MAKASSAR, PIJARNEWS.COM –– Hamka. Ia merupakan pengusaha jasa fotocopy (copy centre) di Kota Parepare. Usaha yang digeluti sejak tahun 2007 penuh dengan perjuangan. Tantangan dan kesabaran, tentu suka dan duka dalam merintis usaha sudah dilaluinya.

Pada tahun 2001, Hamka bekerja di PT. Asuransi Syariah selama satu tahun, lalu beralih profesi menjadi Fotografer pada tahun 2002 yang dijalaninya hanya setahun. Pada tahun 2003 ia bekerja di Perusahaan Bina Swadaya Jogjakarta yang berkantor di Kabupaten Takalar. Di tengah kesibukannya, sepulang dari tempat kerja, dia tak lupa mampir di mesjid dekat rumahnya untuk mengajar di TKA/TPA yang dirintisnya sejak tamat kuliah.
Keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi terputus karena persoalan biaya, yang harus disibukkan dengan pekerjaan untuk menopang ekonomi keluarga.
Pada tahun 2005, ia mengundurkan diri dari perusahaan dan mencoba mencari formulasi usaha yang cocok, sambil mengurus ummat. Maklum waktu itu, ia diamanahi menjadi ketua DPK BKPRMI Galesong Selatan Kabupaten Takalar. Di usia yang ke 27 tahun, ia pun memutuskan untuk segera menikah walaupun saat itu belum punya pekerjaan tetap setelah resign dari perusahaan, dan pada Agustus 2005, Hamka menikah dengan gadis pilihannya dari tanah bugis Sidrap, Naswati M.Toaha.
Pada tahun 2007, ia memutuskan untuk hijrah ke Kota Parepare bersama istrinya yang berprofesi sebagai ASN di Kantor Wali Kota Parepare. Sejak menetap dan tinggal di Kota Parepare, ia mulai berpikir tentang usaha yang pernah ia impikan, dan tentu mencari usaha yang paling tepat pada saat itu. Pada 13 Maret 2007, bersama istrinya ia memulai membuka usaha jasa fotocopy dengan menyewa kios jualan yang sangat sederhana berukuran 3×5 m2. Kios itu terbuat dari kayu dan berdinding seng yang beralamat di Belakang Kantor DPRD Kota Parepare. Usaha itu diberi nama Sinar Agung.
Modal awal investasi usaha waktu itu hanya berupa satu unit mesin fotocopy dan satu etalase beserta isinya. Total investasi berkisar kurang lebih Rp12 juta yang sebagian, modal pinjaman dari keluarga.
Seiring berjalannya waktu dan perkembangan usaha fotocopy dan Alat Tulis Kantor (ATK) ini mengalami trend yang cukup baik dan pesat. Hal ini dapat dilihat dengan bertambahnya aset dan omset dari tahun ke tahun hingga sampai saat ini. Di tahun 2017 dengan melihat trend masyarakat yang suka belanja di mini market, maka CV Sinar Agung melakukan terobosan baru membuka mini market ATK terlengkap di Kota Parepare.
“Sejak dibukanya Swalayan ATK di tengah perkantoran, Jalan Jenderal Sudirman Kota Parepare ini, alhamdulillah semakin ramai dikunjungi oleh warga sekitar dan dari daerah lain seperti daerah Sidrap, Soppeng, Pinrang, Enrekang, bahkan dari Majene Sulawesi Barat,” ujar Hamka.
Salah satu yang menjadi unggulan dan daya tarik toko ini, lanjutnya, karena harga yang ditawarkan cukup murah dengan harga grosir dan varian yang banyak.
Di Tahun 2023, lanjut Hamka, Sinar Agung membuka cabang di Kota Makassar, yang beralamat di Jalan Diponegoro, No 117G Kota Makassar. Toko tersebut sebagai pusat logistik barang dan menjadi home base untuk penjualan dan distribusi barang ke seluruh daerah kabupaten/kota Sulawesi Selatan dan Barat.
Selain sukses mengembangkan usaha dan aktif dalam pembinaan ummat, Hamka juga ternyata mampu meraih gelar akademik tertinggi yakni Doktor di Bidang Ekonomi Syariah. Selamat dan Sukses, semoga ilmunya berkah dan bermanfaat bagi Agama, Bangsa dan Negara. (*/alf)














