• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 21 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Soal Anggaran ADD Tahap 2 di 30 Desa Tidak Cair, Komisi I DPRD Mamuju Angkat Bicara

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
4 Januari 2021
di Sulselbar
Ketua Komisi I DPRD Mamuju, Sugianto

Ketua Komisi I DPRD Mamuju, Sugianto (Ist)

MAMUJU, PIJARNEWS.COM – Ketua Komisi I DPRD Mamuju, Sugianto, Angkat Bicara soal Polemik Belum di Kucurkannya Anggaran Dana Desa (ADD) Tahap II 30 Desa Se-Kabupaten Mamuju, oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju.

Sugianto menilai jika hal tersebut merupakan bentuk kegagalan Pemkab dalam mengatur administrasi keuangan daerah.

“Kalau ada desa yang tidak dibayar ADD nya, maka menurut saya itu adalah bentuk “kecelakaan” atau kegagalan administrasi pengaturan keuangan daerah,” ucap Sugianto, Sabtu (2/1/2021) Malam lalu.

Politisi Partai Golkar itu, mengungkapkan pasca penetapan APBD 2021, tiba waktu masa cuti bersama Nataru, sehingga di internalnya tidak ada waktu untuk membahas nasib para Kades di 30 Desa se Kabupaten Mamuju.

“Jadi kemungkinan, nanti masuk kerja baru dibicarakan itu kembali, kalau kepala desa membutuhkan,” ungkapnya.

Berita Terkait

Sidak Minimarket, Pemkab Mamuju Temukan Produk Kadaluwarsa

Hadiri Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD Mamuju, Sekprov Sulbar Ingatkan Tugas Pemerintah

Pemkab Mamuju Tidak Hadiri Pengukuhan, KPMM Parepare Kecewa

APDESI Mamuju Kecewa, ADD Tahap 2 di 30 Desa Tidak Kunjung Cair

Dia juga menambahkan, beberapa Kades jengkel karena tekanan dari bawahannya.

“Tapi kalau kita lihat komentar-komentarnya para Kepala Desa, banyak yang marah. Kenapa dia marah, karena dia juga didesak oleh perangkatnya,” sambungnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, bahwa dipihaknya secara kelembagaan di legislatif, tetap akan mempersilahkan jika di Tahun 2021 ini Pemkab Mamuju ingin mencairkan ADD tahap II tersebut.

“Tapi jangan mengganggu anggaran yang untuk 2021. Kemudian utarakan ke publik bahwa memang ada uangnya kemarin (Tahun 2020), tapi ada yang mendesak untuk dibayarkan, maka apa boleh buat, lebih utama dibayarkan itu yang mendesak, sehingga diabaikan lah 30 kepala desa,” ungkapnya.

Sugianto juga menuturkan, anggaran untuk pembayaran ADD tahap II di 30 Desa itu, sebenarnya tersedia di Tahun 2020 kemarin, karena dana itu tidak direfocousing.

“Ada anggarannya. Jadi kalau dia (Pemkab Mamuju) mau membayarkan ya silahkan bayarkan, tapi jangan mengganggu APBD 2021. Maksudnya, jangan karena dibayarkan kemudian bilang anggarannya desa yang 2021, nanti 2022 baru dibayarkan,” pungkas Sugianto.

Sebelumnya, Kabid Keuangan Kabupaten Mamuju, Endang mengungkapkan, penyebab tidak terbayarkan ADD, di 30 desa itu karena ketidak cukupan kas.

“Jadi saya jelaskan Sekarang, tadi, dan beberapa hari sebelumnya, dari 30 desa ini kita tidak bisa bayarkan karena penyababnya yang pertama ketidak cukupan kas yang bersumber Dana Alokasi Umum (DAU), karena ADD ini bersumber dari DAU, kenapa tidak cukup, karena kesalahan penganggaran sebenarnya,” ungkap kabid keuangan Daerah.

Reporter: Nur Mubarak

Terkait: ADDDAUDPRD MamujuPemkab Mamuju

TerkaitBerita

ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

Editor: Muhammad Tohir
16 Juni 2026

...

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

Editor: Muhammad Tohir
15 Juni 2026

...

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

...

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

Berita Terkini

Ingin Tebus Motor dengan Curi Emas

Ingin Tebus Motor dengan Curi Emas

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Evaluasi RSUD Arifin Nu’mang, Sekda Jelaskan Fungsi Pengawas

Evaluasi RSUD Arifin Nu’mang, Sekda Jelaskan Fungsi Pengawas

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Temui Kepala BNN RI, Wali Kota Parepare Bahas Percepatan Pembentukan BNN Kota

Temui Kepala BNN RI, Wali Kota Parepare Bahas Percepatan Pembentukan BNN Kota

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Bupati Sidrap Jadi Responden Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Beri Data Akurat

Bupati Sidrap Jadi Responden Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Beri Data Akurat

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan