PINRANG, PIJARNEWS.COM – Cuaca ekstrem di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, memakan korban jiwa. Seorang pelajar berinisial BD, 16 tahun, meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya tertimpa pohon tumbang di Jalan Poros Kampung Pajalele, Desa Binanga Karaeng, Kecamatan Lembang.
Kasat Lantas Polres Pinrang, Iptu Andi Sriulva Baso Paduppa, mengonfirmasi insiden maut tersebut. Kejadian bermula saat BD yang berboncengan dengan rekannya, SS (16), melaju dari arah Pinrang menuju Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
“Saat melintas di lokasi, sebuah pohon di tepi jalan tiba-tiba tumbang dan menghantam kendaraan korban. Akibatnya, pengendara kehilangan kendali dan terjatuh ke aspal,” ujar Sriulva, Rabu (25/2/2026).
Kedua korban segera dievakuasi warga ke Rumah Sakit Umum (RSU) Madising Bungi untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, karena mengalami luka serius di bagian kepala belakang dan pendarahan aktif, nyawa BD tidak dapat diselamatkan.
“Satu korban (BD) dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit. Sementara rekannya, SS, masih menjalani perawatan intensif akibat luka terbuka di dahi dan hidung,” kata Sriulva menambahkan.
Kondisi cuaca di wilayah Kecamatan Lembang memang dilaporkan sedang buruk sebelum insiden terjadi. Rusman, salah seorang warga setempat, menyebutkan hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut sejak kemarin.
“Angin memang sangat kencang hingga menyebabkan banyak pohon tumbang di beberapa titik. Salah satunya menimpa kedua pelajar tersebut,” tutur Rusman.
Polisi mengimbau para pengendara untuk tetap waspada saat melintasi jalur yang rawan pohon tumbang, terutama saat cuaca ekstrem melanda wilayah Sulawesi Selatan. (*)
Reporter: Faizal Lupphy











