• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 15 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Peristiwa

Kades Mattirotasi Ungkap Tidak Ada Pemecatan Staf dan Bantah Tuduhan Terkait Pileg

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
28 Februari 2024
di Peristiwa

SIDRAP, PIJARNEWS.COM–Puluhan warga Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, melakukan aksi unjuk rasa didepan kantor Desa Mattirotasi, Rabu (28/2/2024).

Unjuk rasa tersebut terkait dugaan pemecatan staf desa dan kader Posyandu yang diduga karena beda pilihan pada pemilihan legislatif pada pemilu 2024 lalu.

Para pengunjuk rasa langsung ditemui Bahar Idris Kades Mattirotasi. Dikatakannya bahwa tidak ada pemecatan terhadap 5 staf desanya, dan sampai hari ini pihaknya juga tidak mengeluarkan surat pemecatan.

“Saya tidak melakukan pemecatan dan saya juga tidak menginstruksikan memecat, jadi soal pemecatan dimedia itu saya tepis,” ujarnya.

Berita Terkait

Pimpin Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026, Kapolres Sidrap: Persiapan Matang Sangat Dibutuhkan

Panen Bersama Petani di Lasiwala, Bupati Sidrap Mengaku Terharu Karena Ini

Idhul Fitri, Pemkab Sidrap Siapkan Takbiran Keliling hingga Bazar Produk Lokal

Pemkab Sidrap Dukung Pemerintah Pusat Kendalikan Inflasi Jelang Idulfitri

Meski begitu diakuinya, memang dirinya pernah menawarkan diri kepada para staf tersebut untuk membuat surat pengunduran diri jika memang tidak sanggup bekerja seatap dengannya. Dan tidak ada ucapan pemecatan.

“Saya tidak ada niat memecat mereka, saya hanya memberikan ketegasan untuk merubah sikap untuk melaksanakan tugas pembangunan kedepan,” tegas Purnawirawan TNI tersebut.

Bahar juga menepis bahwa unjuk rasa tersebut ada kaitannya dengan Pileg, dia menduga para pengunjuk rasa hanya mengkambinghitamkan caleg, karena situasi dan kondisi awal berupa luka lama yang terbawa sampai saat ini.

“Luka lama sejak Pilkades, ini kubu-kubu sampai sekarang masih berjalan, itu yang saya rasakan sampai sekarang,” katanya.

Dan hal itu tidak ada hubungannya dengan Pemilu legislatif dan murni karena persoalan kinerja.

“Jadi masalah Pileg itu saya tepis, saya tidak ada hubungannya dengan isu Pileg yang berkembang di media,” ujarnya.

Jika ingin memecat, Bahar mengaku bisa saja melakukan setelah dirinya dilantik menjadi kepala desa dua tahun lalu, dan hal itu tidak dilakukannya.

“Dua tahun 3 bulan saya bina, saya sabar menghadapi mereka,” ucapnya.

Namun, Bahar juga menjelaskan telah melakukan musyawarah desa yang membahas isu tersebut, yang hasilnya akan tetap merangkul para staf tersebut dan akan melakukan penggantian jika para staf ada yang tidak kembali masuk bekerja.

“Jadi kami tidak sewenang-wenang, kami juga tau aturan, saya dikatakan otoriter, walaupun saya basic militer saya tidak satu katapun membentak mereka,” ucapnya.

Terpisah Camat Watang Pulu Hidayatullah Abbas saat dikonfirmasi apakah sudah ada surat rekomendasi dari desa dan diterima pemerintah kecamatan, Hidayat sapaan akrabnya mengungkapkan bahwa dirinya belum menerima.
“Belum,” singkatnya.

Sebelumnya Hidayat menegaskan kepada pengunjuk rasa bahwa pihaknya juga tak akan menandatangani pemecatan jika hal itu terkait politik.

“Kalau soal beda pilihan InsyaAllah saya tidak tanda tangan, tapi kalo soal ketidak disiplinan dan tidak bisa bekerjasama dengan pemerintah desa ya mohon maaf, saya bisa laksanakan, karena sesuai Permendes desa berhak memberhentikan dan mengangkat,” ucapnya.

Terkait: KadesMattirotasiPemiluSidrap

TerkaitBerita

Berbagi di IWD 2026, Koalisi Perempuan Indonesia dan PWI Pangkep Gaungkan Pesan Perlindungan Perempuan

Editor: Muhammad Tohir
12 Maret 2026

...

Detik-detik Evakuasi Pekerja Bangunan di Pinrang yang Tersengat Listrik

Editor: Muhammad Tohir
28 Januari 2026

...

Larang Buka Paket COD Sebelum Bayar, Seorang Kurir di Pinrang Mengaku Dipukul dan Dicakar

Editor: Muhammad Tohir
17 Desember 2025

...

Angin Puting Beliung Terjang Pinrang, Puluhan Rumah Rusak

Editor: Tim Redaksi
14 Desember 2025

...

Ramadan 1447H

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Casemix RSUD Andi Makkasau Gelar Buka Puasa Unik

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Ramadan Berbagi, Apersi Sulsel Salurkan Bantuan Rp3,4 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
6 Maret 2026

BeritaTerkini

Pemudik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Naik 5 Persen

Pemudik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Naik 5 Persen

Editor: Muhammad Tohir
14 Maret 2026

Liga Ramadan 2026 Berakhir, Sekda Parepare: Jaga Semangat Pembinaan

Editor: Muhammad Tohir
14 Maret 2026

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Penataan Wilayah dan Penanggulangan Banjir Manggala Jadi Prioritas Pemkot Makassar

Penataan Wilayah dan Penanggulangan Banjir Manggala Jadi Prioritas Pemkot Makassar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Pedagang Ikan di Pinrang Dipaksa Setor Rp3 Juta per Tahun, Tak Bayar Meja Jualan Dibongkar

Pedagang Ikan di Pinrang Dipaksa Setor Rp3 Juta per Tahun, Tak Bayar Meja Jualan Dibongkar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan