• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Jumat, 5 Juni, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Petani Pinrang Ini Sulap Bangkai Tikus Jadi Biogas

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
26 Juni 2021
di Ajatappareng, Feature

PINRANG, PIJARNEWS.COM — Petani di Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan ini cukup kreatif. Namanya Anas Tika. Sebelumnya Pria berusia 50 tahun itu mengolah air bangkai tikus sebagai pupuk organik di areal sawahnya. Kini, dia juga menyulap bangkai tikus menjadi biogas untuk kebutuhan rumah tangga. Sehingga dia tak kesulitan jika terjadi kelangkaan elipiji. Itu diungkapkan Anas Tika saat ditemui Pijarnews.com di areal persawahannya di Cempa, Kamis (24/6/ 2021).

Bangkai binatang pengerat itu ditampung di bak penampungan. Biogas yang dihasilkan kemudian disalurkan melalui pipa plastik ke kompor gas.

“Proses pembuatan biogas dari bangkai tikus ini sudah enam bulan saya geluti,” katanya.

Bangkai tikus itu dari hasil perangkap raksasa di area sawah milik Anas, tikus yang terperangkap itu kemudian dicelupkan ke kolam air. Bangkainya kemudian ditampung di bak penampungan.

Mikro organisme kemudian mengurai bangkai-bangkai binatang pengerat yang ada di dalam bak penampungan itu. Itulah yang menghasilkan biogas.

Berita Terkait

Irwan Hamid Teken PKS dengan Kejari Pinrang, Pastikan Kebijakan Sesuai Koridor Hukum

Wabup Pinrang: Pesantren Berperan Besar Cetak Generasi Berkarakter dan Berdaya Saing

Meski Belum Rampung, Warga Desa Benteng Senang Jalan Indoapping-Rajang Balla Kini Diperbaiki

Santri Ponpes Tassbeh Baitul Qur’an Raih Medali Perunggu Nasional di ISO 7.0

Untuk memanfaatkan biogas itu, Anas Tika kemudian memasang pipa plastik ke tangki penampungan, hingga ke kompor gas yang ada di atas rumah sawahnya.

Bio gas dari bangkai tikus itu diklaim lebih efektif, dibanding dengan bio gas yang diperoleh dari limbah ternak lain.

Sebab, bio gas dari bangkai tikus, hanya sekali diisi, saat musim tanam saja, dimana saat tikus menyerang padi dan biogasnya dapat digunakan selama berbulan bulan.Bio gas

Anas Tika mengatakan, api yang dihasilkan dari biogas bangkai tikus tidak kalah dengan nyala api dari gas elpiji ukuran 3 kilogram. 

“Sejak memanfaatkan biogas dari bangkai tikus, hasil masakannya tidak berbau. Juga tidak mengandung efek negatif bagi kesehatan,” katanya.

Petani kelahiran 1971 itu bersentuhan dengan hama pertanian sejak 1992 silam. Dia sempat mengolah bangkai tikus menjadi pupuk organik yang dapat digunakan di lahan pertanian, untuk menyuburkan unsur hara tanah.

Berkat keuletannya meneliti tikus, pria yang dijuluki professor tikus tersebut diganjar berbagai penghargaan tingkat nasional, hingga diundang ke istana negara. Termasuk menjadi pembicara di berbagai instansi yang tersebar di berbagai provinsi di indonesia.

Penulis : Alfiansyah Anwar

Terkait: Anas TikaBio GasPinrang

TerkaitBerita

Irwan Hamid Teken PKS dengan Kejari Pinrang, Pastikan Kebijakan Sesuai Koridor Hukum

Irwan Hamid Teken PKS dengan Kejari Pinrang, Pastikan Kebijakan Sesuai Koridor Hukum

Editor: Muhammad Tohir
3 Juni 2026

...

Wabup Pinrang: Pesantren Berperan Besar Cetak Generasi Berkarakter dan Berdaya Saing

Wabup Pinrang: Pesantren Berperan Besar Cetak Generasi Berkarakter dan Berdaya Saing

Editor: Muhammad Tohir
2 Juni 2026

...

Meski Belum Rampung, Warga Desa Benteng Senang Jalan Indoapping-Rajang Balla Kini Diperbaiki

Meski Belum Rampung, Warga Desa Benteng Senang Jalan Indoapping-Rajang Balla Kini Diperbaiki

Editor: Muhammad Tohir
31 Mei 2026

...

Abrasi di Dusun Celallang, Bupati Pinrang Tinjau Lokasi

Abrasi di Dusun Celallang, Bupati Pinrang Tinjau Lokasi

Editor: Muhammad Tohir
25 Mei 2026

...

Berita Terkini

Lagi, Sidrap Raih WTP 10 Kali Berturut-turut

Lagi, Sidrap Raih WTP 10 Kali Berturut-turut

Editor: Muhammad Tohir
3 Juni 2026

Wali Kota Parepare Tinjau 3 Lokasi Inovasi Program Srikandi Berdaya Srikandi

Wali Kota Parepare Tinjau 3 Lokasi Inovasi Program Srikandi Berdaya Srikandi

Editor: Muhammad Tohir
3 Juni 2026

Irwan Hamid Teken PKS dengan Kejari Pinrang, Pastikan Kebijakan Sesuai Koridor Hukum

Irwan Hamid Teken PKS dengan Kejari Pinrang, Pastikan Kebijakan Sesuai Koridor Hukum

Editor: Muhammad Tohir
3 Juni 2026

Wabup Pinrang: Pesantren Berperan Besar Cetak Generasi Berkarakter dan Berdaya Saing

Wabup Pinrang: Pesantren Berperan Besar Cetak Generasi Berkarakter dan Berdaya Saing

Editor: Muhammad Tohir
2 Juni 2026

Kembali Raih Opini WTP, Tasming Hamid: Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Kembali Raih Opini WTP, Tasming Hamid: Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Editor: Muhammad Tohir
2 Juni 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan