• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 9 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Feature

Seimbang dan Berimbang

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
10 Januari 2022
di Feature
Seimbang dan Berimbang

MALINO, PIJARNEWS.COM — Ini merupakan pengalaman pertama saya menunggangi kuda di Hutan Pinus Malino, Kabupaten Gowa, Sulsel, Jumat (7/1/2022).

Walau sudah 3 kali mengunjungi tempat ini, namun baru kali ini memberanikan diri menunggangi kuda. Apalagi saat itu, pengunjung Hutan Pinus masih sepi.

Saat menyampaikan kepada sejumlah anggota rombongan bahwa saya hendak menunggangi kuda, seorang teman meminta saya  mengurungkan niat tersebut. Alasannya, tubuh saya tambun sehingga bisa membebani  kuda.hehe..

Setelah konsultasi dengan seorang pria yang  menyewakan kuda dan menyebutkan angka berat badan, ternyata saya masih lolos seleksi.hehe..katanya, berat badan saya masih ideal untuk menunggangi kuda tersebut.

Berita Terkait

PBI BPJS Tukang Es Dicabut, Dimana Keberpihakan Negara?

Pesan Warek III IAIN Parepare ke Pengurus DEMA Baru: Jangan Cuma Seremoni, Fokus Kualitas!

Satu-satunya Ahli Fikih Munakahat, Prof Rahmawati Ukir Sejarah Jadi Guru Besar IAIN Parepare

Kisah Inspiratif Prof Darma: 28 Tahun Mengabdi, Empat Malam “Mati Lampu” Demi Gelar Guru Besar

Syaratnya, saat menunggangi kuda, harus menjaga ke-SEIMBANG-an tubuh. Utamanya saat kudanya berjalan. Memang tak mudah membuat keseimbangan. Apalagi baru pertama kali naik kuda.

Refresing di Hutan Pinus, Kota Bunga, Malino usai menuntaskan tugas saya sebagai nara sumber dan sharing session pada kegiatan Capacity Building. Judul materinya Tips Jitu Mengelola Media Digital. Salah satu bagian materinya, menjaga ke-BERIMBANG-an dalam menulis berita dan membuat konten video liputan. Pesertanya puluhan pengelola website www.iainpare.ac.id. Kegiatan itu digelar di ruang pertemuan Rumah Tengah Sawah Malino.

Lokasinya bersebelahan dengan 2 kolam renang air dingin dan 1 kolam air hangat.  Di depannya terhampar sawah bersusun-susun. Juga kawasan pegunungan. Areal sawah saat ini masih proses pembajakan dan penggarapan memakai traktor tangan. Sebentar lagi akan dilakukan penanaman padi. Kabarnya sebagian areal sawah tersebut adalah milik owner rumah tengah sawah.

Info dari salah seorang pekerja di Rumah Tengah Sawah, baru 1 tahun lokasi tersebut dibuka untuk umum. Tak heran, jika panitia Capacity Building harus melakukan reservasi 1 bulan sebelum ditempati. Pembayarannya pun, terlebih dulu harus dibayar 100 persen. Tempat ini cukup artistik, modern, dan bernuansa alamiah.

Sebelumnya, tempat tersebut hanya diperuntukkan untuk tamu yang punya Villa. Umumnya Warga Negara Asing (WNA) yang sedang liburan ke Malino sebelum melanjutkan perjalanan ke Toraja atau ke Pantai Bira, Bulukumba ataukah ke lokasi destinasi lainnya di Sulselbar.

Kebetulan yang punya Villa Rumah Tengah Sawah memiliki usaha travel. Pemilik rumah tengah sawah adalah pasangan suami-istri dan seorang anak. Perempuannya berasal dari Negeri Belanda dan Laki-lakinya berasal dari Pulau Kalimantan. Saya sempat berbincang dengan seorang perempuan yang merupakan pemilik Villa tersebut, namun enggan dipublikasi namanya. Termasuk menolak difoto dan divideokan. Ia fasih berbahasa Indonesia. Kabarnya, suaminya sedang ke Makassar saat kami berada di tempat tersebut selama sehari semalam.

Dua tahun terakhir, dunia dilanda pandemi Covid-19, sehingga kunjungan wisatawan ke Indonesia sepi bahkan masih ada larangan berkunjung. Dari pada rumah tengah sawah sepi, kata pemiliknya, makanya dibuka untuk umum. Itu pun harus selektif. Ada sekira 8 orang bekerja di tempat tersebut. Saat sarapan pagi, pemiliknya langsung melayani penghuni. Ia juga langsung menagani keluhan penghuni jika ada kendala di rumah tempat tinggalnya.


Dari Hutan Pinus, rombongan bergerak ke Kebun Teh Malino Highland. Kabut dan hujan rintik menyambut kami saat berada di lokasi tersebut. Saat itu, jam menunjuk angka 16.30 WITA.

Setelah itu, kami mengunjungi kebun bunga warna-warni. Ratusan jenis bunga ada di tempat tersebut. Semoga suatu saat bisa kembali berkunjung ke Malino dan mengunjungi destinasi wisata lainnya. Seperti Air Terjun Takapala dan Kebun Stroberi. (*)

Penulis : Alfiansyah Anwar

Terkait: IAIN ParepareKudaMalino

TerkaitBerita

KFM Motret On The Spot Momen Sakral di Desa Matajang

Editor: Muhammad Tohir
19 Oktober 2024

...

Eksotika Pulau Dutungan, Lukisan  Alam yang Memanjakan Mata

Eksotika Pulau Dutungan, Lukisan Alam yang Memanjakan Mata

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
22 Juni 2024

...

KBP Pamerkan Ragam Tanaman Bonsai dan Batu Hias dari Jepang di Soreang

Editor: Muhammad Tohir
27 Mei 2024

...

Kisah Sayudi Prastopo Bersepeda dari Indonesia ke Madinah, Pilih Umrah Usai Gagal Laksanakan Ibadah Haji

Kisah Sayudi Prastopo Bersepeda dari Indonesia ke Madinah, Pilih Umrah Usai Gagal Laksanakan Ibadah Haji

Editor: Tim Redaksi
19 Mei 2024

...

Ramadan 1447H

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Pemkot Parepare Lepas 1.000 Paket Sembako Pasar Murah Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
3 Maret 2026

BeritaTerkini

Pemkab Sidrap Dukung Pemerintah Pusat Kendalikan Inflasi Jelang Idulfitri

Editor: Muhammad Tohir
9 Maret 2026

Komisi IX DPR RI Gandeng ICMI Muda Sulsel Sosialisasi  Program MBG di Makassar

Komisi IX DPR RI Gandeng ICMI Muda Sulsel Sosialisasi Program MBG di Makassar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Tech & Social Summit 2026: Ruang Belajar Digital Skill dan Refleksi Etika Teknologi di Bulan Ramadan

Tech & Social Summit 2026: Ruang Belajar Digital Skill dan Refleksi Etika Teknologi di Bulan Ramadan

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Wali Kota Parepare Tasming Hamid Terima Andalusia Award pada Milad ke-9 SIT Andalusia

Editor: Muhammad Tohir
8 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan