• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 28 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Menteri Edhy Prabowo Optimis Kembalikan Kejayaan Udang Windu

Dian Muhtadiah Hamna Editor: Dian Muhtadiah Hamna
1 Desember 2019
di Ajatappareng

Edhy Prabowo

BARRU, PIJARNEWS.COM–Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo mengatakan, pihaknya optimis akan mengembalikan kejayaan Indonesia di sektor komunitas udang windu.

Edhy mengungkapkan, udang windu merupakan udang asli Indonesia. Sementara, produktivitas udang windu terbilang rendah dibandingkan produksi udang vaname. Udang vaname sendiri, kata Edhy, adalah udang impor dari hlHawai dan Florida.

“Kita akan mencari terobosan yang tepat untuk meningkatkan produktivitas udang windu. Agar udang asli kita ini bisa kita perkuat. Kita pasti akan fasilitasi,” jelasnya. Saat ditemui disela kunjungannya di Kabupaten Barru, Minggu (1/12/2019).

Politisi Gerindra itu menambahkan, udang windu selalu menjadi perhatian khusus bagi Kementerian Perikanan dan Kelautan. Upaya yang telah dilakukan, tambah Edhy, telah disediakannya bantuan berupa bibit untuk petambak udang.

Berita Terkait

Produksi Tambak Udang di Barru Capai 29 Ton Per Hektare

Menteri Kelautan dan Perikanan Berkunjung ke Barru, Dorong Supremasi Udang Nomor 1 di Dunia

“Ada yang kita sediakan. Tinggal kita akan cari tahu, apakah penerima ini nantinya bisa mempergunakan bantuannya dengan baik. Agar bantuan ini bisa tepat sasaran,” paparnya.

Menteri pengganti Susi Pujiastuti ini juga optimis, Indonesia masih memiliki kesempatan yang besar untuk menguasai pasar dunia. Sebab kata Edhy, luas kawasan tambak udang di Indonesia sekira 300 ribu hektare, sangat bisa dikembangkan produktivitasnya.

“Iya, kita masih punya kesempatan itu,” tegasnya.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo melakukan kunjungan di Kabupaten Barru.  Kunjungannya itu, untuk meresmikan Hatchery budi daya udang milik PT. Esaputlii Prakasa Utama dan juga melakukan panen udang.(*)

Reporter : Mulyadi Ma’ruf

Editor: Dian Muhtadiah Hamna

Terkait: Menteri perikanan

TerkaitBerita

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Parepare Diprediksi Sabtu Ini, Penumpang Tembus 7.000 Orang

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

...

Pantau Arus Balik di Pelabuhan Parepare, Wakil Wali Kota Sebut Kapasitas Kapal Masih Normal

Pantau Arus Balik di Pelabuhan Parepare, Wakil Wali Kota Sebut Kapasitas Kapal Masih Normal

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

...

Setelah Puluhan Tahun, Takbir Kembali Menggema di Stadion Ganggawa

Setelah Puluhan Tahun, Takbir Kembali Menggema di Stadion Ganggawa

Editor: Muhammad Tohir
21 Maret 2026

...

Aliran Sungai Pekkabata–Lampa Tersumbat Sampah

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

...

BeritaTerkini

Momen PSBM 2026, Bupati Ungkap Rahasia Pertumbuhan Ekonomi Sidrap

Editor: Muhammad Tohir
27 Maret 2026

Wabup Sidrap dan Wabup Bone Ziarah Makam Raja Bone ke-10 di Tellu Limpoe

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

86 Peserta Bersaing Masuk Paskibraka Sidrap 2026

Editor: Muhammad Tohir
26 Maret 2026

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Disrupsi Generasi dalam Lembaga Kemahasiswaan: Membaca Ketegangan Gen Z dan Gen Alpha terhadap Warisan Organisasi Lama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Perang Iran–AS–Israel: Eskalasi Konflik Global dan Dampaknya

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
25 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan