positif asal Kabupaten Pinrang dan Sidrap telah dinyatakan negatif dan sembuh. Namun, berapa lama jangka waktu sampai swab tenggorokan pasien positif Corona diambil kembali untuk diketahui hasilnya?

Farida menjabarkan, pengambilan sampel swab tenggorokan sangat bergantung pada kondisi pasien. Apabila kondisinya makin menurun setelah dinyatakan positif, maka perawatan intensif pasti diberikan. Namun, jika kondisi pasien sudah membaik pasca dinyatakan positif, barulah dilakukan kembali pengambilan swab tenggorokan dan dikirim ke Litbangkes untuk diketahui hasilnya.

“Kita awasi dulu perkembangan penyakitnya. Kalau keadaan membaik dan tidak ada lagi keluhan, maka dilakukan pemeriksaan swab. Kalau hasilnya sudah negatif, kita lakukan pengambilan sekali lagi sampai dua kali dinyatakan negatif,” terangnya.

Meski sudah dinyatakan negatif, ternyata pasien tidak bisa langsung dibolehkan pulang. Izin pemulangan baru bisa mereka dapatkan, jika semua keluhan awal pada pasien sudah tidak ada lagi.

“Misal sudah tidak demam, fisiknya sudah bisa jalan-jalan tapi masih batuk, tetap kami tidak izinkan pulang. Semua harus normal dulu. Intinya kalau masih ada keluhan, tidak boleh pulang walaupun hasilnya sudah negatif,” tegasnya.

Untuk diketahui, pekan lalu dua pasien asal Polman dan Pinrang yang telah dirawat di ruang isolasi RSUD Andi Makkasau lebih dulu dipulangkan setelah dinyatakan sembuh. Kini, dua pasien asal Pinrang dan Sidrap yang sebelumnya berstatus positif, juga sudah dipulangkan. Dua pasien lagi, merupakan pasien asal Kota Makassar dan Kabupaten Luwu Timur juga sudah dinyatakan negatif dan sembuh. (*)

Reporter : Mulyadi Ma’ruf

Editor : Alfiansyah Anwar

Terkait: CoronaPasien Covid Sembuh

TerkaitBerita

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Maret 2026

...

Lurah dan Ketua PKK Antang Pantau Pasar Murah Pemkot

Editor: Muhammad Tohir
15 Maret 2026

...

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

...

Penataan Wilayah dan Penanggulangan Banjir Manggala Jadi Prioritas Pemkot Makassar

Penataan Wilayah dan Penanggulangan Banjir Manggala Jadi Prioritas Pemkot Makassar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

...

BeritaTerkini

Sidrap Open Pickleball 2026 Digelar Mei, Bupati Ajak Atlet ke Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
28 Maret 2026

Momen PSBM 2026, Bupati Ungkap Rahasia Pertumbuhan Ekonomi Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
27 Maret 2026

Wabup Sidrap dan Wabup Bone Ziarah Makam Raja Bone ke-10 di Tellu Limpoe

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

86 Peserta Bersaing Masuk Paskibraka Sidrap 2026

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan