• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Sulselbar

Buk..Tinju Sang Guru Melesat ke Ulu Hati Siswanya

Editor: Alfiansyah Anwar
21 Oktober 2018
di Sulselbar
Ilustrasi stop kekerasan anak

Ilustrasi. --int--

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Citra pendidikan kembali tercoreng di Kota Parepare, Sulawesi Selatan. YF –inisial seorang pelajar salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Unggulan Parepare harus terbaring lemas di rumahnya. Itu terjadi setelah YF diduga dipukul guru olahraganya saat bermain basket, tepat di ulu hatinya.

YF sempat dirawat intensif di rumah sakit Sumantri Parepare selama lima hari. Ini diduga akibat pukulan tinju yang dilayangkan sang guru. YF mengalami pembengkakan dibagian perut. Kini YF dirawat jalan di rumahnya. Kejadian itu sempat tak dilaporkan orang tua korban karena bingung harus berbuat apa.

“Mirip pukulan petinju kelas dunia, guru olahraga memukul saya tepat di ulu hati. Saat itu juga, saya merasakan sesak. Saya menangis dan terdiam, karena sakit. Eh..malah saya kembali dianggap mengolok-olok dirinya. Pak guru kemudian mengeluarkan kata-kata kasar,” ungkap YF yang sementara dilumuri minyak gosok dibagian perut oleh neneknya, Sabtu 20 Oktober 2018.

Kejadian itu dilaporkan Azhar Zulfurqan, kuasa hukum keluarga korban ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Parepare. Tiga saksi pelajar SMP ternama tersebut telah diinterogasi polisi atas kejadian itu. Polisi belum sempat memeriksa korban, karena belum bisa datang ke kantor polisi. Polisi juga telah menjadwalkan pemanggilan oknum guru yang diduga melakukan tindakan kekerasan kepada siswanya.

BeritaTerkait

Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

Limbah Pupuk Cair Kotoran Ayam Kini Bisa Diolah Menjadi Bio Tablet Ramah Lingkungan di Desa Bontosunggu

20 September 2026
Dosen Unhas Latih Kelompok Peternak Auliah Unggas Olah Kotoran Ayam Jadi Pupuk Organik Cair

Dosen Unhas Latih Kelompok Peternak Auliah Unggas Olah Kotoran Ayam Jadi Pupuk Organik Cair

16 September 2026
Pengurus IKAPI Sulsel Resmi Dilantik, Nur Amin Saleh: Rumah Penerbit Tumbuh Bersama

Pengurus IKAPI Sulsel Resmi Dilantik, Nur Amin Saleh: Rumah Penerbit Tumbuh Bersama

1 September 2026
Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

Kolaborasi Umpar, Unhas, dan Universitas Patompo Dorong Transformasi Usaha Perikanan Pesisir di Desa Lawallu Barru

22 Agustus 2026

“Kejadian itu membuat klien kami pernah dirawat secara intensif di rumah sakit. Sebab mengalami sesak dan pembengkakan dibagian ulu hati. Pembengkakan diduga akibat dipukul oleh oknum guru,” ujar Azhar Zulfurqan, Kuasa Hukum Korban.

Azhar juga heran di Sekolah yang telah disematkan sebagai sekolah ramah anak oleh menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise tahun 2016 lalu ternyata  masih ada dugaan kekerasan.

“Sekolah tersebut pernah mendapatkan penghargaan sebagai sekolah ramah anak. Selain itu, baru-baru ini Kota Parepare juga mendapatkan penghargaan sebagai kota layak anak oleh Kementrian PPA pada peringatan Hari Anak Nasional pada Juli lalu di Surabaya. Saya heran, kota yang masih ada laporan kekerasan anaknya mendapat dua penghargaan yang begitu besar,” kata Azhar Zulfurqan.

Hingga berita ini diterbitkan, PIJARNEWS terus berupaya mengkonfirmasi sang guru yang diduga melakukan tindakan kekerasan kepada siswanya. Begitu pula kepada pihak manajemen sekolah terkait dugaan kekerasan di lingkungan sekolah. (*)

Penulis : Syamsuddin

Editor : Alfiansyah Anwar

Terkait: Kekerasan Anak

BeritaTerkait

Foto : Zulkifli Thalib, Kepala bidang DPPPA Parepare.

Tren Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak 2022 dan 2023 di Parepare

Editor: Tohir Muhammad
6 November 2023

...

Dua Kali Tampar Siswi SD, IRT Jadi Tersangka

Dua Kali Tampar Siswi SD, IRT Jadi Tersangka

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
30 Desember 2019

...

Status Sekolah Ramah Anak SMPN 2 Parepare Minta Ditinjau Ulang

Status Sekolah Ramah Anak SMPN 2 Parepare Minta Ditinjau Ulang

Editor: Abdillah MS
30 Oktober 2018

...

Berita Populer

  • Festival Budaya Gau Maraja Digelar 28 September, Terbuka untuk Publik dan Gratis

    Festival Budaya Gau Maraja Digelar 28 September, Terbuka untuk Publik dan Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bone BerAmal FC Juara Piala Gubernur Sulsel 2026, Tekuk Sidrap United Lewat Adu Penalti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Tengah Kekeringan : Negara dan Ancaman Krisis Air Bersih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masjid Al-Hijrah dan Rumah Tahfidz Muhammadiyah Akan Dibangun di Manisa, Butuhkan Anggaran Rp905 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wawali Parepare Jawab Pandangan Fraksi DPRD soal Perubahan APBD 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi