• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 21 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

FPU Parepare Kecam Aksi Pembakaran Bendera Tauhid di Garut

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
23 Oktober 2018
di Sulselbar
Rahman Saleh

H Rahman Saleh, Kordinator Aksi FPU Parepare.

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Hari Santri Nasional (HSN) yang seharusnya dirayakan dengan penuh makna, ternyata dinodai aksi pembakaran bendera tauhid yang dilakukan oknum anggota Banser di Garut, Jawa Barat, 22 Oktober 2018.

Pembakaran bendera tauhid dilakukan oknum anggota banser karena menilai bendera tersebut sebagai simbol dari salah satu organisasi masyarakat yang telah dibubarkan oleh pemerintah. Bendera tersebut berkibar di tengah perayaan Hari Santri Nasional di Garut. Akibat pembakaran bendera tauhid tersebut, sejumlah Ormas Islam di Indonesia melakukan kecaman bahkan mengutukan keras terhadap tindakan yang dilakukan oknum anggota Banser Garut.

Koordinator Aksi Forum Peduli Ummat (FPU) Kota Parepare, H Abdul Rahman Saleh mengecam tindakan oknum Banser tersebut. Hal ini dilontarkan Arsal—sapaan akrab Abdul Rahman Saleh saat menggelar konfrensi pers di sekretariat FPU Jalan Delima, Kota Parepare, Selasa 23 Oktober 2018.

Arsal secara tegas mengeluarkan pernyataan mengutuk keras aksi pembakaran tersebut di tengah perayaan Hari Santri Nasional. ”Saya secara pribadi dan organisasi mengutuk keras dan mengecam aksi pembakaran bendera tauhid di Garut. Pembakaran bendera tauhid yang merupakan simbol bendera Rasulullah ini sebuah upaya untuk memecah belah persatuan ummat islam di Indonesia bahkan di dunia,” tegas Arsal.

Ketua Bidang Advokasi FPU Parepare, Gusti Firmansyah menambahkan, pembakaran bendera dengan tulisan Lailahaillallah itu adalah sebuah penghinaan. Jika dilarikan ke dalam sebuah idiologi, ini adalah sebuah pelanggaran idiologi Pancasila yang terdapat pada sila pertama ketuhanan yang maha Esa. ”Jadi kami meminta kepada pemerintah terutama kepada aparat keamanan untuk mengusut kasus tersebut,” ujarnya. (*)

Berita Terkait

SMPIT Andalusia Parepare Resmi Kantongi Izin Operasional

Pengurus Yayasan Andalusia Institute Temui Wali Kota Parepare, Bahas Dukungan untuk Sekolah Swasta

Gelar Market Day, Rahman Saleh Ceritakan Kisah Nabi Muhammad Dalam Berdagang

Besok, Jarnas Anies Baswedan Parepare Bakal Deklarasikan Anies For Presiden 2024

 

Reporter : Amiruddin

Editor : Alfiansyah Anwar

Terkait: Pembakaran Bendera TauhidRahman Saleh

TerkaitBerita

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Maret 2026

...

Lurah dan Ketua PKK Antang Pantau Pasar Murah Pemkot

Editor: Muhammad Tohir
15 Maret 2026

...

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

...

Penataan Wilayah dan Penanggulangan Banjir Manggala Jadi Prioritas Pemkot Makassar

Penataan Wilayah dan Penanggulangan Banjir Manggala Jadi Prioritas Pemkot Makassar

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

...

Ramadan 1447H

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

BeritaTerkini

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Perkuat Sinergi, Bosowa Peduli dan Pemkot Makassar Salurkan 1.000 Paket Sembako bagi Petugas Layanan Publik di Karebosi

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Maret 2026

NasDem Sulsel Perkuat Konsolidasi di Dapil 2, Syaharuddin Alrif: Jaga Kepercayaan Rakyat

NasDem Sulsel Perkuat Konsolidasi di Dapil 2, Syaharuddin Alrif: Jaga Kepercayaan Rakyat

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
19 Maret 2026

Aliran Sungai Pekkabata–Lampa Tersumbat Sampah

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

KAHMI Parepare Bukber, Berbagi hingga Diskusi

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

Safari Ramadan Hari ke-27, Tasming Hamid Salurkan Bantuan Pembangunan Masjid

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan