• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 19 April, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Buk..Tinju Sang Guru Melesat ke Ulu Hati Siswanya

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
21 Oktober 2018
di Sulselbar
Ilustrasi stop kekerasan anak

Ilustrasi. --int--

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Citra pendidikan kembali tercoreng di Kota Parepare, Sulawesi Selatan. YF –inisial seorang pelajar salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Unggulan Parepare harus terbaring lemas di rumahnya. Itu terjadi setelah YF diduga dipukul guru olahraganya saat bermain basket, tepat di ulu hatinya.

YF sempat dirawat intensif di rumah sakit Sumantri Parepare selama lima hari. Ini diduga akibat pukulan tinju yang dilayangkan sang guru. YF mengalami pembengkakan dibagian perut. Kini YF dirawat jalan di rumahnya. Kejadian itu sempat tak dilaporkan orang tua korban karena bingung harus berbuat apa.

“Mirip pukulan petinju kelas dunia, guru olahraga memukul saya tepat di ulu hati. Saat itu juga, saya merasakan sesak. Saya menangis dan terdiam, karena sakit. Eh..malah saya kembali dianggap mengolok-olok dirinya. Pak guru kemudian mengeluarkan kata-kata kasar,” ungkap YF yang sementara dilumuri minyak gosok dibagian perut oleh neneknya, Sabtu 20 Oktober 2018.

Kejadian itu dilaporkan Azhar Zulfurqan, kuasa hukum keluarga korban ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Parepare. Tiga saksi pelajar SMP ternama tersebut telah diinterogasi polisi atas kejadian itu. Polisi belum sempat memeriksa korban, karena belum bisa datang ke kantor polisi. Polisi juga telah menjadwalkan pemanggilan oknum guru yang diduga melakukan tindakan kekerasan kepada siswanya.

“Kejadian itu membuat klien kami pernah dirawat secara intensif di rumah sakit. Sebab mengalami sesak dan pembengkakan dibagian ulu hati. Pembengkakan diduga akibat dipukul oleh oknum guru,” ujar Azhar Zulfurqan, Kuasa Hukum Korban.

Berita Terkait

Tren Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak 2022 dan 2023 di Parepare

Dua Kali Tampar Siswi SD, IRT Jadi Tersangka

Status Sekolah Ramah Anak SMPN 2 Parepare Minta Ditinjau Ulang

Polisi Jadwalkan Periksa Pelaku Dugaan Kekerasan Siswa SMP 2 Parepare

Azhar juga heran di Sekolah yang telah disematkan sebagai sekolah ramah anak oleh menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise tahun 2016 lalu ternyata  masih ada dugaan kekerasan.

“Sekolah tersebut pernah mendapatkan penghargaan sebagai sekolah ramah anak. Selain itu, baru-baru ini Kota Parepare juga mendapatkan penghargaan sebagai kota layak anak oleh Kementrian PPA pada peringatan Hari Anak Nasional pada Juli lalu di Surabaya. Saya heran, kota yang masih ada laporan kekerasan anaknya mendapat dua penghargaan yang begitu besar,” kata Azhar Zulfurqan.

Hingga berita ini diterbitkan, PIJARNEWS terus berupaya mengkonfirmasi sang guru yang diduga melakukan tindakan kekerasan kepada siswanya. Begitu pula kepada pihak manajemen sekolah terkait dugaan kekerasan di lingkungan sekolah. (*)

Penulis : Syamsuddin

Editor : Alfiansyah Anwar

Terkait: Kekerasan Anak

TerkaitBerita

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

...

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

ASN Kompeten Jadi Fokus Pelantikan Pejabat Fungsional LAN RI

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
13 April 2026

...

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Muhammadiyah Terima Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Miliar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

Pakar Hadis Tarbawi Hadir, Halalbihalal  Muhammadiyah Sulbar  Ungkap Sejarah Awal Persyarikatan di Mandar

Pakar Hadis Tarbawi Hadir, Halalbihalal Muhammadiyah Sulbar Ungkap Sejarah Awal Persyarikatan di Mandar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
7 April 2026

...

BeritaTerkini

Gaya Santai Tasming Hamid: Joging, Sapa Warga, Serap Aspirasi

Gaya Santai Tasming Hamid: Joging, Sapa Warga, Serap Aspirasi

Editor: Muhammad Tohir
16 April 2026

Pimpin Apel di PDAM Wali Kota Parepare Tasming Hamid Sampaikan Apresiasi

Pimpin Apel di PDAM Wali Kota Parepare Tasming Hamid Sampaikan Apresiasi

Editor: Muhammad Tohir
16 April 2026

Judol Menghilangkan Nyawa

Judol Menghilangkan Nyawa

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

Dalami Keamanan Siber, Siswa SMAN 8 Pinrang Ini Diganjar Penghargaan dari NASA

Dalami Keamanan Siber, Siswa SMAN 8 Pinrang Ini Diganjar Penghargaan dari NASA

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Terpilih Aklamasi, Nur Amin Saleh Nakhodai IKAPI Sulsel yang Mewadahi 90 Perusahaan Penerbit Buku

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
16 April 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan