PAREPARE, PIJARNEWS.COM – Harga cabai di dua pasar tradisional di kota Parepare, yakni di Pasar Lakessi dan Labukkang semakin melambung tinggi, tak tanggung-tanggung harganya mencapai Rp. 120ribu, Selasa, 7/3/2017.
Harga cabai merah keriting dari harga Rp. 50ribu naik menjadi Rp. 60ribu per kilogramnya. Sementara harga cabai rawit naik drastis dari harga Rp. 100ribu naik menjadi Rp. 110ribu hingga tembus Rp. 120ribu per kilogram.
Beberapa pedagang menyampaikan, kenaikan harga dipicu karena cuaca buruk yang mengakibatkan gagal panen hingga mengakibatkan kelangkaan pasokan dari petani hingga ke pengumpul cabai di kota Parepare.
Mahdia, salah satu pedagang di pasar menyatakan, “harga yang saya jual cabe hingga Rp. 105ribu hingga Rp.120ribu. Lain lagi dengan Hj. Senni, pedagang ini berpendapat, “kenaikan dipicu karena adanya kelangkaan ditingkat petani dan dampaknya pembeli sepi, pedagang seperti saya hanya mampu membeli dua kilo dalam sehari”, ungkapnya.
Ibu-ibu rumah tangga yang mendapati harga cabai yang melambung di pasaran, ada yang memutuskan untuk bercocok tanam cabai di rumah untuk menghemat pengeluaran rumah tangga. (con/ibr)
















