• Tentang Kami
  • Tim Kerja
  • Beriklan bersama kami
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
Rabu, 18 Maret, 2026
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News
Advertisement
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
  • Pijar Channelyoutube
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Pijar News

Pangdam XIV Hasanuddin Belajar Membuat Pupuk pada Prof Anas Tika di Pinrang

Muhammad Tohir Editor: Muhammad Tohir
13 Oktober 2022
di Ajatappareng

PINRANG, PIJARNEWS.COM — Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen Totok Imam Santoso didampingi Ibu Ketua Persit Kartika Chandra Kirana XIV Hasanuddin, Ny Desi Totok Imam beserta rombongan berkunjung ke Kabupaten Pinrang.

Kunjungan tersebut dilakukan di tempat pengelolaan pupuk organik di Dusun Bontopucu, Desa Ammassangang, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, Kamis (13/10/2022).

Hadir dalam kegiatan itu Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid, Dandim 1404 Pinrang Letkol Aris Barunawan, Ketua DPRD Pinrang H. Muhtadin, dan Kejari Pinrang, Agus Khairuddin serta jajaran Pemkab Pinrang.

Dalam Kunjungan Pangdam Belajar secara langsung membuat pupuk, kemudian dilanjutkan melakukan
gerakan penanaman pohon.

Mayjen TNI Totok Imam Santoso mengungkapkan sebagai pejabat baru kunjungan yang dilakukannya di Kabupaten Pinrang untuk mengenal wilayah.

Berita Terkait

Aliran Sungai Pekkabata–Lampa Tersumbat Sampah

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Lelaki Berbadik di Pinrang Nyaris Bentrok, Aksi Heroik Danpos Watang Sawitto Tuai Pujian

Sinergi TNI-Polri, Petugas di Pinrang Amankan Puluhan Motor Knalpot Brong

“Kunjungan saya di Kabupaten Pinrang sebagai seorang pejabat baru saya harus mengetahui kondisi medan saya bagaimana dan sebagainya,” katanya.

Selain itu, untuk menindaklanjuti perintah Presiden, juga perintah Kepala Staf Angkatan Darat dalam menyikapi perkembangan penguatan terhadap ketahanan pangan.

“Alhamdulillah tadi ditunjukkan inovasi baru terutama berkaitan dengan pembuatan pupuk baru,” ungkapnya kepada Pijarnews.com.

Mayjen Totok Imam Santoso mengaku mendapatkan pengalaman yang luar biasa dari penjelasan dari Anas Tika, seorang petani teladan tingkat Nasional asal Kecamatan Cempa, Pinrang. Anas Tika kerap dipanggil dengan gelar professor tikus.

Selain itu, pengalaman yang didapatkan akan ditularkan ke satuan Kodam XIV Hasanuddin.

“Kemudian bagaimana juga peningkatan kualitas penanaman padi salah satunya dengan pencegahan hama tikus, tadi itu pengalaman yang sangat bagus sekali dan ilmunya bagus sekali, nanti saya akan tularkan ke seluruh satuan saya di Kodam XIV Hasanuddin,” jelasnya.

Dia menuturkan kunjungannya tersebut diharapkan terjalin silaturahmi dengan seluruh stakeholder di wilayah, agar tercipta sinergitas yang kompak.

Pangdam juga menegaskan agar masing-masing wilayah sudah melaksanakan ketahanan pangan. “Karena kita perlu itu saat ini,” katanya.

Menurutnya, keterlibatan TNI dalam menjaga ketahanan pangan tidak bisa sendiri dibutuhkan kerja sama yang baik terutama dengan pemerintah daerah.

“Iya, TNI tidak bisa sendiri. TNI bekerja sama dengan Pemkab, di situ ada Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, Dinas Perikanan dan juga teman-teman yang lain dari kepolisian, dari institusi kejaksaan, mungkin DPRD-nya pengadilan sama-sama,” jelasnya.

Mayjen Totok Imam Santoso berharap Pinrang bisa menjadi pilot proyek dalam hal pertanian, terutama berkaitan dengan pembuatan pupuk secara mandiri.

“Pembuatan pupuk secara mandiri tadi yang harganya cukup murah kemudian bahan-bahannya juga gampang,” ungkapnya.

“Selain itu, masalah pembasmian tikus bisa tularkan sebab ide otodidak ini berasal dari kita saja begitu,” tutupnya. (Fzl)

Terkait: Ketahanan PanganPangdam XIV/HasanuddinPinrangProf tika

TerkaitBerita

Aliran Sungai Pekkabata–Lampa Tersumbat Sampah

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

...

KAHMI Parepare Bukber, Berbagi hingga Diskusi

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

...

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

...

Ramadan 1447H

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Curhat Pedagang Pasar Sentral Pinrang: Harga Tomat-Cabai Melejit Jelang Lebaran 2026

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Momen Ramadan, PSI Parepare Tebar Ratusan Takjil

Editor: Muhammad Tohir
17 Maret 2026

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

HUT ke-53 dan Ramadan Berkah di Barru: Bosowa Salurkan 9,3 Ton Paket Pangan dan Gelar Buka Puasa Bersama

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
14 Maret 2026

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Bingkai Berbagi Ramadan 2026, Kolaborasi Fotografer Se-Ajatappareng Santuni Panti Asuhan Sitti Khadijah

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
9 Maret 2026

Pengusaha Parsel di Pinrang Kebanjiran Orderan Sejak Sebelum Ramadan

Editor: Muhammad Tohir
7 Maret 2026

BeritaTerkini

Aliran Sungai Pekkabata–Lampa Tersumbat Sampah

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

KAHMI Parepare Bukber, Berbagi hingga Diskusi

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

Safari Ramadan Hari ke-27, Tasming Hamid Salurkan Bantuan Pembangunan Masjid

Editor: Muhammad Tohir
18 Maret 2026

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Dugaan Pungli-Sajam di Pasar Pekkabata Pinrang, Pengelola Buka Suara

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Remaja Jauh dari Islam, Krisis Moral dan Identitas Menerkam

Editor: Dian Muhtadiah Hamna
17 Maret 2026

Media Online Pijar News Telah Terverifikasi Administratif & Faktual Oleh Dewan Pers

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan
  • Saran & Kritik

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Pijar Channel
  • Internasional
  • Nasional
  • Sulselbar
  • Ajatappareng
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Lainnya
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Opini

© 2016 - 2026 Pijar News - Cerdas Mencerahkan