• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 13 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Kriminal

5 Kg Sabu dan 150 Ekstasi Kualitas Terbaik Gagal Beredar di Sulsel, Polisi Selamatkan 100.000 Orang

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
30 April 2018
di Kriminal
Kabid Humas, Kombes Pol Dicky Sondani (kiri), anggota Komisi III DPR RI, Akbar Faisal (hitam), Kapolda Sulsel, Irjen Pol Umar Septono (kedua dari kanan) dan Dir Res Narkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Hermawan (kanan) saat rilis sabu seberat 5 kg dan 150 ekstasi beserta DPO bandar sabu jaringan internasional di Mapolda Sulsel, Senin (30/4).(mks)

Kabid Humas, Kombes Pol Dicky Sondani (kiri), anggota Komisi III DPR RI, Akbar Faisal (hitam), Kapolda Sulsel, Irjen Pol Umar Septono (kedua dari kanan) dan Dir Res Narkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Hermawan (kanan) saat rilis sabu seberat 5 kg dan 150 ekstasi beserta DPO bandar sabu jaringan internasional di Mapolda Sulsel, Senin (30/4).(mks)

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM– Selain berhasil mengangkap bandar besar yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 2016 lalu, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel), juga mengagalkan peredaran 5 kilogram (kg) sabu dan 150 ekstasi yang hendak dikirim ke Makassar oleh pelaku.

Jika 1 gram (gr) sabu bisa digunakan untuk 20 orang dalam 24 jam atau sehari, maka 5 kg sabu yang diamankan Polda Sulsel bisa digunakan oleh 100.000 orang. Direktorat Reserse Narkoba (Dit Res Narkoba) Polda Sulsel menyelamatkan 100.000 orang dari bahaya narkoba. Sedangkan jika harga 1 kg sabu dinilai dengan Rp1,5 miliar, maka 5 kg sabu senilai Rp7,5 miliar.

“Dari 5 kg bisa untuk 100.000 orang,” jelas Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulsel, Irjen Pol Umar Septono saat rilis di Mapolda Sulsel, Senin (30/4).

Direktur Reserse Narkoba (Dir Res Narkoba) Polda Sulsel, Kombes Pol Hermawan mengatakan, dari paket 5 kg sabu yang terdiri dari lima paket besar. Empat paket besar masing-masing berisi 1 kg sabu dan satu paket berisi 14 bungkus kemasan kecil dengan berat keseluruhan 1 kg sabu.

Berita Terkait

Hamil 5 Bulan, Ibu dan Anak Gepeng di Pinrang Dipulangkan ke Makassar

Bupati Sidrap Lepas Pengiriman Puluhan Ton Telur ke Kalimantan, Sultra, dan Makassar

Wamendagri Apresiasi Inovasi Digitalisasi Pelayanan Publik Pemkot Makassar

Pemkab Sidrap dan Pemkot Makassar Bakal Jalin Kerjasama Terkait Pangan

5 kg sabu tersebut diakui Hermawan adalah sabu jenis terbaik.  Hal tersebut terlihat dari bentuk  kristal sabu yang besar dan terlihat jarang tersebar kecil-kecil.

“Kebanyakan sabu yang didapat biasanya kristalnya warnanya terlihat kecoklatan, itu berarti sudah dicampur,” jelas Kombes Pol Hermawan.

Lanjutnya, biasanya bandar atau pengedar kecil sengaja memberi campuran untuk paket sabu yang diedarkan. Sabu tersebut sengaja dicampur untuk menambah berat. Jika berat bertambah maka harganya naik.

“Satu kilo ini bisa saja jadi beberapa kilo jika dicampur,” ungkapnya.

Tidak hanya sabu 5 kg yang merupakan kualitas terbaik, 150 pil ekstasi yang dikirim bersama sabu dari Cina, dengan menggunakan pembungkus teh hijau Cina, merupakan kualitas terbaik. Hal tersebut diakui mantan anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia (RI) ini saat memegang ekstasi tersebut.

Menurutnya, jika ekstasi yang biasanya beredar luas dan ditemukan tersebut sudah bercampur. Ciri-cirinya yakni, jika dipencet maka akan gampang hancur. Akan tetapi berbeda dengan ekstasi asal Cina yang ditemukan dari HS saat penggerebekan di Medan, Selasa (24/4) lalu, ekstasi tersebut jika ditekan tidak hancur dan tahan lama.

“Ini asli kualitas super yang akan masuk ke Sulsel. Ekstasi ini saja sampai sekarang masih utuh, tidak ada yang hancur,” bebernya.

Diketahui pengungkapan jaringan internasional tersebut bermula saat keberadaan DPO bandar besar asal Gowa, HS berhasil ditemukan. Kamis (19/4) Dit Res Narkoba Polda Sulsel langsung menurunkan mata-mata membuntuti dan menempel ke HS. Bahkan saat Selasa (24/4) saat HS berangkat ke Medan melalui Bandar udara Internasional Sultan Hasanuddin, ia masih diikuti. Di Medan sendiri HS melakukan penjemputan sendiri paket 5 kg yang dikirim dari Cina lewat Tawawu, Malaysia, lalu ke Medan, Sumatera Utara.

Saat paket diduga sabu berada di HS, polisi lalu membuntuti hingga ke salah satu hotel di Medan. Di Hotel inisial RAZ itulah HS ditangkap bersama barang bukti sabu 5 kg dan 150 butir ekstasi.

Disana juga polisi berhasil menangkap kurir suruhan HS, yakni HW (24) pria asal Makassar. Tugas HW harusnya ia yang membawa 5 kg sabu dan 100 butir ekstasi tersebut ke Makassar menggunakan pesawat terbang.(mks)

Terkait: Dit Res Narkoba Polda SulselMakassarMedanPolda Sulselsabu 5 kg

TerkaitBerita

Kisah di Balik Layar Mahasiswa Pinrang Bongkar Kredit Fiktif: Diancam hingga Rumah Dicari

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
29 Januari 2026

...

Beraksi Dipemberangkatan JCH di Parepare, Polisi Amankan 2 Pencopet yang Ternyata Punya Hubungan Ini

Editor: Muhammad Tohir
16 Mei 2025

...

Perburuan hingga Lintas Provinsi, Eks Karyawan Warung di Parepare Di tangkap, Celana Jadi Barang Bukti

Editor: Muhammad Tohir
9 Mei 2025

...

Beraksi di Sidrap dan Parepare Residivis Bermodal Pahat dan Mobil Rental Ditangkap

Editor: Muhammad Tohir
6 Mei 2025

...

Ramadan 1447H

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Pemkot Parepare Lepas 1.000 Paket Sembako Pasar Murah Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
3 Maret 2026

BeritaTerkini

Pelayanan Publik 2025,Parepare Raih Opini Kualitas Tinggi dari Ombudsman RI

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Imigrasi Parepare Raih penghargaan Sangat Baik Opini Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 2025.

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Pimpin Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026, Kapolres Sidrap: Persiapan Matang Sangat Dibutuhkan

Pimpin Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026, Kapolres Sidrap: Persiapan Matang Sangat Dibutuhkan

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Panen Bersama Petani di Lasiwala, Bupati Sidrap Mengaku Terharu Karena Ini

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Berbagi di IWD 2026, Koalisi Perempuan Indonesia dan PWI Pangkep Gaungkan Pesan Perlindungan Perempuan

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan