• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Selasa, 14 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Advertorial Pemprov Sulsel

Sidak Pasar Jelang Nataru, Plt Gubernur Sulsel Instruksikan Tindak Tegas Pemain Harga

Editor: Tohir Muhammad
25 Desember 2021
di Pemprov Sulsel
Sidak Pasar Jelang Nataru, Plt Gubernur Sulsel Instruksikan Tindak Tegas Pemain Harga

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM — Untuk memantau harga dan ketersediaan bahan pangan di daerah jelang perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Pabaeng-Baeng, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (24/12/2021).

Bersama Gubernur hadir juga Kapolda Sulsel Irjen. Pol. Nana Sujana dan Kepala Perum Bulog Kanwil Sulselbar, Eko Pranoto dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Wilayah VI Hilman Pujana untuk meninjau harga kebutuhan pokok jelang Natal dan tahun baru.

Plt Gubernur berinteraksi dengan pedagang dan juga pembeli, ditemukan harga yang paling mengalami peningkatan tajam yakni cabe-cabean dimana sebelumnya Rp15-20 ribu perkilo, kini untuk cabe rawit Rp85 ribu/Kg, cabe keriting Rp50 ribu/Kg dan cabe besar Rp45 ribu/Kg. Demikian juga telur mengalami kenaikan.

“Ini ada kenaikan dari bulan lalu, kalau dulu saya beli Rp5 ribu masih dapat sekitar setengah liter. Sekarang beberapa biji saja. Jadi sekarang tidak beli perkilo, beli secukupnya saja karena memang perlu,” kata Ani, salah seorang pembeli.

BeritaTerkait

Andi Sudirman Melayat Prof Paturungi Parawansa, Mertua Gubernur Jatim Khofifah

Andi Sudirman Melayat Prof Paturungi Parawansa, Mertua Gubernur Jatim Khofifah

16 September 2025
Sinergi Pemprov Sulsel, Kejati, dan BPN Percepat Pembebasan Lahan Tahap IV Bendungan Jenelata

Sinergi Pemprov Sulsel, Kejati, dan BPN Percepat Pembebasan Lahan Tahap IV Bendungan Jenelata

2 Juli 2025
Iduladha 1446 H, Pemprov Sulsel Salurkan 26 Ekor Sapi Kurban Bagi Warga Kurang Mampu

Iduladha 1446 H, Pemprov Sulsel Salurkan 26 Ekor Sapi Kurban Bagi Warga Kurang Mampu

4 Juni 2025
Gubernur Sulsel Lepas 58 Personel Satgas Sawerigading Amankan PSU Pilkada Palopo

Gubernur Sulsel Lepas 58 Personel Satgas Sawerigading Amankan PSU Pilkada Palopo

22 Mei 2025

“Tidak ada kenaikan kalau beras, kalau ada yang naik beras paling tinggi hanya Rp200/Kg,” sebut Hajja Intang, salah satu pedagang beras.

Andi Sudirman menyampaikan harga cabai tinggi karena suplai cabe berkurang karena pergantian musim, demikian juga banjir terjadi di sentra produksi cabai.

“Ada yang memang tinggi itu cabe rawet. Ini karena suplai yang agak berkurang diakibatkan pergantian musim bukan karena musimnya, Kebetulan pada bulan ini juga ada peralihan. Demikian juga dengan banjir di daerah sentra,” jelasnya Andi Sudirman.

Pemerintah sendiri berperan lebih akif dalam mengendalikan harga komoditas kebutuhan pokok di pasaran, kenaikan harga yang terjadi saat ini, sangat memberatkan bagi masyarakat. Melalui operasi pasar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan harga sepadan.

“Kita sudah melakukan operasi pasar dan instruksinya pada semua wilayah-wilayah yang tinggi kita akan lakukan operasi pasar untuk beberapa hari ke depan. Termasuk cabe,” ujarnya.

“Kalau kita terus operasi pasar, insyaallah akan stabil dalam beberapa hari ke depan,” tambahnya.

Kenaikan harga yang terjadi sebutnya, karena faktor mekanisme pasar yang terjadi karena kurangnya pasokan tetapi permintaan tinggi.

“Saya yakin tidak ada permainan (harga) dan juga Pak Kapolda sudah menegaskan ke kita bahwa akan dilakukan penindakatan tegas, itu sudah instruksi menyeluruh,” tekannya.

Sedangkan, Kapolda Sulsel, Irjen Pol Nana Sujana untuk operasi pasar akan didukung oleh Polda Sulsel. “Kami dari awal bersama-bersama Pemda untuk melaksanakan operasi pasar. Ini sudah sampai ke tingkat kabupaten. Sampai saat ini untuk sembako kami belum menemukan adanya penimbunan-penimbunan,” ungkapnya.

Sementara itu, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Wilayah VI Hilman Pujana, menyampaikan KPPU fokus di saluran distribusi, juga telah dipetakan dari hulu ke hilir sampai ke pasar. “Kami minta untuk tidak bermain-main menghambat pasokan di pasar,” tegasnya.(*)

Terkait: NataruPasarPemprovSidakSulsel

BeritaTerkait

Wali Kota Parepare Pimpin Sidak Harga di Pasar Jelang Lebaran

Wali Kota Parepare Pimpin Sidak Harga di Pasar Jelang Lebaran

Editor: Tohir Muhammad
25 Mei 2026

...

Tekun dan Disiplin, Siswa SMKN 5 Jeneponto Dapat Bantuan dari Pemprov Sulsel

Tekun dan Disiplin, Siswa SMKN 5 Jeneponto Dapat Bantuan dari Pemprov Sulsel

Editor: Tohir Muhammad
18 Mei 2026

...

Lepas Empat Pelajar Sidrap ke Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi, Wabup: Tunjukkan Kemampuan Terbaik

Lepas Empat Pelajar Sidrap ke Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi, Wabup: Tunjukkan Kemampuan Terbaik

Editor: Tohir Muhammad
18 Mei 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi