• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 26 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Teliti ‘Panre Bessi’ Massepe, Dosen IAIN Parepare Ini Raih Gelar Doktor

Tim Redaksi Editor: Tim Redaksi
28 Januari 2021
di Ajatappareng, Internasional, Pendidikan, Penelitian
Andi Bahri saat berada di Laiden, Belanda.
Andi Bahri saat berada di Laiden, Belanda.

Novelti dari disertasinya tersebut ada tindakan atau perilaku sikridasi ekonomi dari pandai besi dalam melakukan industri kreatif tradisional. Ia mengambil informasi pandai besi di tiga area Ajatappareng yang terbesar yakni Massepe, Sidrap, Maiwa (Komunitas Pandai Besi Sageno) Enrekang, dan Pambers (Panre Bessi Bersaudara) Pinrang.

Pria kelahiran 1 November 1978 ini mengangkat Panre Bessi di Ajatappareng sebagai disertasinya. Sebab hal tersebut merupakan fenomena ekonomi yang masih eksis hingga kini.

“Ini kan fenomena ekonomi lokal yang bisa bertahan dan eksis sampai sekarang, khususnya di Massepe. Sejak sudah ada abad istilahnya sebelum Indonesia masih kerajaan Sidenreng sudah ada penre bessi di Massepe,” pungkas suami Andi Hasrawati ini.

Di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini, pengrajin pembuatan parang, sabit dan alat pertanian masih tetap beraktivitas.

Panre bessi juga merupakan mata pencaharian dan bisa memberikan pengaruh implikasi ekonomi, serta menopang hidup mereka, khususnya di Massepe.

Berita Terkait

Wali Kota Ungkap Munculnya Ide Pertemuan Saudagar di Parepare

Rayakan Idul Fitri di Lapangan Andi Makkasau, Wali Kota Parepare Paparkan Capaian

498 Mahasiswa PPG IAIN Parepare Lulus UP, Tingkat Kelulusan Capai 99,60%

KAHMI Parepare Bukber, Berbagi hingga Diskusi

“Di sini makanya saya tertarik sekali untuk mengeksplor ini pandai besi sebagai ekonomi kreatif tradisional, bisa eksis di segala zaman. Ternyata ada beberapa faktor, yang pertama, ekonomi kreatif tradisional ini sangat bisa memberikan pengaruh implikasi ekonomi yang sangat menopang kehidupan orang di Massepe, khususnya. Itu adalah mata pencahariannya, kalau masuk ki ke Massepe itu bertalu talu itu suara gelindra dan palu di Massepe,” ujar Bahri.

Setelah menyelesaikan program doktor, Andi Bahri masih berkeinginan untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi (profesor/guru besar, red) setelah ia mampu menyelesaikan sejumlah persyaratan.

Andi Bahri berpesan kepada mahasiswa dengan memberikan motivasi dalam petuah bugis “Resopa Temmangingngi Nalettei Pammase Dewata”, ia mengatakan bahwa pepatah tersebut juga bisa berlaku sebagai motivasi yang luar biasa.

“Reso temmanginggi, malomo naletei pammase dewata. (Hanya dengan kerja keras dan ketekunan maka akan mudah menapatkan ridho Allah SWT, red). Nah untuk belajar itu juga, bisa berlaku sebagai motivasi yang luar biasa. Jadi aja mu mangingngi (jangan putus asa, red). Jadi, jangan hanya karena tugas, selalu merasa berat. Artinya, semua proses ini harus dijalani, dan memang inilah prosesnya, hasilnya itu dinikmati saja,” tutup Andi Bahri yang kini tinggal di Perumahan Griya Bukit Harmoni Lapadde, No 2 di depan SD No 20 Lapadde, Parepare. (*)

Penulis : Sunarti Mansyur
Editor : Alfiansyah Anwar

Laman 4 dari 4
sebelumnya1...34
Terkait: Desertasi DoktorIAIN ParepareParepare

TerkaitBerita

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

...

Pantau Arus Balik di Pelabuhan Parepare, Wakil Wali Kota Sebut Kapasitas Kapal Masih Normal

Pantau Arus Balik di Pelabuhan Parepare, Wakil Wali Kota Sebut Kapasitas Kapal Masih Normal

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

...

Setelah Puluhan Tahun, Takbir Kembali Menggema di Stadion Ganggawa

Setelah Puluhan Tahun, Takbir Kembali Menggema di Stadion Ganggawa

Editor: Muhammad Tohir
21 Maret 2026

...

Aliran Sungai Pekkabata–Lampa Tersumbat Sampah

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

...

BeritaTerkini

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Pantau Arus Balik di Pelabuhan Parepare, Wakil Wali Kota Sebut Kapasitas Kapal Masih Normal

Pantau Arus Balik di Pelabuhan Parepare, Wakil Wali Kota Sebut Kapasitas Kapal Masih Normal

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Pendidikan dalam Bayang-bayang Krisis Energi, Siapa yang Menjadi Korban

Editor: Muhammad Tohir
25 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan