• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 19 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Tidak Digaji Pemerintah, Notaris Diminta Tetap Maksimalkan Layanan Publik

Abdillah MS Editor: Abdillah MS
13 Juli 2018
di Sulselbar

PAREPARE, PIJARNEWS.COM —Notaris sebagai pejabat negara yang tidak digaji oleh pemerintah dituntut memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Hal ini terungkap dalam Sosialisasi Layanan Kenotariatan yang dilaksanakan Kanwil Kemenkum HAM Sulsel, Kamis, 12 Juli 2018 di Hotel Kenari Parepare.

Ketua Panitia Sosialisasi, Amri Hutabarat dalam sambutannya mengatakan, sosialisasi layanan kenotariatan yang dilaksanakan Kemenkum HAM bekerja sama Majelis Pengawas Daerah Notaris (MPDN) Parepare dan sekitarnya untuk mewujudkan pelayanan notaris yang profesional dan akutanbel.

“Meski notaris bukan aparatur sipil negara namun harus memberikan layanan kepastian. Sebagai pejabat negara yang bukan digaji oleh negara tetap dituntut memberikan pelayanan pasti kepada masyarakat,” kata Amri.

Menurutnya, maksud sosialisasi untuk mengoptimalkan perangkat, digitalisasi dalam pelayanan kenotariatan dan membangun transparansi kepada masyarakat. Sosialisasi diikuti 40 notaris dan 10 dari MPDN.

Berita Terkait

Maju Pilwalkot, Erna Rasyid Daftar di PDIP dan PKB

Usai Tak Jabat Wali Kota, Taufan Pawe Akan Mengulang Ini di Parepare

DPRD Parepare Sambut Ratusan Peserta Pawai Bahagia

Gerak Jalan Sehat Pelepasan Sang Visioner, Taufan Pawe Segera Akhiri Masa Jabatan

Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Notaris Indonesia Sulsel Hustam Husain mengatakan, jumlah notaris di Parepare saat ini mencapai 19 orang, namun untuk wilayah Parepare sekitarnya meliputi Barru, Parepare, Pinrang, Sidrap, Enrekang dan Toraja sebanyak 60 orang.

“Peran notaris sangat penting, perbankan itu tidak akad kredit kalau tidak ada teman-teman, tapi jangan sampai mogok,” kata Hustam.

Menurut notaris Makassar ini,
layanan kenotariatan ini sudah lama digagas sebagai kerja sama antara INI dengan Kemenkum HAM.

“INI yang membina teman notaris, Kemenkum HAM mengawasi. Kami berterima kasih atas pengawasan Kemenkum HAM dan pembinaan selama ini, ke depan ada lagi tiga kegiatan sebagai bentuk pembinaan dan berlangsung tahun 2018 ini,”ungkapnya.

Kepala Kantor Wilayah Kememkum HAM Sulsel Imam Suyudi BcIp, MH mengatakan, sosialiasi ini wujud keseriusan Kemenkum HAM dalam rangka peningkatan pelayanan publik melalui jasa notaris.

“Keberadaan notaris di Sulsel yang jumlahnya hampir 460 memiliki andil besar dalam peningkatan perekonomian. Pembinaan dan pengawasan tidak semata tertuju di Kemenkum HAM. Secara undang-undang pelaksanaannya di Kemenkum HAM, namun ada juga kode etik pengurus bagaimana notaris bekerja profesional sesuai kode etik,” ujarnya.

Imam mengatakan, MPD melakukan sidang kepada notaris yang dimintai keterangan oleh penyidik.Tapi terpenting bagaimana pembinaan dan pengawasan notaris.

“Saya berharap pembinaan peningkatan oleh MPD selama ini cukup efektif dan pengawasan juga melibatkan stake holder terkait, kalau tidak ada pembinaan dan pengawasan MPD tentunya MPW juga tidak punya kerja, karena MPW dalam pengawsan dan pembinaan menerima laporan dari MPD karena kami punya kewajiban laporan ke MPP,” katanya.

Mantan Kepala Lapas Parepare ini mengatakan, salah satu bentuk pembinaan dan pengawasan berbagai macam level dengan regulasi yang ada MPW beberapa kali mengizinkan pemeriksaan notaris.

“Ada yang kami izinkan, beberapa kali juga tidak diizinkan untuk diperiksa, ini tidak lepas dari permohonan dari pengurus INI. Ke depannya juga sudah ada tim invistigasi sebagai bentuk perlindungan kepada notaris. Saya berharap sosialisasi akan bisa memberi manfaat kepada semua dalam upaya peningkatan layanan publik kesejahteraan masyarakat dalam rangka memberikan akta otentik yang harus teliti dan berhati-hati melaksanakan tugas dengan profesionalisme,” ujarnya.

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe saat membuka sosialisasi mengatakan, Parepare sebagai kota kecil tidak punya sumber daya alam.

“Yang menjadi tumpuan kita hanya kota jasa. Saat ini di Parepare sudah ada 17 perbankan, 14 konvensional dan 3 bank syariah,” ujarnya.

Saat ini Parepare tumbuh kembang, dulunya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) urutan kedua paling bawah dan hanya mengalahkan Jeneponto, sekarang IPM menempati peringkat 2 di Sulsel. Demikian pula Inflasi Parepare yang terbaik dengan income perkapita Rp39.680 juta atau 6,28 persen.

Taufan meyakini ke depan dengan pertumbuhan dan kemajuan Parepare 19 notaris di Parepare tidak cukup. Untuk itu sebagai mitra Pemkot perlu sinergitas.

“Kita munculkan dalam eksistensi pejabat umum kita tumbuh kembangkan bahwa wali kota dan notaris adalah pejabat, sebagai simbol negara kita harus introspeksi diri kita. Meski secara filosofi bahwa tidak sedikit juga pejabat umum dan notaris punya masalah hukum yang merugikan masyarakat,” ungkapnya. (*)
Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Terkait: Kanwil Kemenkum HAM SulselKenotariatanMajelis Pengawas Daerah NotarisTaufan Pawe

TerkaitBerita

ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

Editor: Muhammad Tohir
16 Juni 2026

...

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

Editor: Muhammad Tohir
15 Juni 2026

...

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

...

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

Berita Terkini

Bupati Sidrap Dorong Digitalisasi Keuangan Daerah Lewat KKI

Bupati Sidrap Dorong Digitalisasi Keuangan Daerah Lewat KKI

Editor: Muhammad Tohir
17 Juni 2026

Bupati Pinrang Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Dukung Pendataan

Bupati Pinrang Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Dukung Pendataan

Editor: Muhammad Tohir
17 Juni 2026

Upacara, Wali Kota Parepare Singgung Pemotongan TPP Hingga Evaluasi Kepala OPD

Upacara, Wali Kota Parepare Singgung Pemotongan TPP Hingga Evaluasi Kepala OPD

Editor: Muhammad Tohir
17 Juni 2026

Bupati Sidrap Resmikan PUSTU Cipotakari, Dekatkan Layanan Kesehatan bagi Warga Desa

Bupati Sidrap Resmikan PUSTU Cipotakari, Dekatkan Layanan Kesehatan bagi Warga Desa

Editor: Muhammad Tohir
17 Juni 2026

Wali Kota Parepare Kukuhkan Kader Kesehatan WBP, Perkuat Layanan Kesehatan di Lapas

Wali Kota Parepare Kukuhkan Kader Kesehatan WBP, Perkuat Layanan Kesehatan di Lapas

Editor: Muhammad Tohir
17 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan