• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Kamis, 19 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Trembesi, Cerita Abadi Djarum dan Doni

Tim Redaksi Editor: Tim Redaksi
6 Maret 2022
di Khazanah, Kisah Inspiratif

DEMAK, PIJARNEWS.COM — Rumput masih basah usai disiram hujan sepagian. Bus yang membawa rombongan DPP Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) dari Semarang ke Kudus, berhenti di jalur pantura Demak, Jawa Tengah, tepatnya di kecamatan Karanganyar, atau sekitar 18 km lagi perbatasan kota Kudus.

“Untung hujan sudah reda, jadi bisa mengagendakan Pak Doni melihat dari dekat pohon-pohon trembesi yang ditanam Djarum di sepanjang jalur pantura Jawa Tengah, ini bibitnya dari Pak Doni,” ujar Murodo, wakil dari manajemen PT Djarum yang berperan sebagai LO (liaison officer) selama kunjungan PPAD di Semarang dan Kudus. Sehari-hari, Murodo bekerja di Djarum Semarang (PT Sumber Cipta Multiniaga).

Masih di bawah gerimis tipis, Doni Monardo turun dari bus. Langsung menghambur ke bantaran sungai yang membujur seiring jalur jalan. Pelintas jalur pantura Jawa Tengah pasti sangat akrab dengan sungai yang membujur di sebelah utara jalan. Nama sungai itu Sungai Jajar. Ia merupakan anak Sungai Serang.

Sungai Serang terbilang sungai terbesar yang melintas wilayah Demak dan sekitarnya. Hulu sungai ini berada di lereng gunung Merbabu di Kabupaten Boyolali dan bermuara di Laut Jawa Kabupaten Jepara. Aliran Sungai Serang melintasi wilayah Kabupaten Boyolali, Kabupaten Semarang, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Jepara.

Satu pohon trembesi mendapat peluk dan tepuk hangat Doni, mewakili ribuan trembesi yang menghijaukan jalur Pantura Jawa Tengah itu. Doni dan sebagian rombongan yang turut serta menghambur di bantaran Sungai Jajar, mendapat penjelasan dari Aldi, staf Pusat Pembibitan Tanaman (PPT) Djarum Foundation.

Berita Terkait

Doni Monardo Janjian dengan Ganjar Pranowo

Doni Monardo Diganti, Ini Sosok Kepala BNPB yang Baru

Ketua Satgas Doni Monardo Positif Covid-19 Usai Kunjungi Mamuju

Aldi mengulas-ringkas tentang program bakti lingkungan Djarum Foundation. Terkait pembibitan, Djarum Foundation menyiapkan lahan khusus yang dinamakan Pusat Pembibitan Tanaman (PPT) untuk program penanaman dan perawatan tanaman. “Diawali kerjasama penanaman trembesi bersama pak Doni Monardo tahun 2010, ijin program itu terus kami kembangkan hingga hari ini dan ke depan,” ujarnya.

Bibit-bibit trembesi dari Doni Monardo tahun 2010, kini telah dikembangkan ke program besar penanaman trembesi pada bentang 1.350 km jalur Merak hingga Banyuwangi. Program itu sudah dilakukan antara tahun 2010 – 2015.

“Jadi, pohon yang bapak peluk tadi, itu kami tanam tahun 2010. Djarum Foundation juga merawat pohon-pohon ini. Ada mobil khusus yang kami gunakan untuk memotong dahan dan ranting. Hasil potongan dahan dan ranting trembesi itu lalu kami olah menjadi bahan kompos,” papar Aldi.

Ditambahkan, sejak tahun 2010 hingga 2015, Djarum Trees For Life telah berhasil menanam 41.758 pohon trembesi di jalur Pantai Utara Pulau Jawa, dan melakukan perawatan terhadap seluruh pohon. Selain itu, di awal tahun 2016, Djarum Trees For Life berkomitmen menanam 20.000 pohon trembesi di jalur lingkar Pulau Madura.

Bukan hanya itu. Djarum Trees For Life juga menanam trembesi di ruas jalan tol Cipali sebanyak 12.979 batang. “Kami harap bisa menjadi ruang terbuka hijau di ruas tol Cipali,” kata Aldi. Program itu akan dilanjutkan ke sepanjang jalan tol trans Jawa, dan ke depan, juga sudah direnanakan untuk menanam trembesi di sepanjang jalur tol Trans Sumatera.

2. Terkuak pula kisah VOC yang mengangkut rempah-rempah dari Nusantara, kemudian melintasi Singapura, yang abad ke-13 masih bernama Temasek.

Temasek adalah bahasa Jawa Kuno yang artinya Kota Laut. Kata Temasek sendiri merupakan serapan bahasa Melayu. Tasek artinya Danau.

Nah, di Sentosa Island, terdapat gambar-gambar kapal VOC tengah berlayar, serta penggambaran rute dari Indonesia bagian timur, Maluku, Maluku Utara, Jawa, Sulawesi, dan Sumatera. Semua kapal VOC singgah di Pelabuhan Singapura, sebelum melanjutkan pelayaran ke Eropa.

