• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

Soal Anggaran ADD Tahap 2 di 30 Desa Tidak Cair, Komisi I DPRD Mamuju Angkat Bicara

Editor: Tohir Muhammad
4 Januari 2021
di Sulselbar
Ketua Komisi I DPRD Mamuju, Sugianto

Ketua Komisi I DPRD Mamuju, Sugianto (Ist)

MAMUJU, PIJARNEWS.COM – Ketua Komisi I DPRD Mamuju, Sugianto, Angkat Bicara soal Polemik Belum di Kucurkannya Anggaran Dana Desa (ADD) Tahap II 30 Desa Se-Kabupaten Mamuju, oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju.

Sugianto menilai jika hal tersebut merupakan bentuk kegagalan Pemkab dalam mengatur administrasi keuangan daerah.

“Kalau ada desa yang tidak dibayar ADD nya, maka menurut saya itu adalah bentuk “kecelakaan” atau kegagalan administrasi pengaturan keuangan daerah,” ucap Sugianto, Sabtu (2/1/2021) Malam lalu.

Politisi Partai Golkar itu, mengungkapkan pasca penetapan APBD 2021, tiba waktu masa cuti bersama Nataru, sehingga di internalnya tidak ada waktu untuk membahas nasib para Kades di 30 Desa se Kabupaten Mamuju.

BeritaTerkait

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

22 Agustus 2026
11 Tahun Al-Risalah Batetangnga: Dari Langkah Kecil Menjadi Gerakan Besar, Kepercayaan Masyarakat Jadi Energi Pertumbuhan

11 Tahun Al-Risalah Batetangnga: Dari Langkah Kecil Menjadi Gerakan Besar, Kepercayaan Masyarakat Jadi Energi Pertumbuhan

20 Agustus 2026
Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari  Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

19 Agustus 2026
Tim PKM  Unhas dan Umma Ubah Limbah Ikan dan Cangkang Kepiting Menjadi Pakan Ayam

Tim PKM Unhas dan Umma Ubah Limbah Ikan dan Cangkang Kepiting Menjadi Pakan Ayam

17 Agustus 2026

“Jadi kemungkinan, nanti masuk kerja baru dibicarakan itu kembali, kalau kepala desa membutuhkan,” ungkapnya.

Dia juga menambahkan, beberapa Kades jengkel karena tekanan dari bawahannya.

“Tapi kalau kita lihat komentar-komentarnya para Kepala Desa, banyak yang marah. Kenapa dia marah, karena dia juga didesak oleh perangkatnya,” sambungnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, bahwa dipihaknya secara kelembagaan di legislatif, tetap akan mempersilahkan jika di Tahun 2021 ini Pemkab Mamuju ingin mencairkan ADD tahap II tersebut.

“Tapi jangan mengganggu anggaran yang untuk 2021. Kemudian utarakan ke publik bahwa memang ada uangnya kemarin (Tahun 2020), tapi ada yang mendesak untuk dibayarkan, maka apa boleh buat, lebih utama dibayarkan itu yang mendesak, sehingga diabaikan lah 30 kepala desa,” ungkapnya.

Sugianto juga menuturkan, anggaran untuk pembayaran ADD tahap II di 30 Desa itu, sebenarnya tersedia di Tahun 2020 kemarin, karena dana itu tidak direfocousing.

“Ada anggarannya. Jadi kalau dia (Pemkab Mamuju) mau membayarkan ya silahkan bayarkan, tapi jangan mengganggu APBD 2021. Maksudnya, jangan karena dibayarkan kemudian bilang anggarannya desa yang 2021, nanti 2022 baru dibayarkan,” pungkas Sugianto.

Sebelumnya, Kabid Keuangan Kabupaten Mamuju, Endang mengungkapkan, penyebab tidak terbayarkan ADD, di 30 desa itu karena ketidak cukupan kas.

“Jadi saya jelaskan Sekarang, tadi, dan beberapa hari sebelumnya, dari 30 desa ini kita tidak bisa bayarkan karena penyababnya yang pertama ketidak cukupan kas yang bersumber Dana Alokasi Umum (DAU), karena ADD ini bersumber dari DAU, kenapa tidak cukup, karena kesalahan penganggaran sebenarnya,” ungkap kabid keuangan Daerah.

Reporter: Nur Mubarak

Terkait: ADDDAUDPRD MamujuPemkab Mamuju

BeritaTerkait

Sidak Minimarket, Pemkab Mamuju Temukan Produk Kadaluwarsa

Sidak Minimarket, Pemkab Mamuju Temukan Produk Kadaluwarsa

Editor: Tim Redaksi
10 Mei 2021

...

Hadiri Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD Mamuju, Sekprov Sulbar Ingatkan Tugas Pemerintah

Hadiri Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD Mamuju, Sekprov Sulbar Ingatkan Tugas Pemerintah

Editor: Tohir Muhammad
18 April 2021

...

Pemkab Mamuju Tidak Hadiri Pengukuhan, KPMM Parepare Kecewa

Pemkab Mamuju Tidak Hadiri Pengukuhan, KPMM Parepare Kecewa

Editor: Tohir Muhammad
10 April 2021

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi