PAREPARE, PIJARNEWS.COM – Ustaz H. La Jami, S.Ag., M.A., mengingatkan pentingnya mengenali empat potensi sifat dalam diri manusia yang dapat memengaruhi karakter dan perilaku sehari-hari. Hal itu disampaikan saat menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Raya Parepare, Jumat (23/10/2026).
Dalam khutbahnya, Ia mengutip pandangan Imam Al-Ghazali mengenai empat sifat yang dapat membentuk karakter seseorang jika terus dibiasakan. Keempat sifat tersebut meliputi sifat emosional, kebinatangan, setan, dan ketuhanan.
La Jami menjelaskan, sifat emosional, khususnya mudah marah, dapat menjadi karakter yang melekat apabila terus dipelihara. Kebiasaan tersebut tidak hanya berdampak pada diri sendiri, tetapi juga berpotensi melukai perasaan orang lain.
“Jika dalam diri kita selesai, belum tentu di orang lain juga selesai,” ujarnya.
Selanjutnya, dia menyoroti sifat kebinatangan yang diibaratkan sebagai perilaku tidak pernah merasa cukup dan terus berusaha merebut milik orang lain meski sudah memiliki sesuatu.
“Binatang itu, kalau masih ada makanan di mulutnya, masih berusaha merebut makanannya orang,” katanya.
Menurut La Jami, perumpamaan tersebut menggambarkan perilaku manusia yang terus mengejar harta duniawi dan memperebutkan milik orang lain tanpa merasa cukup dengan apa yang telah dimiliki.
Potensi ketiga yang disoroti adalah sifat setan, salah satunya kesombongan. Sifat ini, kata dia, dapat terlihat dari perilaku seseorang yang senang ketika orang lain mengalami kesusahan, tetapi justru tidak senang saat orang lain memperoleh kebahagiaan.
Adapun potensi keempat adalah sifat ketuhanan. La Jami menekankan pentingnya mengedepankan sifat tersebut untuk mengendalikan sifat emosional, kebinatangan, dan kesombongan dalam diri manusia.
Menurutnya, hal itu dapat dilakukan dengan menjalankan perintah Allah SWT dan Rasul-Nya sesuai pengetahuan dan ilmu yang dimiliki, serta menjauhi segala larangan-Nya.
Dia berharap, umat Islam dapat menjadikan ketaatan kepada Allah SWT sebagai landasan dalam membentuk karakter dan perilaku yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.
“Jika sifat ketuhanan yang kita tonjolkan, insyaallah Allah akan mempertemukan kita kepada yang baik,” tuturnya.
Reporter: Akbar.B (Mahasiswa Magang PPL STAIN Majene)











