MAKASSAR, PIJARNEWS.COM – Kepala SMA Negeri 5 Kota Parepare, Muzakkir Damir, meraih gelar doktor pada Program Studi S-3 Ilmu Pendidikan Bahasa, Fakultas Bahasa dan Sastra, Universitas Negeri Makassar (UNM), Jumat, 7 Agustus 2026.
Ia dinyatakan lulus setelah mempertahankan disertasi tentang pengembangan media pembelajaran berbasis Google Sites untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas X.
Ujian promosi berlangsung di Ruang Rapat DA L1.2 Fakultas Bahasa dan Sastra UNM. Sidang dipimpin Dekan Fakultas Bahasa dan Sastra UNM, Prof. Dr. Anshari, M.Hum., didampingi sekretaris Prof. Dr. Mantasiah R., M.Hum.
Disertasi berjudul Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Google Site untuk Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X: Penelitian Pengembangan di SMA Negeri 5 Parepare berangkat dari kebutuhan sekolah menghadirkan pembelajaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi.
Hasil penelitian menunjukkan media pembelajaran yang dikembangkan memenuhi tiga indikator utama, yakni valid, praktis, dan efektif. Validitas media memperoleh skor rata-rata 3,98. Keterlaksanaan pembelajaran mencapai 90 persen, aktivitas peserta didik 86,31 persen, sedangkan respons siswa terhadap media mencapai 91,06 persen dengan kategori sangat positif.
“Efektivitas media juga terlihat dari peningkatan hasil belajar. Nilai rata-rata siswa naik dari 64,19 pada pretest menjadi 83,87 pada posttest. Uji paired t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 atau lebih kecil dari 0,05. Hasil tersebut menunjukkan penggunaan Google Sites memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa,” kata Muzakkir kepada Pijarnews.com.
Menurut Muzakkir, pemanfaatan Google Sites memberi alternatif bagi guru dalam menyajikan materi secara lebih interaktif dan mudah diakses. Platform tersebut memungkinkan peserta didik belajar secara mandiri tanpa dibatasi ruang dan waktu.
Selama penyusunan disertasi, Muzakkir dibimbing Prof. Dr. Ramly, M.Hum. sebagai promotor, Dr. Misnah Mannahali, M.Pd. sebagai ko-promotor I, dan Dr. H. Abd. Rahim, S.E., M.Pd. sebagai ko-promotor II. Adapun tim penguji terdiri atas Prof. Dr. Sultan, S.Pd., M.Pd., Dr. Fathahillah, S.Pd., M.Eng., Prof. Dr. Johar Amir, M.Hum., dan Prof. Dr. Jumadi, M.Pd.
Direktur Pijarnews.com, Alfiansyah Anwar, menilai keberhasilan Muzakkir menyelesaikan pendidikan doktor menjadi modal penting dalam mendorong inovasi pendidikan di Parepare.
“Selamat dan sukses atas raihan gelar doktor untuk Bapak Muzakkir Damir. Selama ini kami melihat beliau berhasil memimpin SMA Negeri 5 Parepare dengan baik. Prestasi akademik berjalan seiring dengan pembinaan karakter peserta didik,” kata Alfiansyah.
Menurut Alfiansyah, budaya religius juga menjadi salah satu ciri sekolah tersebut. Peserta didik Muslim dibiasakan melaksanakan salat berjamaah di masjid sekolah, selain didorong meraih prestasi akademik.
Ia mengatakan lulusan SMA Negeri 5 Parepare setiap tahun diterima di berbagai program studi favorit, antara lain Kedokteran, Teknik Sipil, Arsitektur, serta sejumlah jurusan unggulan lainnya di berbagai perguruan tinggi. Bukan saja di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri.
“Prestasi itu menunjukkan bahwa kepemimpinan sekolah tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari keberhasilannya membentuk karakter, kedisiplinan, dan budaya belajar peserta didik,” ujarnya.
Riset yang dikembangkan Muzakkir diharapkan menjadi rujukan bagi guru dan sekolah dalam mengembangkan media pembelajaran digital yang lebih efektif. Bagi Kota Parepare, capaian tersebut menambah daftar tenaga pendidik yang berkontribusi pada pengembangan inovasi pendidikan berbasis teknologi. (*)










