• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan AI
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Advertorial

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026
di Advertorial, Sulselbar, Wirausaha
Tim PKM Universitas Muslim Maros (UMMA), Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) serta Rumah Kemasan Kabupaten Maros berfoto bersama usai menggelar Sosialisasi Manajemen Keuangan terhadap Kelompok Pembuat Pakan Ternak Mandiri, Rabu (20/5/2026)

Tim PKM Universitas Muslim Maros (UMMA), Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) serta Rumah Kemasan Kabupaten Maros berfoto bersama usai menggelar Sosialisasi Manajemen Keuangan terhadap Kelompok Pembuat Pakan Ternak Mandiri, Rabu (20/5/2026)

MAROS, PIJARNEWS.COM–Pada hari Rabu (20/5/2026) bertempat di ruang pertemuan Kantor Desa Ampekale, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, dilakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan tema Sosialisasi Manajemen Keuangan terhadap Kelompok Pembuat Pakan Ternak Mandiri. Kegiatan ini merupakan PKM kolaborasi antara Universitas Muslim Maros (UMMA), Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) serta Rumah Kemasan Kabupaten Maros.

Di hadapan peserta kegiatan, Ummul Chair, M.M., sebagai ketua tim mengatakan bahwa ini merupakan kegiatan untuk mensosialisasikan bagaimana cara mengelola keuangan dengan baik dan benar pada para pelaku usaha pembuat pakan mandiri yang berada di Desa Ampekale. Dalam paparannya, Ummul melanjutkan bahwa pengelolaan keuangan yang tidak baik dapat menyebabkan usaha yang dilakukan tidak dapat berkembang.

Dalam kegiatan ini, Dr. Sarnawiah , Dr. Khaerayani Nur, dan Nur Wahida, M.Si tampil membawakan materi tentang tata cara pengelolaan keuangan pada pembuatan pakan mandiri untuk ayam dan bebek. Mereka memaparkan bagaimana mencatat arus kas masuk dan keluar, bagaimana mempromosikan produk pakan yang telah dibuat dan bagaimana mencatat pegeluaran selama proses produksi sehingga harga pokok penjualan (HPP) dapat ditentukan oleh pembuat pakan.

Sedangkan Andi Muhammad Anshar dari Unhas tampil membawakan materi terkait bagaimana memanfaatkan limbah hasil pertanian dan perikanan yang ada di Desa Ampekale untuk menjadi bahan baku pembuatan pakan mandiri sehingga harga produksi dapat semurah mungkin.

BeritaTerkait

Imigrasi Parepare Salurkan Bantuan untuk Anak Stunting di Kelurahan Lompoe

Imigrasi Parepare Salurkan Bantuan untuk Anak Stunting di Kelurahan Lompoe

16 Oktober 2026
Wali Kota Parepare Tasming Hamid Hadiri Wisuda Umpar, Beri Pesan ke 597 Lulusan

Wali Kota Parepare Tasming Hamid Hadiri Wisuda Umpar, Beri Pesan ke 597 Lulusan

16 Oktober 2026
Cegah ISPA, Wali Kota Parepare Pimpin Pembagian Masker

Cegah ISPA, Wali Kota Parepare Pimpin Pembagian Masker

16 Oktober 2026
Bupati Sidrap Paparkan Potensi Investasi Hijau di CNBC Indonesia

Bupati Sidrap Paparkan Potensi Investasi Hijau di CNBC Indonesia

16 Oktober 2026

Anshar dalam pemaparannya mengatakan bahwa kebutuhan akan pakan ternak untuk ayam pedaging, ayam petelur dan bebek semakin hari semakin meningkat. Hal ini terkadang menyebabkan harga pakan di pasaran menjadi naik dan membuat margin keuntungan peternak menjadi berkurang. Untuk menyiasati hal itu, diperlukan adanya pakan mandiri yang dapat dibuat dari limbah hasil pertanian dan perikanan. Pakan ini diperoleh dari sekitar lingkungan para peternak untuk menekan biaya pakan.

Sementara Fahmy, S.Sos selaku Kepala UPTD PLUT Maros mengatakan bahwa pembuatan pakan mandiri mampu dikembangkan menjadi sebuah usaha yang mampu menghasilkan cuan jika dipromosikan dengan baik dan manajemennya di kelola dengan baik.

Untuk meningkatkan penjualan produk pelaku guna menghasilkan cuan atau keuntungan maka pembuat pakan mandiri perlu mengemas produknya dengan baik disamping mengurus legalitas usaha mereka. Untuk memudahkan pelaku usaha dalam mengurus legalitas dan kemasan produk mereka maka mereka dapat meminta pendampingan dari PLUT dan Rumah kemasan (RK) Kabupaten Maros yang berlokasi di sekitar Pantai tak berombak (PTB) kabupaten Maros.

“Bagi teman-teman yang mau membuat izin usaha, mengurus sertifikasi halal, mengurus PIRT dan juga membuat desain kemasan bagi produk pakan mandirinya, dapat menghubungi kami di PLUT dan RK. Kami siap membantu para pelaku usaha dari Desa Ampekale, “ pungkas Fahmy.

Kegiatan sosialisasi ini selain diisi pemaparan dari narasumber, juga diisi sesi tanya jawab interaktif antara peserta kegiatan dan juga narasumber. Selain itu untuk mengukur tingkat pemahaman para peserta kegiatan maka dilakukan juga sesi pengisian kuisioner sebelum dan sesudah kegiatan berlangsung oleh tim pengabdian masyarakat terhadap para peserta kegiatan.

Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama antara para peserta kegiatan dan juga pemateri untukmengabadikan momen pengabdian. (adv)

Terkait: Pengabdian kepada MasyarakatUniversitas HasanuddinUniversitas Muslim Maros

Berita Terkait

Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

Editor: Tim Redaksi
20 September 2026

...

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
22 Agustus 2026

...

Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari  Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

Tim PKM Universitas Hasanuddin Dampingi Poklahsar Milkfish Lestari Soppeng Kembangkan Olahan Ikan Patin Berbasis Zero Waste

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Agustus 2026

...

Berita Populer

  • Akibat Kabut Asap Sekolah Daring 2 Hari di Parepare, KBM Tatap Muka Dievaluasi

    Akibat Kabut Asap Sekolah Daring 2 Hari di Parepare, KBM Tatap Muka Dievaluasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Selimuti Parepare, BPBD Catat 71 Hektare Lahan Terbakar Sejak Juli

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekening Massal, Demi Kepentingan Siapa?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PWM SulSel Lantik Pimpinan Baru Pesantren Hizbul Wathan Muhammadiyah Periode 2026–2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Mahasiswa KPI STAIN Majene Jalani PPL di Pijarnews.com Parepare

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kebijakan AI
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi