• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 7 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Feature

Workshop HIPMI Parepare, Ubah Ampas Kopi Jadi Sabun

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
13 November 2022
di Feature
Workshop HIPMI Parepare, Ubah Ampas Kopi Jadi Sabun

PAREPARE, PIJARNEWS.COM —Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Parepare Bidang V Kemaritiman, Pertanian, Kehutanan dan Lingkungan Hidup, melaksanakan Workshop Pengolahan Limbah Ampas Kopi.

Workshop berlangsung di Sahabat Jamur,  Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Bukit Indah, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Ahad (13/11/2022).

Workshop digelar untuk merespon meningkatnya jumlah kedai hingga warung kopi (warkop) di Kota Parepare yang menyajikan minuman olahan kopi yang dianggap tidak berbanding lurus dengan jumlah limbah ampas kopi yang dihasilkan.

Workshop pengolahan limbah ampas kopi itu diikuti sebanyak 12 peserta dari kalangan mahasiswa, dosen, staf pemerintahan dan sejumlah mitra cafe.

Berita Terkait

Malam ke-12, Safari Ramadan Muhammadiyah Parepare Bahas Konstruksi Pendidikan Generasi Qurani

Tim PKK Parepare Berbagi Takjil, Khatam Qur’an hingga Tarawih Bersama

Parepare Tuan Rumah Rakor Antarinstansi, Pemkot Perkuat Kolaborasi Pelestarian Bahasa Daerah

Soal Pengelolaan Sampah, Parepare Terbaik di Sulsel dan Masuk Enam Besar Nasional

Eka Besse Wulandari selaku fasilitator workshop pengolahan limbah ampas kopi mengatakan, harus mengenal pentingnya sabun olahan atau home made untuk lingkungan.

“Tentu hal ini sangat baik untuk diri kita sendiri terutama bagi yang memiliki masalah dengan kulit sensitif,” jelasnya.

“Alhamdulillah dari workshop ini kita menghasilkan produk berupa sabun mandi dengan lulur hasil dari buatan peserta. Keduanya dibuat dengan cara sederhana dengan bahan-bahan yang mudah didapatkan,” lanjutnya.

Dia juga menjelaskan produk lulur yang dibuatnya bersama peserta bisa langsung digunakan, namun untuk sabun mandi butuh waktu selama dua minggu lamanya untuk siap digunakan.

“Karena pada proses tersebut masih terjadi pematangan reaksi bahan-bahan yang digunakan. Mendiamkan selama dua minggu bertujuan untuk menghilangkan efek samping dari reaksi pencampuran bahan-bahan tersebut,” kata Eka Besse Wulandari.

Setelah mengikuti workshop, peserta memaparkan rencana tindak lanjut sebagai untuk membangun usaha sesuai peluang yang ada.

Sementara itu, Ketua Bidang V BPC HIPMI Parepare, Syahrani Said menjelaskan, workshop pengolahan limbah ampas kopi untuk memanfaatkannya untuk dijadikan sebagai produk yang bisa digunakan untuk perawatan kulit.

“Sehari sebelumnya terlabih dahulu dilakukan focus group discussion (FGD) agar program ini mampu melahirkan unit usaha baru yang berbasis social-preneur agar bisa terwujud,” jelasnya.

“Sehingga di rasa perlu menyamakan pandangan bersama peserta sebelum memasuki tahapan workshop,” kata Syahrani Said.

Dia juga menyebut peserta dari workshop pengolahan limbah ampas kopi diikuti berbagai kalangan dengan sejumlah mitra cafe yang ada di Parepare.

Syahrani Said menambahkan programnya itu bersifat berkelanjutan untuk melahirkan pengusaha baru untuk intervensi lingkungan seperti limbah ampas kopi tersebut.

“Kemudian kami melakukan pendampingan pada kelompok yang terbentuk. Sehingga manfaat dan tujuan dari program ini benar-benar sesuai dengan harapan,” jelasnya.

“Kami di BPC HIPMI Parepare siap memberi dukungan semaksimal mungkin agar program ini tidak berhenti sampai disini saja,” pungkasnya

Terkait: Ampas KopiHipmiLimbahParepareSabun

TerkaitBerita

KFM Motret On The Spot Momen Sakral di Desa Matajang

Editor: Muhammad Tohir
19 Oktober 2024

...

Eksotika Pulau Dutungan, Lukisan  Alam yang Memanjakan Mata

Eksotika Pulau Dutungan, Lukisan Alam yang Memanjakan Mata

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
22 Juni 2024

...

KBP Pamerkan Ragam Tanaman Bonsai dan Batu Hias dari Jepang di Soreang

Editor: Muhammad Tohir
27 Mei 2024

...

Kisah Sayudi Prastopo Bersepeda dari Indonesia ke Madinah, Pilih Umrah Usai Gagal Laksanakan Ibadah Haji

Kisah Sayudi Prastopo Bersepeda dari Indonesia ke Madinah, Pilih Umrah Usai Gagal Laksanakan Ibadah Haji

Editor: Tim Redaksi
19 Mei 2024

...

BeritaTerkini

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Antara Akidah dan Akses Pasar: Polemik Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Pemkot Parepare Lepas 1.000 Paket Sembako Pasar Murah Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
3 Maret 2026

Kesehatan Menurun, Try Sutrisno Tutup Usia

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
2 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan