• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Minggu, 21 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Disdalduk-KB Enrekang Gencar Edukasi Remaja, Cegah Lahirnya Anak Stunting

Alfiansyah Anwar Editor: Alfiansyah Anwar
1 Mei 2021
di Sulselbar
BKKBN Enrekang

--ist--

ENREKANG, PIJARNEWS.COM — Pernikahan pada usia dini, namun tidak dibarengi edukasi kehidupan berkeluarga dapat menyebabkan anak menderita stunting. Hal ini disebabkan orangtuanya tidak memiliki pengetahuan yang memadai mengenai kehamilan dan pola asuh yang benar.

Hal ini salah satu pembahasan pada pendampingan pelaksanaan edukasi penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja (PKBR). Acara itu digelar Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk-KB) Enrekang di Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) dan Bina Keluarga Remaja (BKR), Kamis (29/4/2021) lalu.

Sekretaris Disdalduk-KB Enrekang Husniati Latif menjelaskan, acara ini merupakan program BKKBN Bangga Kencana, sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap remaja.

“Remaja diharapkan dapat menjadi remaja yang berketahanan, remaja yang berkualitas, remaja dapat menunjukkan identitas diri, remaja yang produktif, dan pro aktif,” jelasnya.

Sementara Dra. Hj. Ritamariani, Kepala Perwakilan BKKBN Prov. Sulsel dalam sambutannya menyebutkan upaya pencegahan stunting harus dimulai dari hulu, yaitu dimulai saat remaja.

Berita Terkait

Pemkot Parepare dan Pemkab Enrekang Kerja Sama Maksimalkan Jalur Kontainer

Enrekang Raih WTP Lima Kali Berturut-turut dari BPK

Didampingi Wakilnya, Muslimin Bando Serahkan LKPD Unaudited di BPK Tepat Waktu

Komitmen Program JKN, Pemkab Enrekang Bakal Terima Penghargaan UHC 2023 dari Kemenko PMK RI

Kasus stunting, kata Rita, banyak terjadi pada remaja yang menikah di usia dini. Hal ini disebabkan remaja belum memiliki pengetahuan yang cukup terkait kehamilan dan pola asuh yang baik dan benar.

“Remaja juga masih sangat membutuhkan gizi untuk pertumbuhan hingga usia 21 tahun. Ketika mereka menikah dan hamil, tubuh ibu berebut gizi dengan bayi yang dikandungnya dan menyebabkan anak lahir stunting,” beber Rita.

Dalam kesempatan itu, Ketua TP PKK Enrekang Dra. Hj. Johra MB, menyebutkan masalah stunting itu ada 3 faktor.

“Pola makan yang salah, biasanya memberikan makanan instan. Kedua, ketidakmampuan kita memilih menu yang benar dan mengolah menu itu sendiri. Misalnya memasak sayur kelor hingga layu yang mengakibatkan nutrisi pada sayur hilang. Padahal seharusnya setelah campurannya masak, lalu kita matikan kompor setelah itu barulah kita memasukkan daun kelor dan juga garam,” urai Johra.

Terakhir, pola asuh yang salah. Pola asuh itu harus dimulai sejak nol tahun. Jangan membentak anak yang masih kecil. Karena sekali bentak akan menghambat tumbuh kembang anak, baik secara fisik maupun psikisnya. (*)

Reporter : Armin

Terkait: BKKBN EnrekangDisdalduk-KBPemkab Enrekang

TerkaitBerita

ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

ICMI Orda Parepare Siap Lantik 290 Pengurus Periode 2026–2031, Disertai Raker dan Penyaluran Gaji ke-13 Guru Non ASN

Editor: Muhammad Tohir
16 Juni 2026

...

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

PSI Sulsel Gelar Khitanan Massal Gratis, Ratusan Peserta Dapat Sarung dan Suvenir

Editor: Muhammad Tohir
15 Juni 2026

...

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Misi Dakwah Kurban di Enam Pelosok Negeri, KDP Jangkau Daerah Muallaf hingga Pedalaman NTT

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
31 Mei 2026

...

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Bahas Pengelolaan Keuangan, UMMA Maros, Unhas dan PLUT Maros Berkolaborasi dalam Pengabdian Masyarakat di Desa Ampekale

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
21 Mei 2026

...

Berita Terkini

Ingin Tebus Motor dengan Curi Emas

Ingin Tebus Motor dengan Curi Emas

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Evaluasi RSUD Arifin Nu’mang, Sekda Jelaskan Fungsi Pengawas

Evaluasi RSUD Arifin Nu’mang, Sekda Jelaskan Fungsi Pengawas

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Temui Kepala BNN RI, Wali Kota Parepare Bahas Percepatan Pembentukan BNN Kota

Temui Kepala BNN RI, Wali Kota Parepare Bahas Percepatan Pembentukan BNN Kota

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

Sekda Pinrang Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Dorong Penguatan Sinergi Pengawasan

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Bupati Sidrap Jadi Responden Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Beri Data Akurat

Bupati Sidrap Jadi Responden Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Beri Data Akurat

Editor: Muhammad Tohir
19 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan