GOWA, PIJARNEWS.COM — Dosen IAIN Parepare, H. Sudirman, S.Pd.I, MA resmi menyandang gelar doktor pada Program Studi Dirasah Islamiyah Konsentrasi Pendidikan dan Keguruan Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, usai mempertahankan disertasinya di hadapan tim penguji, di Gedung Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, Samata, Gowa, Rabu 11 Juni 2025.
Sidang promosi ini mengangkat isu strategis mengenai pengaruh penguatan pendidikan karakter dan literasi pembelajaran Al-Qur’an terhadap kemampuan membaca Al-Qur’an peserta didik SMA dan SMK di Kota Parepare.
Penelitian disertasi Sudirman berjudul “Pengaruh Penguatan Pendidikan Karakter dan Program Literasi Pembelajaran Al-Qur’an Terhadap Kemampuan Membaca Al-Qur’an Peserta Didik SMA dan SMK Kota Parepare” bertujuan menganalisis sejauh mana sinergi antara pembentukan karakter dan literasi Al-Qur’an dapat meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an di kalangan pelajar.
Dalam paparannya, Sudirman menjelaskan bahwa pendekatan yang digunakan dalam penelitiannya adalah kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner serta tes baca tulis Al-Qur’an. Analisis regresi linier berganda digunakan untuk melihat hubungan signifikan antar variabel.
Hasil penelitian, kata Sudirman, menunjukkan bahwa penguatan pendidikan karakter telah diterapkan secara efektif melalui kurikulum, peran guru sebagai teladan, serta kegiatan keagamaan yang terintegrasi di sekolah. Sementara itu, sambungnya, program literasi Al-Qur’an terbukti berdampak positif terhadap peningkatan aspek tajwid, pelafalan huruf hijaiyah, dan kegiatan ekstrakurikuler keagamaan.
Secara statistik, lanjut Sudirman, pengaruh pendidikan karakter terhadap kemampuan membaca Al-Qur’an sangat signifikan, dengan nilai terhitung 14,477 yang lebih besar dari ttabel 1,966. Begitu pula program literasi Al-Qur’an yang menunjukkan pengaruh kuat dengan nilai 10,327. Model regresi kedua variabel menyumbang 66,4 persen terhadap peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an peserta didik.
“Implikasi dari temuan ini mendorong perlunya integrasi nilai-nilai karakter Islam dalam kurikulum sekolah, pengembangan metode literasi Al-Qur’an berbasis halaqah dan pembelajaran interaktif, serta pelatihan guru guna meningkatkan motivasi dan strategi pembelajaran yang lebih efektif,” kata Sudirman.
Promosi doktor ini dipimpin oleh Prof. Dr. Hasyim Haddade, S.Ag., M.Ag selaku Ketua Sidang. Adapun promotor utama adalah Prof. Dr. H. Moh. Natsir Mahmud, MA, dengan dua kopromotor yaitu Dr. Syamsuddin, M.Pd.I dan Dr. Firman, M.Pd. Selain itu, turut hadir para penguji internal Prof. Dr. Hasyim Haddade, S.Ag., M.Ag, Prof. Dr. H. Syahruddin Usman, M.Pd., Prof. Dr. Hj. St. Aminah, M.Pd., dan penguji external, Dr. Abdullah Tahir.
H. Sudirman dikenal sebagai akademisi yang aktif dalam dunia pendidikan Islam dan sosial keagamaan. Saat ini, ia menjabat sebagai Dosen IAIN Parepare dan Koordinator Ta’lim Al-Qur’an Mahad Jamiah IAIN Parepare. Ia juga aktif sebagai Ketua IKA Cabang Parepare dan pengurus Nahdlatul Ulama Parepare periode 2024–2028.
Pria kelahiran Tonronge, Kabupaten Sidrap, 22 Mei 1982 ini telah menorehkan banyak karya ilmiah dan buku. Di antaranya buku “Tahsinul Qiraah Wal Kitabah” (2023) dan “Ulumul Qur’an: Suatu Konsep Mengenal Al-Qur’an” (2024), serta sejumlah artikel jurnal ilmiah di bidang pendidikan Islam dan literasi Al-Qur’an.
Dengan kelulusan ini, H. Sudirman menjadi salah satu doktor yang kontribusinya diharapkan memperkuat transformasi pendidikan Islam berbasis karakter dan literasi Al-Qur’an, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan. Ia menyampaikan bahwa capaian ini merupakan amanah untuk terus menebarkan manfaat bagi umat, terutama generasi muda Islam. (*)
Penulis : Alfiansyah Anwar