Lalu tahun 2015 Doni menjadi Pangdam XVI/Pattimura di Ambon. Di sana ia mendapatkan sejumlah data, serta melihat secara fisik, ada lebih dari 70 benteng. Benteng-benteng itu ada yang peninggalan Belanda, Inggris, Perancis, bahkan Spanyol.

“Dan hari ini bisa di-search di Google, VOC menjadi perusahaan terkaya di dunia. Asetnya mencapai 7,9 triliun dollar Amerika,” ujar Doni. Jika dirupiahkan, asset VOC lebih dari 118 kuadriliun rupiah. Satu kuadraliun sama dengan 1.000 triliun. “Bayangkan, APBN negara kita kita saja hanya sekitar 2.700 triliun rupiah,” kata Doni.

Makin lengkap saja informasi yang diterima Doni, saat Mei 2019 mengunjungi Belanda. Di Amsterdam. Ia menemukan bangunan klasik dengan tulisan “Specerijenmagazijn Indie’s Velvaren”, yang artinya “Gudang rempah, harta kekayaan melimpah dari bumi Indonesia”.

“Kalimat pengakuan oleh bangsa Belanda, bahwa mereka menjadi kuat dan kaya raya karena rempah-rempah Indonesia,” ujar Doni dan menambahkan, “yang saya pikir, bagaimana pengusaha nasional yang sudah kuat secara finansial, mengangkat kembali rempah-rempah menjadi komoditi unggulan Indonesia.

Terlebih, Presiden menaruh perhatian yang sangat besar terhadap rempah-rempah. Menteri Pertanian sudah mendapat tugas untuk itu. Terkait program itu, Doni berharap Djarum bisa memulainya dengan mengadakan program pelatihan terhadap kaum milenial. Merekalah yang nanti menjadi ujung tombak untuk penetrasi ke pasar global.

Rempah-rempah juga berpotensi menjadi kekuatan di bidang kesehatan bangsa Indonesia. Rempah terbukti mampu meningkatkan imunitas tubuh manusia. “Banyak tanaman obat yang kita miliki. Jadi seyogianya kita tidak terlalu tertantung pada obat-obat impor,” ujar Doni.

Doni menyebut, minyak atsiri jika dikemas menjadi berbagai varian produk, memiliki potensi besar untuk masuk pasar global, karena sangat khas. Termasuk bisa digunakan sebagai bahan dasar parfum. “Sulingan kulit kayu masohi bahkan digunakan untuk bahan baku parfum Hermes yang sangat terkenal dan mahal itu,” tambah Doni.

Perlu menjadi perhatian, bangsa kita belum menggerakkan potensi sumber daya alam menjadi kekuatan ekonomi. “Perlu ada kekuatan besar yang bisa menggerakkan proses pengolahan rempah menjadi barang jadi,” katanya.

Rempah tidak saja memiliki nilai ekonomi, tetapi juga vegetasi. Ia bisa mengatasi problem ekosistem. Saat ini banyak lahan di ketinggian tertentu, dibabat pepohonannya diganti tanaman semusing seperti kentang, jagung, wortel, dan lain sebagainya. “Yang terjadi kemudian, saat hujan besar dalam intensitas yang lama, terjadi longsor dan mendatangkan bencana bagi masyarakat,” katanya.

Sebelumnya Aksi lingkungan lain yang dilakukan Djarum Foundation adalah konservasi lereng Gunung Muria.
Selanjutnya Belum lagi bicara kopi. Potensi kopi Indonesia sangat besar. Harusnya kita bisa menguasai pasar kopi dunia. Saat ini brand kopi dikuasai Amerika, padahal mereka tidak punya kebun kopi. Ironis.
Terkait: DemakDoni MonardoJalur PanturaTrembesi

TerkaitBerita

Malam ke-12, Safari Ramadan Muhammadiyah Parepare Bahas Konstruksi Pendidikan Generasi Qurani

Editor: Muhammad Tohir
1 Maret 2026

...

Parepare dan Jejak “Kota Santri”: Warisan Religius dari Kepemimpinan Taufan Pawe

Editor: Tim Redaksi
22 Oktober 2025

...

Ketum DPP BKPRMI Nanang Mubarok Gaungkan Gerbang Emas di Parepare

Ketum DPP BKPRMI Nanang Mubarok Gaungkan Gerbang Emas di Parepare

Editor: Tim Redaksi
29 Juni 2025

...

Pawai 1 Muharram

Sinergi Pemkot–BKPRMI Parepare Meriahkan 1 Muharram 1447 H

Editor: Tim Redaksi
27 Juni 2025

...

Ramadan 1447H

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

BeritaTerkini

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Maret 2026

NasDem Sulsel Perkuat Konsolidasi di Dapil 2, Syaharuddin Alrif: Jaga Kepercayaan Rakyat

NasDem Sulsel Perkuat Konsolidasi di Dapil 2, Syaharuddin Alrif: Jaga Kepercayaan Rakyat

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Maret 2026

Aliran Sungai Pekkabata–Lampa Tersumbat Sampah

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

KAHMI Parepare Bukber, Berbagi hingga Diskusi

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

Safari Ramadan Hari ke-27, Tasming Hamid Salurkan Bantuan Pembangunan Masjid

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan