• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Sabtu, 18 Juli 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Utama Ajatappareng

Petani Pinrang Ini Sulap Bangkai Tikus Jadi Biogas

Editor: Tohir Muhammad
26 Juni 2021
di Ajatappareng, Feature
Petani Pinrang Ini Sulap Bangkai Tikus Jadi Biogas

PINRANG, PIJARNEWS.COM — Petani di Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan ini cukup kreatif. Namanya Anas Tika. Sebelumnya Pria berusia 50 tahun itu mengolah air bangkai tikus sebagai pupuk organik di areal sawahnya. Kini, dia juga menyulap bangkai tikus menjadi biogas untuk kebutuhan rumah tangga. Sehingga dia tak kesulitan jika terjadi kelangkaan elipiji. Itu diungkapkan Anas Tika saat ditemui Pijarnews.com di areal persawahannya di Cempa, Kamis (24/6/ 2021).

Bangkai binatang pengerat itu ditampung di bak penampungan. Biogas yang dihasilkan kemudian disalurkan melalui pipa plastik ke kompor gas.

“Proses pembuatan biogas dari bangkai tikus ini sudah enam bulan saya geluti,” katanya.

Bangkai tikus itu dari hasil perangkap raksasa di area sawah milik Anas, tikus yang terperangkap itu kemudian dicelupkan ke kolam air. Bangkainya kemudian ditampung di bak penampungan.

BeritaTerkait

Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Demokrat Sidrap Cek Kesehatan Gratis dan Bersihkan Parit hingga Lorong Warga

Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Demokrat Sidrap Cek Kesehatan Gratis dan Bersihkan Parit hingga Lorong Warga

17 Juli 2026
Bupati Pinrang Siapkan 2 Pompa Air Besar untuk Cegah Sawah Kekeringan

Bupati Pinrang Siapkan 2 Pompa Air Besar untuk Cegah Sawah Kekeringan

15 Juli 2026
Pesta Nelayan Ujung Labuang Jadi Daya Tarik Wisata, Dongkrak Ekonomi Warga

Pesta Nelayan Ujung Labuang Jadi Daya Tarik Wisata, Dongkrak Ekonomi Warga

9 Juli 2026
Serunya Berburu Durian di Sidrap: Pengunjung Membludak, Cuan Warga Tembus Rp 5 Juta Sehari!

Serunya Berburu Durian di Sidrap: Pengunjung Membludak, Cuan Warga Tembus Rp 5 Juta Sehari!

5 Juli 2026

Mikro organisme kemudian mengurai bangkai-bangkai binatang pengerat yang ada di dalam bak penampungan itu. Itulah yang menghasilkan biogas.

Untuk memanfaatkan biogas itu, Anas Tika kemudian memasang pipa plastik ke tangki penampungan, hingga ke kompor gas yang ada di atas rumah sawahnya.

Bio gas dari bangkai tikus itu diklaim lebih efektif, dibanding dengan bio gas yang diperoleh dari limbah ternak lain.

Sebab, bio gas dari bangkai tikus, hanya sekali diisi, saat musim tanam saja, dimana saat tikus menyerang padi dan biogasnya dapat digunakan selama berbulan bulan.Bio gas

Anas Tika mengatakan, api yang dihasilkan dari biogas bangkai tikus tidak kalah dengan nyala api dari gas elpiji ukuran 3 kilogram. 

“Sejak memanfaatkan biogas dari bangkai tikus, hasil masakannya tidak berbau. Juga tidak mengandung efek negatif bagi kesehatan,” katanya.

Petani kelahiran 1971 itu bersentuhan dengan hama pertanian sejak 1992 silam. Dia sempat mengolah bangkai tikus menjadi pupuk organik yang dapat digunakan di lahan pertanian, untuk menyuburkan unsur hara tanah.

Berkat keuletannya meneliti tikus, pria yang dijuluki professor tikus tersebut diganjar berbagai penghargaan tingkat nasional, hingga diundang ke istana negara. Termasuk menjadi pembicara di berbagai instansi yang tersebar di berbagai provinsi di indonesia.

Penulis : Alfiansyah Anwar

Terkait: Anas TikaBio GasPinrang

BeritaTerkait

Operasi Gabungan Imigrasi Parepare dan TIMPORA Pinrang Sidak BPBAP Kampung Serang

Operasi Gabungan Imigrasi Parepare dan TIMPORA Pinrang Sidak BPBAP Kampung Serang

Editor: Tohir Muhammad
18 Juli 2026

...

Bupati Pinrang Siapkan 2 Pompa Air Besar untuk Cegah Sawah Kekeringan

Bupati Pinrang Siapkan 2 Pompa Air Besar untuk Cegah Sawah Kekeringan

Editor: Tohir Muhammad
15 Juli 2026

...

Pesta Nelayan Ujung Labuang Jadi Daya Tarik Wisata, Dongkrak Ekonomi Warga

Pesta Nelayan Ujung Labuang Jadi Daya Tarik Wisata, Dongkrak Ekonomi Warga

Editor: Tohir Muhammad
9 Juli 2026

...

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2024 PIJARNEWS. Hak Cipta Dilindungi