• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Senin, 20 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ajatappareng

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026
di Ajatappareng
Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Bupati Pinrang, Irwan Hamid bersama Forkopimda sedang berbincang dengan Pedagang di Pasar Sentral. (Foto: Faizal Lupphy)

PINRANG, PIJARNEWS.COM – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, para pedagang di Pasar Sentral Pinrang mulai mengeluhkan kenaikan harga sejumlah komoditas pangan. Kenaikan paling mencolok terjadi pada harga tomat yang melonjak hingga dua kali lipat dari harga normal.
Uli, salah satu pedagang di Pasar Sentral, mengungkapkan bahwa kenaikan harga ini membuat para pelanggan kaget. Ia memerinci beberapa harga bahan pokok yang merangkak naik dalam beberapa hari terakhir.

“Tomat sekarang Rp 15.000 per kilo, padahal sebelumnya cuma Rp 7.000. Cabai besar juga naik dari Rp 30.000 ke Rp 35.000, kalau cabai rawit masih di angka Rp 60.000 dari sebelumnya Rp 50.000,” ungkap Uli saat ditemui PijarNews.com di lapaknya, Selasa (17/3/2026).

Tak hanya cabai dan tomat, harga bawang putih pun ikut terkerek naik. “Bawang putih standar sebelumnya Rp 35.000 sekarang jadi Rp 40.000. Stok kita ambil dari Enrekang dan Makassar,” tambahnya.

Uli juga mengeluhkan kondisi pasar pascarevitalisasi yang dirasanya masih sepi dibanding tahun lalu. “Jelang lebaran ini masih sunyi. Langganan banyak yang tidak dapat (posisi pedagang) karena pindahan ini. Tidak seperti tahun kemarin yang ramai, sekarang masih terpencar,” keluh Uli sembari berharap rezeki pedagang bisa kembali lancar dan harga normal.

BeritaTerkait

Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Demokrat Sidrap Cek Kesehatan Gratis dan Bersihkan Parit hingga Lorong Warga

Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Demokrat Sidrap Cek Kesehatan Gratis dan Bersihkan Parit hingga Lorong Warga

17 Juli 2026
Bupati Pinrang Siapkan 2 Pompa Air Besar untuk Cegah Sawah Kekeringan

Bupati Pinrang Siapkan 2 Pompa Air Besar untuk Cegah Sawah Kekeringan

15 Juli 2026
Pesta Nelayan Ujung Labuang Jadi Daya Tarik Wisata, Dongkrak Ekonomi Warga

Pesta Nelayan Ujung Labuang Jadi Daya Tarik Wisata, Dongkrak Ekonomi Warga

9 Juli 2026
Serunya Berburu Durian di Sidrap: Pengunjung Membludak, Cuan Warga Tembus Rp 5 Juta Sehari!

Serunya Berburu Durian di Sidrap: Pengunjung Membludak, Cuan Warga Tembus Rp 5 Juta Sehari!

5 Juli 2026

Di sisi lain, Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid yang melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama unsur Forkopimda memberikan penilaian berbeda. Menurutnya, fluktuasi harga di pasar masih dalam kategori wajar dan terkendali.

“Kita melihat stabilnya harga sekarang ini. Kalau tadi dilihat, tidak ada perubahan harga yang sangat signifikan. Intinya harga masih kita kategorikan stabil mulai dari cabai, bawang merah, putih hingga daging ayam,” ujar Andi Irwan Hamid.

Meski ada perbedaan data di lapangan, Irwan menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam. Tim dari Kepolisian, TNI, dan Kejaksaan dikerahkan untuk memantau inflasi setiap hari guna mencegah lonjakan harga yang tak terkendali.

“Harga pemantauan tadi masih bagus dan normal. Mudah-mudahan dipertahankan ini. Kita selalu memantau inflasi yang setiap hari ada perubahan harga,” tegasnya.

Terkait keluhan pedagang soal penataan pasar pascarevitalisasi, Bupati Irwan Hamid mengeklaim mayoritas pedagang justru merasa senang dengan kondisi pasar yang baru. Namun, ia mengakui masih ada beberapa lapak yang belum terisi.

“Luar biasa sekali karena hampir semua pedagang di dalam sudah merasa senang karena sudah ramai. Soal tempat yang kosong, kita evaluasi terus,” kata Irwan.

Ia pun memberikan tenggat waktu satu bulan bagi pemilik lapak untuk segera menempati tempatnya. “Kalau memang sampai satu bulan ke depan tidak ditempati, maka kita carikan orang yang memang belum mendapatkan tempat agar pasar semakin hidup,” pungkasnya. (*)

Reporter: Faizal Lupphy

Terkait: Pasar Sentral PinrangRamadan 1447 H

BeritaTerkait

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

...

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

...

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi