• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 18 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

Soal Kereta Api Segmen E, Ini Penjelasan Balai Kereta Api Sulsel

Editor: Tohir Muhammad
20 Juli 2022
di Sulselbar
Soal Kereta Api Segmen E, Ini Penjelasan Balai Kereta Api Sulsel

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM–Walikota Makassar, Muh Ramdan Pamanto belum lama ini menanggapi model konstruksi rel kereta api yang dicanangkan Balai Kereta Api Sulsel, menurutnya jalur pada wilayah Makassar sebaiknya dibangun dengan model elevated (melayang), karena model at garade (di bawah) yang dicanangkan Balai Kereta api Sulsel itu menyalahi tata ruang Kota Makassar serta berpotensi timbulkan banjir di Kota Makassar, juga menyalahi RT/RW yang sudah ada.

Menanggapi itu, Kepala Balai Pengelola Keretaapi Sulawesi Selatan, Andi Amanagappa pada konferensi pers yang digelar di Balai Pengelola Kereta Api, Rabu (20/7/2022) mengatakan model konstruksi jalur Kereta api segmen E untuk wilayah Makassar tersebut ditentukan tidak berada pada wilayah perkotaan, sehingga tidak memungkinkan dibangun dengan model elevated.

Amanagappa, menerangkan bahwa jalur yang dilalui untuk wilayah Makassar itu melewati pinggiran kota Makassar dan kawasan pergudangan serta empang.

“Jika itu kawasan perkotaan dan padat penduduk maka wajar jika kita gunakan model eleveted, tapi jalur itu melewati kawasan pergudangan, Empang dan berada di pinggir kota,” terang Amanagappa.

BeritaTerkait

UNHAS dan UMMA Maros Perkenalkan Pengolahan Sango-Sango Gunakan Kain Paranet

UNHAS dan UMMA Maros Perkenalkan Pengolahan Sango-Sango Gunakan Kain Paranet

16 Juli 2026
Workshop Dakwah Digital Kolaborasi IAIN Parepare dan Pijarnews.com Tak Berhenti di Pelatihan

Workshop Dakwah Digital Kolaborasi IAIN Parepare dan Pijarnews.com Tak Berhenti di Pelatihan

12 Juli 2026
Berdaya, Berdakwah, Berdampak: Workshop Jurnalistik Islam Cetak Kreator Dakwah Digital Muda

Berdaya, Berdakwah, Berdampak: Workshop Jurnalistik Islam Cetak Kreator Dakwah Digital Muda

12 Juli 2026
Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

5 Juli 2026

Seperti yang diperlihatkan dalam video sajian balai kereta api Sulsel saat konferensi pers, model konstruksi di beberapa wilayah lain seperti Medan, Palembang dan Jakarta itu mengunakan elevated, dikarenakan jalur yang dilalui merupakan wilayah perkotaan. Sementara jalur kereta api untuk wilayah Makassar melewati kawasan pinggir kota.

Sementara itu pihaknya juga menjawab beberapa pandangan terkait pemilihan konstruksi yang dianggap kurang tepat karena rawan banjir.

Pihaknyapun menepis hal itu, sebab pemilihan konstruksi berupa Elevasi jalan rel, elevasi dan dimensi jembatan, box culvert serta bangunan stasiun yang memperhitungkan muka air banjir dan periode banjir 50 tahunan.

Tidak hanya itu, Amanagappa juga menjelaskan bahwa model konstruksi eleveted yang tidak diterapkan dalam pembuatan jalur itu, juga mempertimbangkan efektivitas dan efisiensi biaya konstruksi.

“Jadi pemilihan konstruksi bukan hanya soal teknisnya saja tapi juga harus mempertimbangkan efektivitas dan efisiensi biaya konstruksi,” tandas Amanagappa.

Perihal aturan RT/RW yang menyalahi konstruksi at garade, ia juga menerangkan bahwa pihaknya telah melaksanakan tahap Focus Group Discusion (FGD) bersama Dinas Tata Ruang dan Pemetaan Kota Makassar yang membahas revisi RT/RW dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS)

Pembahasan dalam FGD itu lanjutnya, menghasilkan bahasa dan kesepahaman yang sama antara pihak Pemkot dan Balai Pengelola Keretaapi Sulsel.

“Dari FGD itu ada kesamaan bahasa antar pihak pemkot dan kami,” ungkapnya.

Reporter: Sucipto Al-Muhaimin

Terkait: Jalur Kereta api Segmen EKereta ApiMakassar

BeritaTerkait

Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

Jaring Calon Anggota, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar Gelar Seleksi

Editor: Tohir Muhammad
5 Juli 2026

...

Terpilih Ketua di Sulsel, Asnun Siap Perkuat IKADAH

Terpilih Ketua di Sulsel, Asnun Siap Perkuat IKADAH

Editor: Tohir Muhammad
12 Mei 2026

...

Hamil 5 Bulan, Ibu dan Anak Gepeng di Pinrang Dipulangkan ke Makassar

Editor: Tohir Muhammad
30 Januari 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi