• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 18 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Dayadi Mahasiwa UMS Rappang Pertama yang Tidak Buat Skripsi

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
31 Agustus 2023
di Ajatappareng, Pendidikan

SIDRAP, PIJARNEWS.COM – Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan UMS Rappang, Dayadi yang juga Kepala Desa Bina Baru, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidrap, yang memilih jalur penyelesaian studi tanpa membuat skripsi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Sidenreng (UMS) Rappang, Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad Lado, S.Sos., M.Si, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (31/8/2023).

Menurut Jamaluddin, penyelesaian studi tanpa skripsi tersebut sifatnya opsional dan diserahkan sepenuhnya kepada mahasiswa.

“ Pak Kades Bina Baru Dayadi menjadi mahasiswa pertama yang memilih penyelesaian studi tanpa membuat skripsi. Dalam proposalnya ia menyanggupi akan merancang sebuah program yang berdampak langsung kepada masyarakat, judulnya “model koordinasi pembangunan desa berbasis “Ladda Ladda”. Kata Jamaluddin.

Meski demikian, Jamaluddin menegaskan bahwa penyelesaian studi tanpa skripsi tersebut bukanlah mengikuti wisuda secara langsung tanpa tugas akhir, seperti yang dibayangkan oleh sebagian masyarakat kita.

Berita Terkait

Safari Ramadan, Bupati Sidrap Ungkap Kondisi Ekonomi Desa Bila Riase

Bupati Sidrap Dorong Petani di Wala Kejar Target Panen 10 Ton Perhektar

Pimpin Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026, Kapolres Sidrap: Persiapan Matang Sangat Dibutuhkan

Panen Bersama Petani di Lasiwala, Bupati Sidrap Mengaku Terharu Karena Ini

“Jadi tetap ada dua pilihan, apakah mahasiswa tahap akhir ini memilih jalur skripsi, atau memilih penyelesaian tugas akhir melalui prototipe, atau proyek yang dampaknya bersentuhan langsung dengan masyarakat,” jelas Jamaluddin.

Menurutnya Mahasiswa yang memilih penyelesaian studi tanpa skripsi, tetap akan dibuatkan surat keputusan (SK) Dosen Pembimbing. Para mahasiswa juga nantinya tetap akan mempresentasikan proposal prototipe atau proyek yang akan mereka kerjakan.

“Adanya peraturan ini bukan berarti membuat mahasiswa tidak lagi mengerjakan apapun sebagai syarat lulus. Sebagai gantinya, jika perguruan tinggi bisa menerapkan project-based learning.” Tambahnya.

Ia menambahkan bahwa dosen pembimbing nantinya tetap melakukan penilaian, dari proyek yang dikerjakan mahasiswa. Yang membedakan mahasiswa yang memilih jalur skripsi diuji di dalam ruangan, sementara yang tanpa skripsi akan diuji di lapangan, atau ditempat dimana mahasiswa melaksanakan sebuah proyek.

Informasinya dosen pembimbing akan menilai proyek yang dikerjakan mahasiswa, dengan tetap mempertimbangkan konsistensi dari rumusan masalah, kemudian hipotesis yang dilahirkan, metode yang digunakan, hingga temuan apa yang dihasilkan oleh mahasiswa, yang berorientasi dampak, manfaat dan harapan perubahan (outcam).

“Jadi sebenarnya UMS Rappang secara kelembagaan sudah lama mencanangkan program yang berorientasi kepada outcam atau yang memberikan dampak secara langsung, bukan lagi pada output yang hanya berorientasi pada hasil yang dicapai dalam jangka pendek,” jelas pria yang akrab disapa Prof Jal tersebut

Sebelumnya Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim menyatakan mahasiswa tidak perlu skripsi.

“Kalau kita ingin menunjukan kompetensi dalam bidang yang technical, apakah penulisan karya ilmiah yang di-publish secara scientific itu adalah cara yang tepat untuk mengukur kompetensi dia dalam technical skill itu?” tanya Nadiem dalam Diskusi Merdeka Belajar Episode ke-26 yang disiarkan kanal Youtube KEMENDIKBUD RI pada Selasa, 29 Agustus 2023 lalu.(*)

Terkait: SidrapTanpa SkripsiUMS Rappang

TerkaitBerita

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

...

Pemudik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Naik 5 Persen

Pemudik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Naik 5 Persen

Editor: Muhammad Tohir
14 Maret 2026

...

Ramadan 1447H

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

BeritaTerkini

Safari Ramadan Hari ke-27, Tasming Hamid Salurkan Bantuan Pembangunan Masjid

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Membungkam Kritik dengan Air Keras

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan