• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Kesehatan

8 Orang Meninggal Akibat DBD di Sulsel, 105 Rumah Sakit Disiagakan

Editor: Abdillah MS
1 Februari 2019
di Kesehatan, Sulselbar

MAKASSAR, PIJARNEWS.COM —  Dinas Kesehatan ( Dinkes) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), mencatat sudah delapan warga yang meninggal dunia akibat Demam Berdarah Dengue (DBD) di Sulsel. Delapan warga tercatat meninggal dunia ini, adalah akumulasi data hingga per 31 Januari 2019.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, korban meninggal dari Kabupaten Maros satu orang, Soppeng dua orang, Wajo satu orang, Pangkep tiga orang dan Makassar satu orang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Bachtiar Baso, mengungkapkan, menyikapi hal itu, Dinkes Pemprov Sulsel, telah membentuk Tim Gerak Cepat (TGC) guna penanggulangan dan antisipasi DBD.

“Data di atas adalah laporan pukul tujuh malam (19:00 Wita) tadi dari Posko DBD Dinkes Sulsel,” kata Bachtiar, seperti dikutip di birohumas.sulselprov.go.id

BeritaTerkait

KAHMI Perjuangan Gelar Dialog Nasional, Mengurai “Kegelapan” Menuju Indonesia Baru

KAHMI Perjuangan Gelar Dialog Nasional, Mengurai “Kegelapan” Menuju Indonesia Baru

26 September 2026
Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

20 September 2026
Dosen Unhas Latih Kelompok Peternak Auliah Unggas Olah Kotoran Ayam Jadi Pupuk Organik Cair

Dosen Unhas Latih Kelompok Peternak Auliah Unggas Olah Kotoran Ayam Jadi Pupuk Organik Cair

16 September 2026
Pengurus IKAPI Sulsel Resmi Dilantik, Nur Amin Saleh: Rumah Penerbit Tumbuh Bersama

Pengurus IKAPI Sulsel Resmi Dilantik, Nur Amin Saleh: Rumah Penerbit Tumbuh Bersama

1 September 2026

Untuk TGC, kata Bachtiar, ini akan standby selama 1×24 jam. Tim ini disiapkan untuk mengantisipasi penanggulangan DBD.

“Ini keprihatinan kita untuk mewaspadai di Dinas Kesehatan, kami ada namanya di Dinkes Tim Gerak Cepat (TGC),” imbuhnya.

Di Sulsel, seluruh rumah sakit (RS) telah disiagakan. “Ada 105 rumah sakit, dan kami minta rumah sakit yang ada di Sulsel memberikan ruang kepada seluruh penderita demam berdarah. Tidak boleh satupun rumah sakit ada penolakan,” tegasnya.

Bachtiar menyatakan, jika tidak ditangani dengan cepat, bisa berakibat fatal. Trombosit akan turun, dan nyawa akan terancam. Ia juga meminta masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan, apalagi di musim penghujan.

“Kepada masyarakat hendaknya selalu menjaga kebersihan lingkungan. Apalagi di musim penghujan ini, dan menghindari gigitan nyamuk,” ujarnya.

Sekadar diketahui, untuk tahun 2017 jumlah kasus DBD 1.737 penderita dan jumlah kematian 13 orang. Sedangkan tahun 2018, jumlah kasus 2.141 penderita dan jumlah kematian 19 orang.

“Untuk penanggulangan penyakit ini, kami  melakukan kewaspadaan dengan membuat surat edaran ke kabupaten/kota dan di tindaklanjuti ke Puskesmas. Penguatan tatalaksana kasus penyakit Arbovirosis bagi dokter dan paramedis Puskesmas,” terangnya.

Selain itu, dilakukan foging fokus, untuk antisipasi penyebaran kasus semakin meluas dan pembagian bubuk abate pembunuh jentik. Sosialisasi gerakan satu rumah satu jumantik dan pengendalian vektor arbovirosis di kabupaten/kota, dengan pendekatan keluarga, memantau keberadaan jentik di setiap rumah tangga.

Kewaspadaan dini dan siap melakukan respon yang dilakukan secara rutin oleh seluruh puskesmas melalui pengiriman SMS setiap minggu dan memantau adanya alert yang muncul. Juga dengan melakukan peningkatan kapasitas bagi petugas laboratorium PKM untuk penegakan diagnosis penyakit DBD. Monitoring evaluasi program arbovirosis bagi pengelola program kabupaten/kota. (rls/abd)

Terkait: DBDDinkes SulselRumah Sakit

Berita Terkait

Wali Kota Parepare Tegaskan Faskes Dilarang Tolak Pasien JKN Nonaktif Sementara

Editor: Tohir Muhammad
18 Februari 2026

...

Imigrasi Parepare Hadirkan Layanan Paspor Humanis, Jemput Bola hingga ke Rumah Sakit

Editor: Tohir Muhammad
15 Desember 2025

...

Jenguk Pasien DBD, Anggota DPRD Sidrap Ini Minta Pihak Terkait Segera Lakukan Pencegahan dan Penanganan

Editor: Tohir Muhammad
23 Juni 2025

...

Berita Populer

  • Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dukcapil Parepare Imbau Warga Manfaatkan Layanan Resmi, Tak Perlu Calo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanamkan Kedisplinan dan Nilai Agama, Tiga Sekolah di Parepare Ini Kompak Gelar Salat Duha Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bone BerAmal FC Juara Piala Gubernur Sulsel 2026, Tekuk Sidrap United Lewat Adu Penalti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masjid Al-Hijrah dan Rumah Tahfidz Muhammadiyah Akan Dibangun di Manisa, Butuhkan Anggaran Rp905 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi