• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 29 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Sukses Patahkan Asumsi, Usaha Kacang Mete Lily Kini Masuki Hotel dan Cafe

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
28 Juni 2023
di Wirausaha

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM-Meski tidak mudah, Lily Nuryah warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan, tetap bertahan dengan usahanya yang telah dirintisnya sejak 2017 silam.

Lily menggeluti usaha kacang mete. Memasarkan kacang mete ternyata tidaklah mudah, sebab Lily diperhadapkan dengan asumsi masyarakat terhadap kacang mente sebagai pemicu kolesterol.

Tentu saja itu menjadi tantangan bagi Lily. Butuh waktu dan perjuangan yang panjang hingga produk kacang mentenya bisa laku dipasaran.

Awalnya, kata Lily, produk kacang mentenya tidak dilirik konsumen. Karena itu Lily memulai dengan mengedukasi masyarakat dengan menyajikan dampak positif mengkonsumsi kacang mete bagi kesehatan.

Salah satunya untuk kesehatan jantung, kesehatan janin ibu hamil serta kesehatan kulit.

Berita Terkait

Hamil 5 Bulan, Ibu dan Anak Gepeng di Pinrang Dipulangkan ke Makassar

Bupati Sidrap Lepas Pengiriman Puluhan Ton Telur ke Kalimantan, Sultra, dan Makassar

Mahasiswa UMS Rappang Pulang Kampung dari Taiwan, Dapat Kontrak Kerja Lanjutan Bergaji Lebih Tinggi

Wamendagri Apresiasi Inovasi Digitalisasi Pelayanan Publik Pemkot Makassar

“Jangan berfikir negatif nya tapi berfikir manfaat mengkonsumsi kacang mente ini secara baik, artinya sesuai dengan porsinya tidak berlebihan, karena akan menimbulkan efek yang baik juga dalam tubuh,” ungkap Lily.

Lebih lanjut ia mengaku, perjuangan meyakinkan orang agar mengkonsumsi kacang mente berlangsung selama dua tahun lamanya.

Selain itu, perjuangan lain berupa mencari pangsa pasar yang sesuai, sebab katanya, kacang mente merupakan produk yang cukup mahal dan hanya laku dibeberapa kalangan saja khususnya menengah ke atas.

Sehingga sambungnya, ia harus juga membuat produk kacang mente yang bisa menjangkau masyarakat menengah kebawah.

“Karena mungkin mereka inginkan harga yang murah. Saya menjamin bahwa produk yang saya hasilkan itu yang murah tidak murahan tapi kualitasnya tetap baik,” terangnya.

Alhasil lewat survei dan pengalaman yang dilalui, akhirnya ia menemukan pangsa pasar yang sesuai. Kini ia berhasil bermitra dengan 10 hotel dan beberapa cafe di Makassar.

“Karena proses jatuh bangun, kadang, kadang saya bikin terus nggak laku, disitu saya tidak putus asa, saya cari pasar saya dimana. Dengan hal seperti itu, saya tau ternyata pasar saya tidak disini tapi ada disini. Pasar saya itu dipake di hotel-hotel, di mini bar dengan di cafe dan launchnya. Akhirnya saya sudah bermitra dengan 10 hotel untuk saya jual produk saya di hotel-hotel,” tukasnya.

Disamping itu kini produknya telah banyak diminati oleh berbagai kalangan bahkan produknya sudah dikenal dikanca nasional.

Tidak hanya itu produknya juga sering dipamerkan di luar negeri seperti negera Cina, Mesir, Korea dan Hongkong.

“Kemarin saya terakhir Mesir, sebelumnya produk saya dibawa dipamerkan di Hongkong, Negara Korea dan kemarin itu ke Cina,” tuturnya.

Usaha yang berproduksi di rumah pribadinya itu terletak di Kompleks perumahan dosen Unhas blok H Nomor 20, Jalan Perintis kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar.

Kini ia sukses menjalankan usaha tersebut, alhasil ia dapat meraup omset rata-rata perbulan mencapai Rp.50-60 juta. Dengan Jumlah Produksi 3 ribu pcs perbulannya.

Reporter : Sucipto Al-Muhaimin

Terkait: CafeHotelKacang MenteMakassarUsaha

TerkaitBerita

UMS Rappang Kembangkan “Long Bean Choco”, Inovasi Cokelat dari Biji Kacang Panjang di Desa Damai

Editor: Tim Redaksi
15 November 2025

...

Syarif

Pemuda Parepare Jadi Delegasi Workshop Internasional di Malaysia

Editor: Tim Redaksi
28 Juni 2025

...

Sempat Diragukan Tetangga, Pemuda di Parepare Sukses Raup Cuan dari Kedai Kopi Pusa

Editor: Muhammad Tohir
28 Februari 2025

...

Bastian Nonci Nahkodai Asosiasi Depot Air Minum Isi Ulang Parepare

Editor: Muhammad Tohir
13 Januari 2025

...

BeritaTerkini

Sidrap Open Pickleball 2026 Digelar Mei, Bupati Ajak Atlet ke Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
28 Maret 2026

Momen PSBM 2026, Bupati Ungkap Rahasia Pertumbuhan Ekonomi Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
27 Maret 2026

Wabup Sidrap dan Wabup Bone Ziarah Makam Raja Bone ke-10 di Tellu Limpoe

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

86 Peserta Bersaing Masuk Paskibraka Sidrap 2026

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan