• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 20 Mei, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Pemuda Muhammadiyah Parepare Tuntut Redefenisi Istilah Radikalisme

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
8 November 2019
di Hukum, Sulselbar
Muhammad Naim, Ketua Pemuda Muhammadiyah saat memberi sambutan pada kegiatan dialog hukum dan kepemudaan di Aula UM Parepare, Jumat (8/11/2019).

Muhammad Naim, Ketua Pemuda Muhammadiyah saat memberi sambutan pada kegiatan dialog hukum dan kepemudaan di Aula UM Parepare, Jumat (8/11/2019).

PAREPARE, PIJARNEWS.COM — Dialog hukum dan kepemudaan dengan tema ‘perlindungan pemuda dari bahaya radikalisme dan terorisme dilaksanakan Pemuda Muhammadiyah (PM) Kota Parepare di Aula Universitas Muhammadiyah (UM) Parepare, Jumat (11/8/2019).

Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Parepare, Muhammad Naim, dalam sambutanya menyampaikan harapan agar dialog ini menjadi pijakan hadirnya gagasan dan batasan yang baru atau meluaskan makna tentang radikalisme.
“Radikalisme tidak dapat dipahami secara sempit apalagi selalu diidentikkan dengan simbol atau faham agama tertentu, hal ini akan mengakibatkan trauma panjang dan sulit disembuhkan,” ungkap Naim.

Menurut Naim, pemahaman dan gerakan yang ‘radiks’ sebagai istilah dasar radikalisme juga tidak dapat dipahami secara negatif, karena dasarnya adalah perubahan. “Perubahan yang bertujuan untuk kemajuan umat dan bangsa serta perlu dicatat tidak ada pertentangan dengan ajaran Islam, peraturan perundangan dan falsafah negara,” ujar Naim.  

Hal senada juga diungkapkan Firmansyah, yang menjadi pemateri sekaligus Ketua Bidang Hukum Pemuda Muhammadiyah Parepare. Ia menyarankan redefinisi terkait istilah teroris khususnya terkait motif politik karena hal rawan dipolitisasi dan juga terkait diakomodasinya hak keluarga pelaku dalam UU teroris. Sehingga, lanjut Firmansyah, ada keseimbangan daad-daader strafrecht.

Hal lain, sambung Wakil Dekan Fakultas Hukum UM Parepare, juga menuntut pemerintah untuk menerbitkan peraturan pelaksana seperti peran TNI serta penentuan radius korban untuk mendapatkan ganti rugi.

Berita Terkait

Sumpah Pemuda, Pemuda Muhammadiyah Sidrap Ajak Pemuda Kembali pada Semangat Persatuan dan Gerakan Nyata

Hadiri Pengukuhan Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Sulsel, Danny Pomanto Apresiasi Kualitas Kader Muhammadiyah

Kesbangpol Parepare Undang Pelajar, Mahasiswa hingga Pemuda

Gelar Sekolah Politik, Pemuda Muhammadiyah Pinrang Hadirkan Tamsil Linrung

Kegiatan dialog diikuti oleh sejumlah unsur kepemudaan, dengan menghadirkan Kapolres Parepare, AKBP Pria Budi, Dandim, Dosen Hukum dan Mantan Narapidana Terorisme. (scp/alf)

Terkait: Pemuda MuhammadiyahRadikalismeRedefinisi

TerkaitBerita

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

ISEI Mamuju Punya Ketua Baru, Wahyu Maulid Adha Siap Perkuat Kolaborasi Ekonomi

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

...

Terpilih Ketua di Sulsel, Asnun Siap Perkuat IKADAH

Terpilih Ketua di Sulsel, Asnun Siap Perkuat IKADAH

Editor: Muhammad Tohir
12 Mei 2026

...

Tamatkan Ratusan Santri, Ponpes Darul Aman Gombara Sukses Gelar Wisuda 2026 sekaligus Resmikan Lapangan Konstantinopel Hall

Tamatkan Ratusan Santri, Ponpes Darul Aman Gombara Sukses Gelar Wisuda 2026 sekaligus Resmikan Lapangan Konstantinopel Hall

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
11 Mei 2026

...

Dua Pelaku Dugaan Asusila Lewat Live Medsos Ditangkap Polres Sidrap

Dua Pelaku Dugaan Asusila Lewat Live Medsos Ditangkap Polres Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
5 Mei 2026

...

Berita Terkini

Layanan Kilat Paspor Imigrasi Parepare: Bukan Soal Gengsi, Tapi Solusi untuk Warga Tak Punya Kemewahan Waktu

Layanan Kilat Paspor Imigrasi Parepare: Bukan Soal Gengsi, Tapi Solusi untuk Warga Tak Punya Kemewahan Waktu

Editor: Muhammad Tohir
19 Mei 2026

Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Pinrang

Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural, Imigrasi Parepare Bentuk Desa Binaan di Pinrang

Editor: Muhammad Tohir
19 Mei 2026

Haru Warnai Pelepasan JCH Parepare, Tasming Hamid Sampaikan Pesan Ini

Haru Warnai Pelepasan JCH Parepare, Tasming Hamid Sampaikan Pesan Ini

Editor: Muhammad Tohir
19 Mei 2026

Tekun dan Disiplin, Siswa SMKN 5 Jeneponto Dapat Bantuan dari Pemprov Sulsel

Tekun dan Disiplin, Siswa SMKN 5 Jeneponto Dapat Bantuan dari Pemprov Sulsel

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

JFC 2026 IAIN Parepare Gaungkan Literasi Digital, 91 Pelajar Adu Kreativitas Media

Editor: Muhammad Tohir
18 Mei 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan