MAKASSAR, PIJARNEWS.COM– Kepala UPT SMAN 5 Parepare, Dr. Muzakkir Damir, S.Pd., M.Pd., berhasil meraih gelar doktor dalam bidang Ilmu Bahasa Indonesia di Universitas Negeri Makassar (UNM).
Ujian dan pengukuhan doktor tersebut digelar di Kampus UNM Parangtambung, Kota Makassar. Prosesi akademik itu dihadiri tim penguji internal, promotor, penguji eksternal, serta Dekan Fakultas Bahasa dan Sastra UNM.
Sejumlah kolega turut hadir memberikan dukungan, di antaranya jajaran dan rekan kerja UPT SMAN 5 Parepare, rekan sesama mahasiswa program doktor, keluarga, serta sejumlah rekan seprofesi.
Dalam studinya, Muzakkir Damir mengangkat fokus penelitian pada pemanfaatan teknologi digital dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
Penelitian tersebut dinilai relevan dengan perkembangan pendidikan di era digital yang menuntut adanya inovasi dalam proses pembelajaran.
Penguji eksternal, Prof. Dr. Jumadi, M.Pd., mengapresiasi fokus penelitian yang dikembangkan Muzakkir. Menurutnya, pengembangan pembelajaran berbasis digital menjadi bagian penting dalam menjawab kebutuhan pendidikan di tengah perkembangan teknologi.
“Pengembangan pembelajaran digital merupakan wujud sinkronisasi antara proses pembelajaran dengan kebutuhan zaman. Karena itu, penelitian seperti ini memiliki relevansi yang kuat dengan tantangan pendidikan saat ini,” ujar Prof. Jumadi.
Selain aspek akademik, penguji dan promotor juga memberikan apresiasi atas komitmen Muzakkir menyelesaikan pendidikan doktoral di tengah tanggung jawabnya sebagai kepala sekolah.
Apalagi, SMAN 5 Parepare merupakan salah satu sekolah negeri yang memiliki berbagai capaian di tingkat Sulawesi Selatan dan tercatat sebagai bagian dari Sekolah Garuda Transformasi Republik Indonesia.
Menyelesaikan pendidikan doktoral sembari menjalankan amanah sebagai kepala sekolah dinilai menjadi tantangan tersendiri yang membutuhkan komitmen, disiplin, dan kerja keras.
Usai dikukuhkan sebagai doktor, Muzakkir menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses pendidikannya.

“Alhamdulillah, hari ini menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan akademik saya. Saya menyampaikan terima kasih kepada keluarga, rekan kerja, dosen, promotor, penguji, teman-teman mahasiswa, dan seluruh pihak yang telah memberikan doa, dukungan, kerja sama, serta bantuan hingga studi ini dapat saya selesaikan,” kata Muzakkir, Jumat (07/08/2026).
Ia menegaskan, pencapaian gelar doktor bukan menjadi akhir dari proses pengembangan diri, khususnya dalam bidang pendidikan dan pembelajaran digital.
“Ini bukan akhir, tetapi menjadi awal untuk terus mengembangkan pembelajaran digital. Saya berkomitmen untuk terus berkontribusi menghadirkan inovasi pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan peserta didik,” ujarnya.
Muzakkir berharap hasil penelitian yang dikembangkannya dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi digital secara lebih efektif di lingkungan pendidikan.










