• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

GPMD-SGMK Apresiasi Perjuangan Panjang Kaum Buruh

Editor: Ibrah La Iman
1 Mei 2018
di Sulselbar

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Gerakan Perjuangan Mahasiswa Demokratik (GPMD) – Sentra Gerakan Muda Kerakyatan (SGMK) Kota Parepare. Melakukan aksi damai sebagai dukungan terhadap perjuangan kaum buruh Indonesia. Aksi ini berpusat di Monumen Habibie Ainun dan Patung Pemuda Parepare. Dengan membawa umbul-umbul serta bendera. Aktivis GPMD-SGMK mengelar orasi secara bergantian dan menyebar beberapa selebaran kepada masyarakat dan pengguna jalan, Selasa 1/5/2018.

Peringatan Hari Buruh atau popular dengan sebutan May Day setiap tahun diperingati tanggal 1 Mei. Aksi ini merupakan bentuk penghargaan atas kemenangan perjuangan panjang dan militan kaum buruh satu abad ke 19 untuk mendapatkan 8 jam kerja sehari dan membebaskan diri dari perbudakan. Ratusan kaum buruh tewas di tembaki, ditangkap atas aksi demonstrasi menuntut pengurangan jam kerja dari 20 jam menjadi 8 jam kerja. Peristiwa ini terjadi di Chicago yang dikenal dengan peristiwa Hymarket.

Di Indonesia, kaum buruh  memiliki sejarah panjang perjuangannya bersama kaum tani serta seluruh rakyat tertindas  melawan kolonialisme (penjajahan) dan rezim anti rakyat yang mengokohkan penghisapan dan penindasan kapitalisme/pemodal hingga saat ini. Hal tersebut adalah belengu bagi kemajuan dan pembebasan rakyat untuk menjadi bangsa dan negara Indonesia yang mandiri dan berdaulat secara ekonomi, politik, dan kebudayaan.

“Aksi yang kami lakukan sebagai bentuk dukungan terhadap buruh dan rakyat untuk bagaimana kemudian menekankan bahwa rakyat dan seluruh elemen yang tertindas harus menyatuh dan membangun kekuatan politik,” ungkap Ikram, selaku koordinator lapangan.

BeritaTerkait

PWM SulSel Lantik Pimpinan Baru Pesantren Hizbul Wathan Muhammadiyah Periode 2026–2030

PWM SulSel Lantik Pimpinan Baru Pesantren Hizbul Wathan Muhammadiyah Periode 2026–2030

13 Oktober 2026
ICMI Parepare Bahas Bisnis Digital dan Pengkaderan Pemuda

ICMI Parepare Bahas Bisnis Digital dan Pengkaderan Pemuda

2 Oktober 2026
KAHMI Perjuangan Gelar Dialog Nasional, Mengurai “Kegelapan” Menuju Indonesia Baru

KAHMI Perjuangan Gelar Dialog Nasional, Mengurai “Kegelapan” Menuju Indonesia Baru

26 September 2026
Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

20 September 2026

Ia juga menegaskan bahwa kesejahteraan di Indonesia tidak akan tercapai jika buruh dan rakyat tidak mampu menuntut hak-haknnya sebagai kaum tertindas.

“Pada tahun tahun ini, kita kembali memperingati Hari buruh sedunia, jelas bukan sekedar tradisi tahunan untuk memperingati hari kemenangan perjuangan di masa lalu, namun mengingatkan kepada kita bahwa hingga hari ini, kesejahteran, keadilan dan perlindungan belumlah kita raih,” tutupnya.

Adapun tuntutan aksi aktivis GMPD-SGMK sebagai berikut; 1. Hapus PP No. 78 tahun 2015 tentang pengupahan, 2. Perlindungan dan kesejahteraan bagi perempuan, 3. Stop diskriminasi, kekerasan seksual terhadap buruh dan perempuan, 4. Hapus sistem kerja kontrak, 5. Tolak revisi UU 13 tahun 2003, 6. Lindungi buruh migran Indonesia, 7. UU Agraria sejati bagi petani, 8. Hapus UU ITE, 9. Hapus UU KUHP, dan 10. Tolak PKPU No. 11 tahun 2017 tentang syarat peserta Pemilu. (hmd/ibl)

Terkait: GPMD SGMKHari BuruhKaum BuruhMay Day

Berita Terkait

Hari Buruh 2026, Wali Kota Parepare Ungkap Program 1000 Pengusaha

Hari Buruh 2026, Wali Kota Parepare Ungkap Program 1000 Pengusaha

Editor: Tohir Muhammad
3 Mei 2026

...

Peringati Mayday, Plt Gubernur Sulsel Silaturahmi dengan 9 Serikat Pekerja dan BP Jamsostek

Peringati Mayday, Plt Gubernur Sulsel Silaturahmi dengan 9 Serikat Pekerja dan BP Jamsostek

Editor: Tohir Muhammad
2 Mei 2021

...

Sirajuddin

OPINI : May Day Dibungkam Pandemi

Editor: Tim Redaksi
1 Mei 2020

...

Berita Populer

  • Paradoks Legal Standing: Kepentingan Publik dan Akses Bersyarat

    Paradoks Legal Standing: Kepentingan Publik dan Akses Bersyarat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penipuan Online Modus Janji Nikah, 11 Korban Tertipu Hingga Ratusan Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SEKSOS.COM 2026 Resmi Ditutup, Ini Para Juaranya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekening Massal, Demi Kepentingan Siapa?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bentuk Karakter Mahasiswa, UMS Rappang Mulai Kokurikuler Tapak Suci

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi